sholat idul adha

Idul Adha setiap 10 Dzulhijjah semakin dekat yang dilaksanakan dengan sholat Idul Adha berjamaah, mengorbankan seekor hewan kurban, dan berpuasa sebelum hari kurban. Adapun sholat Idul Adha merupakan sholat sunnah yang sangat dianjurkan pada Hari Raya Idul Adha.

Melaksanakan sholat Idul Adha secara berjamaah ketika matahari mulai meninggi. Berdasarkan mayoritas ulama Mazhab Hanifiyah, Malikiyah, serta Hambali, sholat Idul Adha dilakukan saat matahari berada di posisi setinggi ombak. 

Kemudian diperjelas oleh Syekh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin pada Hadits Al Arba’in An Nawawiyah bahwa waktu tersebut adalah 20 menit setelah matahari terbit dan batas melaksanakan sholat Idul Adha ketika matahari sudah bergeser ke barat.

Setelah selesai melakukan sholat Idul Adha, akan dilanjutkan dengan khutbah Idul Adha serta menyembelih hewan kurban. Tapi, supaya perayaan Idul Adha jadi lebih bermakna, yuk pahami dan hafal bacaan sholat Idul Adha serta tata cara sholat Idul Adha lewat artikel berikut ini!

Table of Contents

Asal Mula Hari Raya Idul Adha

Satu di antara mukjizat Nabi Ibrahim masih bisa kita rayakan hingga saat ini. Idul Adha adalah salah satu hari raya umat Islam. Idul Adha dikenal dengan Idul Kurban, yang memang identik dengan penyembelihan hewan kurban.

Terjadinya Hari Raya Idul Adha berawal dari Nabi Ibrahim AS yang terus mengalami mimpi yang sama, yaitu datangnya perintah dari Allah SWT kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih putranya, Ismail. Nabi Ibrahim AS menjadi bingung akan apa yang harus dilakukan, ini adalah perintah Allah SWT, tetapi Ismail adalah anaknya.

Pada akhirnya, Nabi Ibrahim AS memberitahu Ismail mengenai perintah Allah SWT tersebut dan berkehendak melakukannya untuk menunjukkan ketaatannya. Ismail pun mengerti dan meminta ayahnya memberikan bajunya kepada ibunya sebagai kenang-kenangan.

Namun, ketika Nabi Ibrahim mengeluarkan benda tajam untuk menyembelihnya, Allah SWT menggantikan Ismail dengan seekor domba dari langit. Melalui peristiwa hidup Nabi Ibrahim AS juga menjadikan Tanah Suci Mekkah dan Ka’bah sebagai kiblat umat Islam.

Bacaan Niat Sholat Ied Idul Adha

Ied artinya kembali, sementara Idul Adha artinya kurban. Berdasarkan mukjizat yang dialami oleh Nabi Ibrahim AS, sholat Idul Adha bermakna ketaatan, pengorbanan, keikhlasan, dan rasa syukur kepada Allah SWT.

Tapi, untuk melengkapi ibadah saat hendak sholat Idul Adha, kita perlu membaca niat sholat Idul Adha. Bacaan niat sholat Idul Adha terbagi menjadi tiga, yaitu untuk imam atau pemimpin sholat idul Adha, pengikut pemimpin atau makmum sholat Idul Adha, serta bagi mereka yang menjalankan sholat Idul Adha sendiri atau munfarid.

  • Niat sholat Ied Idul Adha untuk imam

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلهِ تَعَــــــــالَى

Bacaan sholat Idul Adha untuk imam: “Ushalli sunnatan li’idil adha rok’ataini imaman lillahi ta’alaa”

Arti dari niat sholat Idul Adha untuk imam: Aku berniat sholat Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.

  • Niat sholat Ied Idul Adha untuk makmum

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَــــــــالَى

Bacaan sholat Idul Adha untuk makmum: “Ushalli sunnatan li ‘idul adha rok’ataini makmuman lillahi ta’ala”

Arti dari niat sholat Idul Adha untuk makmum: Aku berniat sholat Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.

  • Niat sholat Ied Idul Adha sendiri (munfarid)

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَــــــــالَى

Bacaan sholat Idul Adha sendiri: Ushalli sunnatan li ‘idul adha rok’ataini lillahi ta’ala”

Arti dari niat sholat Idul Adha sendiri: Aku berniat sholat Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.

Doa Saat Sholat Idul Adha

Doa Saat Sholat Idul Adha

Saat melaksanakan sholat Idul Adha, ada doa yang kita panjatkan, baik pada rakaat pertama maupun kedua. Nah, agar sholat Idul Adha lancar dan penuh hikmat, di bawah ini doa sholat Idul Adha yang kita ucapkan.

  • Doa Iftitah

للهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .

“Allaahu akbaru Kabiiraa Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wasubhaanallaahi Bukratan Wa Ashiila, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Hanifan Musliman Wama Ana Minal Musyrikiina. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.”

  • Bacaan sholat Idul Adha di antara takbir

Di antara mengucap takbir, kita disunnahkan melanjutkannya dengan doa zikir berikut ini saat sholat Idul Adha.

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

“SubhanalLah walhamdulilLah wala ilaha illalLah wallahu Akbar”

  • Surat Al Fatihah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

“Bismillaahir Rahmaanir Rahiim”

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

“Alhamdu lillaahi Rabbil ‘aalamiin”

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ

“Maaliki Yaumiddiin”

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ

“Iyyaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin”

اِھْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَـقِيْمَ

“Ihdinas-Siraatal-Mustaqeem”

صِرَاطَ الَّذِيۡنَ اَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ ۙ غَيۡرِ الۡمَغۡضُوۡبِ عَلَيۡهِمۡ وَلَا الضَّآلِّيۡنَ

“Siraatal-ladziina an’amta ‘alaihim ghayril-maghduubi ‘alaihim wa lad-daaalliin”

asuransi digital
Eits, sudahkah kamu punya asuransi? Kini tersedia asuransi online mudah dan cepat!

Bagaimana Tata Cara Sholat Idul Adha?

Setelah mantap dengan niat sholat Idul Adha dan doa saat sholat Idul Adha, bagaimana tata cara sholat Idul Adha? Tata cara sholat Idul Adha dilaksanakan dalam dua rakaat, tidak boleh ada satu pun yang terlewat, ya. Berikut tata cara sholat Idul Adha.

  1. Saat sholat Idul Adha tidak dimulai dengan adzan ataupun iqamah
  2. Rakaat pertama mengucapkan niat sholat Idul Adha
  3. Dilanjutkan dengan melakukan takbiratul ihram
  4. Dengan khusyuk membaca doa iftitah
  5. Takbir sebanyak tujuh kali sambil mengangkat tangan, serta membaca doa di antara takbir
  6. Membaca Al Fatihah, lalu sunnah membaca surat pendek yang dianjurkan adalah Surat al-A’la
  7. Begitu selesai, rukuk, iktidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud, lalu kembali sujud
  8. Masuk pada rakaat kedua, takbir sebanyak lima kali sambil mengangkat tangan, serta membaca doa di antara takbir
  9. Membaca Al Fatihah, lalu sunnah membaca surat pendek yang dianjurkan adalah Surat al-Ghasyiyah
  10. Rukuk, iktidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud, lalu kembali sujud
  11. Akhiri dengan melakukan tahiyat akhir dan salam.

Sunnah Rasulullah di Hari Raya Idul Adha

anak kecil menggunakan jubah

Selain melaksanakan ibadah sholat Idul Adha, tentu kita ingin mendapatkan berkah lebih banyak daripada waktu-waktu lain. Allah SWT sendiri menyukai amalan baik yang umat-Nya perbuat pada hari raya Idul Adha. 

Amalan tersebut dapat kita contoh dari apa yang sudah dikerjakan oleh Rasulullah lebih dulu, baik sebelum sholat Idul Adha maupun setelah sholat Idul Adha. Yuk, simak apa saja sunnah Rasulullah.

  • Melakukan mandi besar

Sangat dianjurkan untuk mandi besar sebelum melaksanakan sholat Idul Adha. Selain bertujuan untuk membersihkan diri, kamu juga sudah sudah mengikuti hadis dalam HR Ibnu Majah yang mengatakan Rasulullah terbiasa mandi pada Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.

  • Mengenakan pakaian terbaik

Umat Muslim juga disunnahkan untuk mengenakan pakaian terbaik saat sholat Idul Adha, yakni pakaian yang baik dan bersih. Hal ini juga sesuai dengan hadis dalam HR Hakim mengatakan Rasulullah memerintahkan kita untuk memakai pakaian terbaik dari apa yang kita miliki.

  • Menggunakan wewangian

Masih dalam hadis yang sama dengan sunnah pakaian terbaik kita, Rasulullah juga memerintahkan umat menggunakan wewangian saat hendak sholat Idul Adha. Tapi, wanginya tidak berlebihan, apalagi mengganggu orang-orang di sekitar. Selain itu, hal ini memberi kita perasaan bahagia menyambut Idul Adha.

  • Memotong kuku dan rambut

Sebelum melakukan sholat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban, kita tidak dianjurkan memotong kuku dan rambut. Adapun kita diperbolehkan untuk memotong kuku dan rambut selepas sholat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban. Selain itu, kita juga diperbolehkan lagi memakai wewangian untuk menghilangkan bau tidak sedap.

  • Berpuasa dan tidak sarapan

Dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, kita dianjurkan untuk berpuasa, yakni puasa tasyrik dan arafah. Sebelum melakukan sholat Idul Fitri pun kita dianjurkan untuk tidak sarapan terlebih dahulu. Adapun kita diperbolehkan makan setelah selesai melaksanakan sholat Idul Adha.

  • Berjalan kaki ke lokasi sholat Idul Adha

Rasulullah telah mencontohkan dengan berjalan kaki menuju lokasi sholat Idul Adha, bahkan pulang selepas sholat Idul Adha. Namun, hal ini tidak menjadi sunnah bagi jamaah yang sudah lanjut usia, memiliki keterbatasan, atau tinggal cukup jauh dari masjid.

  • Mengumandangkan takbir

Saat berjalan kaki menuju masjid untuk melaksanakan sholat Idul Adha, kita dianjurkan untuk mengumandangkan takbir. Bahkan, sangat dianjurkan untuk ikut serta dalam berkumandang takbir pada malam hari raya, saat terbenamnya matahari sampai imam sholat Idul Adha khutbah.

  • Melewati jalan yang berbeda

Hal ini menjadi sunnah untuk kita melewati jalan yang berbeda dengan jalan pergi dengan ketika berangkat untuk melaksanakan sholat Idul Adha. Tentu ada hikmah Rasulullah mengajarkan ini, yang mana kita dapat bersilaturahmi dengan orang, juga barangkali ada yang membutuhkan pertolongan kita di sana.

Menjelang pelaksanaan sholat Idul Adha, yuk memantapkan diri dengan bacaan sholat Idul Adha, tata cara sholat Idul Adha, hingga sunnah Rasulullah! Supaya berkah juga hingga masa tua, selalu proteksi kesehatan kamu serta keluarga di mana dan kapan aja. Mulai Rp4.500 per hari dengan Super Easy Health dari Super You, risiko penyakit dan finansial dapat kamu cegah dari sekarang!

Artikel Terkait