sholat idul adha

Perayaan Idul Adha yang terjadi setiap 10 Zulhijah sudah semakin dekat. Hal ini menyebabkan kenaikan pada harga kambing dan sapi. Tidak hanya kambing dan sapi, hewan yang bisa dikurbankan lainnya adalah unta, sapi, kerbau, kambing dan biri – biri. Namun, bagaimana bisa terjadi perayaan idul adha yang dipenuhi dengan hewan – hewan kurban?

Terjadinya hari raya idul adha berawal dari Nabi Ibrahim AS yang terus mengalami mimpi yang sama, yaitu datangnya perintah dari Allah SWT kepada Nabi Ibrahim AS untuk menyembelih putranya Ismail. Nabi Ibrahim AS bingung akan apa yang harus dilakukan dimana ini adalah perintah Allah SWT, tetapi Ismail adalah anaknya. Pada akhirnya Nabi Ibrahim AS memberitahu Ismail mengenai perintah Allah SWT dan berhendak melakukannya untuk menunjukan ketaatannya. Ismail pun mengerti dan meminta ayahnya untuk memberikan bajunya kepada ibunya sebagai kenang – kenangan. Namun, saat hendak disembelih Allah SWT mengganti Ismail dengan seekor hewan sembelih yang besar.

Perayaan Hari Idul Adha 

Hari Raya Idul Adha dirayakan dengan mengorbankan seekor hewan kurban, berpuasa sebelum hari kurban dan melakukan sholat idul adha di lapangan. Saat merayakan Hari Raya Idul Adha, perayaan akan dimulai dengan sholat idul adha dahulu. Sholatnya akan dilakukan secara berjamaah saat matahari sudah mulai meninggi.

Berdasarkan mayoritas ulama darI mazhab Hanifiyah, Milikiyah dan Hambali, pelaksanaan sholat idul adha dapat dilakukan saat matahari berada di posisi setinggi tombak dan diperjelas oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin di hadits Al Arba’in An Nawawiyah bahwa waktu tersebut adalah 20 menit setelah matahari terbit dan batas melakukan Sholat Idul Adha saat matahari sudah bergeser ke barat.

Setelah selesai melakukan sholat idul adha, akan dilanjutkan dengan khutbah idul adha, dan menyembelih hewan kurban.

Niat Sholat Idul Adha

Sebelum sholat Idul Adha, ada niatnya yang harus dibaca. Niat sholat Idul Adha bisa dilakukan dalam hati tanpa pelafalan apa pun. Apabila ingin melafalkan niat, bsa dengan membaca:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَـــالَى

Ushalli sunnatan li’idil adlha rak’ataini

Dengan artinya, “Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala’.

Tata Cara Sholat Idul Adha

  1. Saat sudah mulai sholat akan ad ‘Ash – Shalaata Jaami’ah’ tanpa adzan
  2. Membaca niat sholat Idul Adha
  3. Angkat kedua tangan dan baca takbiratul ihram
  4. Baca doa iftitah
  5. Baca takbir zawaid tujuh kali dan baca ‘Subhaanallaahi wal hamdulillaahi wa laa ilaha illallahu wallaahu akbar’ di antara takbir
  6. Baca surat Al – Fatihah
  7. Lanjutkan dengan membaca surat pendek
  8. Melakukan gerakan sholat, ruku, sujud dan duduk diantara dua sujud seperti biasa hingga berdiri kembali
  9. Pada rakaat kedua lakukan takbir sebanyak lima kali
  10. Saat melakukan takbir qiyam (diluar takbir saat berdiri) dan diantara tiap takbir baca ‘Subhaanallaahi walhamdulillaahi wa laa ilaha illallahu wallaahu akbar’
  11. Kembali membaca surah Al – Fatihah
  12. Lanjutkan lagi dengan membaca surat pendek
  13. Seperti sebelumnya, lakukan ruku, sujud, duduk diantara dua sujud dan salam seperti biasa

Nah, itulah tata cara melaksanakan sholat Idul Adha. Sebelum melaksanakan sholat, pastikan semua partisipan dalam kondisi sehat, bisa dengan memiliki asuransi kesehatan dari Super You dengan harga yang terjangkau dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing – masing.

Artikel Terkait