Puisi Tentang Pendidikan

Puisi tentang pendidikan merupakan salah satu bentuk puisi yang berfokus kepada tema pendidikan. Ada beberapa penyair kenamaan yang sering membuat puisi tema pendidikan. Pada dasarnya, beragam puisi bertema pendidikan yang diperlukan ini untuk tugas Bahasa Indonesia yang menjadi bagian dalam kurikulum dasar pendidikan di Indonesia.

Penulisan pada puisi harus memiliki bahasa yang cermat dan pilihan kata yang tepat, sehingga meningkatkan kesadaran banyak orang akan pengalaman dan memberikan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan pemaknaan khusus.

Table of Contents

Bait merupakan salah satu unsur yang menyusun puisi menjadi sebuah kata yang memiki makna begitu berarti. Teks puisi akan tersusun dari beberapa variasi mulai dari 2 sampai dengan 10 baris, meski tidak ada aturan khusus tentang jumlah bait yang baik dalam penulisan puisi, namun ada banyak puisi yang ditulis menggunakan empat bait.

Pengertian Puisi

Dalam pengertian yang sangat sederhana, puisi merupakan suatu karya sastra yang berisi ungkapan hati, pikiran, dan perasaan penyair yang dituangkan dalam bentuk bahasa dengan segala gayanya, kreativitas, dan imajinasi.

Satu rangkaian puisi akan memiliki bahasa yang indah serta mengandung irama dan juga makna mendalam. Kalau diartikan dalam puisi pendidikan, ini berarti sebuah ungkapan dari penyair tentang perasaan penyair terkait dengan siswa, tenaga penajar, dan lain sebagainya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi adalah ragam sastra yang bahasa terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Jadi, bisa disimpulkan bahwa puisi ini adalah ungkapan pikiran dan perasaan penyair yang dituangkan dalam bentuk bahasa indah dan mengandung makna mendalam.

Contoh Puisi Tentang Pendidikan

Contoh Puisi Tentang Pendidikan

Nah, sekarang kita masuk ke dalam poin utama untuk membahas contoh puisi pendidikan. Informasi ini sangat berguna untuk kamu yang masih duduk di bangku sekolah, terutama di bangku SMP dan SMA. Berikut akan kami jabarkan contoh puisi dan maknanya yang berkaitan dengan pendidikan.

Aku dan Masa Depanku

Karya: Ulil Albab Af-Farizi

Ketika sang mentari menampakkan sinarnya

Diiringi kicauan burung yang menyapa

Detik demi detik yang berbunyi

Membangunkanku untuk menggapai cita

 

Buku-buku yang memandangku

Seolah tak rela menenggelamkanku dalam angan

Kutatap mentari dan berkata

Aku siap demi masa depanku

Semangat yang membara

Membangkitkan jiwa dan raga

 

Lonceng sekolah yang memanggil

Adalah awal mengumpulkan ilmu

Menuntut ilmu

Ialah candu bagiku

Menambah kecerdasan

Dan menjadi jembatan

Akan cita-citaku

Sumber Ilmuku

Karya: Ekawati Marhaenny Dukut

Di mana?

Di sana

Bagaimana?

Di sana yang terbaik

Ya… di sana

Di sana aku mendapatkanmu

Kamulah sumber ilmuku

Ilmu tuk senantiasa terpana

Senangkah di sana?

Mengapa tidak?

Di sana sumber inspirasiku

  

Di sana kutemukan ilmuku

Sumber ilmuku

Di guruku

Di kawanku di orang tuaku 

 

Pendidikan dan Harapan

Karya: Dwi Arif

Pendidikan adalah tangga harapan

Tangga itu menuntun manusia untuk mencapai tujuan

Semua manusia berhak untuk menggunakan

Untuk mengubah mimpi menjadi kenyataan

 

Tangga itu tidak boleh disembunyikan

Dari semua insan yang ingin perubahan

Tangga tersebut tidak boleh disalahgunakan

Hanya untuk meraih keuntungan

 

Tangga itu harus benar-benar kuat

Agar mampu merubah manusia menjadi bermartabat

Tangga tersebut harus selalu dirawat

Agar bisa membimbing kita meraih akal sehat

 

Tangga itu harus bisa beradaptasi

Dari zaman yang begitu kencang berlari

Tangga itu tidak boleh dinodai

Agar bisa mengantar kita menjadi manusia bermoral yang hakiki

 

Perjuangan Meraih Mimpi 

Karya: Natasha Mayfina

Sejuta angan dan mimpi

Menari di kepalaku

Sejuta harapan

Bergema di dalam hatiku

 

Ke manakah semua ini kubawa?

Kehidupan yang maha keras

Menghadang impian dengan batu rintangan

Takkan kulepas genggaman mimpiku

 

Melupakan imajinasi sejenak

Berjerih payah mewujudkan mimpi

Setiap jerih payah pasti terbayar

Berikan banyak harapan

 

Semangat perjuangan berkobar

Demi mimpi di masa depan

Takkan ku berpaling darinya

Kan kuraih mimpi setinggi bintang

Kutanya Dia

Karya: Anshul Nayak

Kutanya dia

Mengapa kau amat lembut?

Dia menjawab

Agar kau damai

 

Kutanya dia

Mengapa kau sangat ramah?

Dia menjawab

Agar kau belajar berteman

 

Kutanya dia

Mengapa kau selalu ikut campur urusanku?

Dia menjawab

Agar kau belajar untuk peduli

 

Kutanya dia

Mengapa kau selalu sopan?

Dia menjawab

Agar kau belajar tata krama

 

Kutanya dia

Mengapa kau selalu menyemangati?

Dia menjawab

Agar kau percaya diri

 

Kutanya dia

Mengapa kau selalu toleran?

Dia menjawab

Agar kau belajar sabar

 

Kutanya dia

Mengapa kau selalu memaafkan aku?

Dia menjawab

Agar kau menghargai arti maaf

 

Kutanya dia

Mengapa kau percaya?

Dia menjawab

Agar kau belajar kesetiaan

 

Kutanya dia

Mengapa kau selalu positif?

Dia menjawab

Agar kau sadar jika selalu ada harapan

 

Kutanya dia

Mengapa kau selalu sempurna?

Dia menjawab

Agar kau menjadi sempurna

 

Lalu kutanya lagi

Mengapa kau meninggalkanku?

Dia menjawab

Agar kau belajar mandiri

 

Dengan marah ku bertanya

Lalu mengapa kau membiarkanku memiliki hubungan erat denganmu?

Dia menjawab

Agar kamu memiliki orang yang bisa menjadi tempatmu bercerita

Contoh Puisi Pendidikan Pendek

Anak Anak Belajar dari Kehidupannya

Karya Dorothy Law Nalte

Jika anak dibesarkan dengan celaan,

ia belajar memaki.

Jika anak dibesarkan dengan permusuhan,

ia belajar berkelahi.

 

Jika anak dibesarkan dengan cemoohan,

ia belajar rendah diri

Jika anak dibesarkan dengan hinaan,

ia belajar menyesali diri.

 

Jika anak dibesarkan dengan toleransi,

ia belajar menahan diri.

Jika anak dibesarkan dengan dorongan,

ia belajar percaya diri.

 

Jika anak dibesarkan dengan pujian,

ia belajar menghargai.

Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan,

ia belajar keadilan.

 

Jika anak dibesarkan dengan rasa aman,

ia belajar menaruh kepercayaan.

Jika anak dibesarkan dengan dukungan,

ia belajar menyenangi dirinya.

 

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan,

ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.

Pesan dari Guru

Karya Ruhama

Kulihat dari kejauhan Ia memarkir sepeda tuanya

Kulihat keringat berkilap di dahinya

Kudengar suara napasnya yang terengah-engah

Kucium aroma keringat yang berbaur dengan parfumnya

 

Tersungging senyum manis dari bibirnya

Bibir yang selalu mengucap kata-kata mutiara

Bibir yang tak henti mendoakan siswanya

Bibir yang mengeluarkan ilmu untuk diajarkan kepada siswanya

 

Suatu hari, Ia pernah berkata,

“Anak-anakku, kita memang hidup di desa

Terpencil.. Jauh dari ramainya ibu kota

Tapi… Jangan pernah kalian merasa kerdil

 

Bangkitlah… Bergeraklah… berjuanglah…

Hancurkan kebodohanmu

Raih cita-citamu

Bangkit dari tidurmu dan gapai mimpi indah itu

 

Aku memang orang tua yang sudah sepuh

Tapi, cintaku pada kalian takkan pernah lusuh”

Mirisnya Pendidikan

Karya Laili Rahma Hidayati

Kertas usang tak lagi dipedulikan

Tercerai bagai sampah

Kini, semua menatap layar

Tak peduli sebuah ilmu tertuang

 

Semua tak dihiraukan

Berangkat, lalu pulang

Tanpa membawa ilmu

Tanpa ada harapan untuk maju

 

Miris, Sakit

Pendidikan yang dulu diperjuangkan

Yang dulu ditanam

Hingga dipupuk

Kini layu karena beberapa orang

Itu lah beberapa contoh puisi tentang pendidikan yang bisa kami berikan untuk kamu. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk teman-teman yang sedang menempuh pendidikan. Satu informasi yang tak kalah bermanfaat adalah sekarang kamu sudah bisa mendapatkan asuransi kesehatan terbaik yang ada di Indonesia.

super care

Hanya dengan Rp4.500 saja per hari kamu sudah bisa mendapatkan berbagai macam pelayanan di Super Easy Health dari Super You by sequis. Jadi, jangan ragu lagi ya, daftarkan diri kamu sekarang juga. 

Artikel Terkait