memperkenalkan-sex-education

Di Indonesia sex education masih merupakan hal yang tabu dan jarang untuk dibicarakan baik di rumah maupun di sekolah. Hal ini tidak berarti bahwa tidak ada sex education di Indonesia, tetapi pendidikan yang diberikan lebih mengarah kepada topik kesehatan reproduksi dan mengabaikan topik mengenai seksualitas, persetujuan hubungan badan dan bersentuhan (consent), dan isu lainnya mengenai gender.

“Persepsi publik yang masih menganggap bahwa pendidikan seks lebih memberikan dampak negatif dibandingkan dampak positif membuat penolakan terhadap seks menjadi opini yang kuat di kalangan masyarakat.” Dr. Hasto Wardoyo, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan gambaran mengenai kondisi pendidikan seksual di Indonesia.

Masih banyak juga orang tua yang ragu atau bahkan menganggap sex education sebagai hal yang tabu dan mengakibatkan mereka untuk mengabaikan pendidikan tersebut. Namun, sex education lebih bagus diperkenalkan kepada anak – anak sejak dini. Berikut ini adalah manfaat memberikan sex education kepada anak sejak dini.

 

Baca Juga: Penyakit Virus Zika: Penularan, Gejala, Dampak, Pengobatan

 

6 Manfaat Pentingnya Memberikan Sex Education Sejak Dini

 

1. Membantu Anak Mengenali Bagian Tubuhnya

Orang tua bisa mulai memperkenalkan bagian tubuh yang dimiliki sang anak mulai dari usia 3 atau 4 agar mereka bisa mengenali tubuhnya dan melakukan perbandingan dengan temannya, terutama yang berbeda lawan jenis. Hal ini akan membantu memberikan pemahaman dasar mengenai seksualitas.

Anak akan mulai memahami bagian tubuh yang tidak boleh dipegang oleh orang asing dan lebih menjaga dirinya. Pastikan bahwa perkenalan ke sex education untuk didampingi oleh orang tua.

 

2. Menjauhi Pikiran yang Tidak Sehat

Saat masih dalam masa pertumbuhan, anak – anak hingga remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, dengan memperkenalkan mereka pada sex education sejak dini mereka akan memahami tindakan yang benar dan buruk.

 

3. Menjauhi Efek Buruk Media dan Lingkungan

Membahas topik seksualitas sejak dini bisa membantu melindungi anak dari dampak negatif konten pornografi yang ada di televisi atau internet seperti video bokep yang memiliki dampak buruk secara psikologis pada otak.

Tidak hanya media tetapi juga memberikan anak perlindungan dari lingkungan pergaulan bebas sehingga anak bisa menjauhkan diri dari perilaku seks bebas atau tindakan kriminal dengan melakukan pemerkosaan atau kekerasan seksual.

4. Memahami Bahaya dan Masalah Seks Bebas

Memberikan anak pemahaman mengenai sex education sejak dini akan membantu mereka memahami bahayanya melakukan seks bebas serta dampak kesehatan secara fisik, non – fisik maupun psikologis. Dampak yang dialami bisa seperti penyakit seksual menular, HIV/AIDS, terjadi infeksi atau jamur dan masalah psikologis seperti depresi.

Tidak hanya mengetahui dampak, tetapi sex education juga harus mengajari anak cara memilih, bersikap dan untuk bertanggung jawab atas perilaku yang diperbuat. Mereka harus tau konsekuensi dari mulai aktif secara seksual, tidak hanya penyakit menular seksual, tetapi juga risiko kehamilan.

 

Baca Juga: Kanker Serviks: Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahannya

 

5. Anak Bisa Melindungi Dirinya Sendiri

Mengenalkan anak pada sex education akan memberikan anak kesadaran untuk lebih menghargai dan menjaga dirinya. Dengan begitu anak bisa melindungi diri dari menerima perilaku tidak sopan atau dilecehkan dan menjaga diri dari melakukan hal – hal seperti aktivitas seksual atau seks bebas.

 

6. Membangun Kepercayaan Antara Orang Tua dan Anak

Untuk orang tua membahas sex education dengan anak akan memberikan mereka akses kepada informasi seputar seks secara akurat dan membuat anak lebih nyaman dan terbuka mengenai topik ini.

 

Perkembangan dan pendidikan anak selalu memerlukan pengawasan orang tua, sex education juga termasuk. Rumah adalah sekolah pertama anak, jadi orang tua memperkenalkan anak mengenai sex education akan memastikan bahwa sang anak mengerti dan mendapatkan pendidikan yang jelas. Selain melindungi anak dengan sex education lindungi juga keluarga dari penyakit menular baik seksual atau non – seksual dengan asuransi penyakit menular dari Super You!