penyebab bayi menangis

Tangisan bayi adalah hal yang wajar terjadi karena begitulah cara mereka berkomunikasi. Dengan mengetahui penyebab bayi menangis, tentu saja kamu akan mengetahui apa yang sebenarnya mereka inginkan. 

Terlebih lagi, memahami alasan bayi menangis akan membantu saat menenangkan mereka dengan cepat dan tepat.

Terkadang memang sulit mengetahui keinginan bayi. Keterbatasan kemampuan komunikasi pada bayi, seringkali membuat orang tua kebingungan. Oleh karena itu, kamu harus terlebih dahulu mempelajari cara komunikasi bayi dari tangisan.

 

4 Penyebab Utama Bayi Menangis

1. Bayi Menangis Karena Tidak Nyaman

Rasa tidak nyaman pada bayi bisa diakibatkan oleh berbagai hal, seperti popok basah ataupun udara yang terlalu panas/ dingin. Alasan lain bayi merasa tidak nyaman adalah lingkungan yang terlalu berisik, sehingga bisa mengganggu waktu istirahat.

Penyebab lain yang sering membuat si kecil tidak nyaman adalah perut kembung. Kemudian rasa gatal karena biang keringat atau gigitan nyamuk tidak jarang membuat mereka menangis.

Pada saat istirahat juga penting menjaga ruang gerak si kecil, tempat tidur yang terlalu sempit bisa membuat bayi risih dan menangis. Selain itu, tidak ada salahnya kamu memberikan pelukan hangat dan mengajak si kecil berinteraksi. Terlebih lagi, pelukan hangat dari orang tua merupakan hal yang membuat bayi menjadi lebih nyaman.

2. Rasa Lapar Merupakan Alasan Seringnya Bayi Menangis

Ukuran perut bayi yang tidak terlalu besar akan membuat intensitas laparnya menjadi semakin sering. Jadi, wajar apabila rasa lapar merupakan salah satu hal yang membuat bayi sering menangis.

Tetapi makan terlalu banyak bisa menyebabkan si kecil kekenyangan, begah dan mungkin juga gumoh. Tentu saja hal ini bisa mengganggu kualitas istirahat si kecil.

3. Waspada Tangisan Bayi Karena Sakit

Rasa sakit bukanlah hal yang menyenangkan, bahkan bagi orang dewasa. Oleh karena itu, wajar jika bayi merasakan sakit dia akan menangis. Tangisan bayi ketika sakit biasanya terjadi dalam durasi yang cukup lama.

Apabila kamu sudah memeriksa popok, dan mencoba memberikan makan tetapi masih saja menangis. Bisa jadi bayi sedang dalam keadaan sakit, untuk itu kamu bisa mencoba memeriksa secara fisik. Seperti:

  • Kamu bisa memeriksa suhu tubuh si kecil, apakah panas atau normal.
  • Kemudian periksa apakah ada luka atau bentol karena gigitan serangga.
  • Setelah itu, kamu bisa memeriksa apakah hidungnya tersumbat atau tidak.

4. Akan Tumbuh Gigi juga Bisa Menyebabkan Bayi Menangis

Pada umumnya, saat bayi akan tumbuh gigi mereka akan lebih rewel dan sering menangis. Karena saat tumbuh gigi, si kecil akan merasa tidak nyaman dan seringkali juga merasakan nyeri. Ketika si kecil menangis karena akan tumbuh gigi biasanya lebih intens dan lama.

Untuk mengetahuinya, kamu bisa meraba gusi si kecil dan memeriksa apakah ada gigi yang akan tumbuh. Biasanya bagian gusi si kecil yang akan ditumbuhi gigi akan terasa lebih keras dari yang lain.

Baca Juga :

 

Cara Mendiamkan Bayi Menangis

Setelah mengetahui alasan si kecil menangis, tentu saja kamu bisa segera mengatasinya. Mungkin kamu bisa mencoba cara berikut ini, agar tangisan si kecil segera reda:

Menggendong si kecil dalam posisi telungkup. 

Posisi ini dipercaya dapat membuat bayi lebih tenang dan rileks. Apabila si kecil terus menerus menangis, kamu bisa mulai menggendong dengan posisi si kecil meringkuk.

Membedong atau menyelimuti si kecil

Memberikan selimut atau membedong akan memberikan rasa aman dan nyaman pada si kecil. Tetapi tetap awasi, jangan sampai si kecil terlalu kepanasan karena selimut, atau wajah si kecil tertutup selimut. 

Menggendong dan memeluk si kecil

Sedikit mengayunkan si kecil saat menggendong bisa menjadi sensasi yang menyenangkan bagi kamu dan juga si kecil. 

Mengusap tubuh bayi dengan lembut

Usapan lembut di punggung bisa sangat menenangkan bagi bayi. Hal ini bisa kamu lakukan sembari menggendong si kecil.

asuransi kesehatan

Waspadai Hal-hal Berikut Saat si Kecil Menangis

  • Tangisan bayi memang wajar adanya, tetapi kamu hal-hal berikut patut kamu waspadai ketika bayi menangis:
  • Tangisan si kecil berlangsung lebih lama atau lebih kencang dari biasanya. 
  • Saat bayi sering menangis dan tidak mau makan ataupun minum.
  • Kejang
  • Bayi susah bernapas atau bernapas terlalu cepat.
  • Intensitas menangis lebih sering dan buang air besar terlalu sering, bisa lebih dari 6 kali dalam satu hari.

Ada berbagai alasan dan penyebab bayi menangis, dari hal ringan hingga hal yang perlu kamu waspadai. Apabila hal-hal tersebut terjadi, segera bawa si kecil menemui dokter atau bidan.