apa itu koma

Koma merupakan kondisi yang tentunya sering kamu dengar, bukan? Mungkin kamu pun bertanya-tanya sebenarnya apa artinya. Bukan merupakan penyakit, justru koma adalah suatu kondisi terganggunya fungsi otak akibat timbulnya cedera kepala. Orang yang sedang koma gak akan sadar terhadap apapun di sekitarnya.

Meskipun gagal memberi respon atau merasa sakit, sebagian pasien koma masih dapat mendengar suara kok. Bahkan, mampu untuk menggerakkan anggota tubuh walaupun secara refleks. Biasanya, tingkat kesadaran diri serta jangka waktunya tergantung dari kinerja otak individu.

Gejala yang umum terjadi yaitu napas tak teratur, pupil mata tak mampu merespon cahaya dan nihilnya reaksi tubuh. Nah, setelah tahu definisi koma, saatnya kamu ketahui penyebab kondisi koma yang berikut ini.

Cedera Kepala dan Tumor

Selain karena trauma cedera kepala seperti akibat kecelakaan atau benturan, tumor di otak juga memicu koma. Dengan adanya benturan itu, fungsi otak otomatis terganggu dan kemungkinan terkenanya koma jadi lebih besar.

Diabetes, Gagal Ginjal, atau Gagal Hati

Penyakit metabolik seperti diabetes, gagal hati, atau gagal ginjal dapat menyebabkan koma. Misalnya kelebihan atau kekurangan gula yang terjadi secara tiba-tiba. 

Alkohol dan Obat-obatan

Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras alias alkohol serta obat-obatan dalam jangka waktu yang dekat patut dihindari lho. Bisa-bisa kena koma. Seperti yang telah diketahui, keduanya mudah untuk merusak fungsi otak secara perlahan.

Stroke

Tipe stroke iskemik dan hemoragik adalah stroke yang menyerang pembuluh darah di otak. Sehingga, stroke pun mampu menimbulkan koma sebab adanya gangguan tersebut. Oleh karena itu harus memahami betul tentang gelaja stroke.

Baca Juga : Kenali 11 Penyebab Stroke yang Harus Dihindari

 

Keracunan

Misalnya, keracunan zat monoksida. Hal itu dapat memicu terjadinya koma karena adanya kerusakan pada otak yang kemungkinan besar timbul dari menghirup zat tersebut.

Kurang Oksigen

Otak membutuhkan oksigen dan jika kadar oksigen yang diserap gak tercukupi, maka kondisi koma akan muncul. Contohnya kekurangan oksigen karena serangan jantung atau kurangnya makan makanan yang memberi nutrisi tinggi.

Nah, untuk mencegah koma, kamu bisa melakukan hal seperti mengurangi kadar gula agar terhindar dari penyakit diabetes. Atau menggunakan pelindung kepala ketika bepergian serta sedang melakukan kegiatan yang berisiko menimbulkan benturan kepala.

Jangan lupa pula untuk mengurangi konsumsi alkohol dan obat-obatan dengan dosis yang gak sesuai anjuran. Perbanyak minum air putih supaya oksigen dan zat baik banyak diserap oleh otak. Kalau kamu menemukan atau merasakan gejala yang telah disebutkan di atas, segeralah hubungi dokter. Operasi otak mungkin saja dilakukan jika yang menyebabkan koma merupakan penyakit seperti tumor atau cedera kepala.

Makan dan minumlah yang bernutrisi, serta perbanyak olahraga. Harus aware terhadap dirimu sendiri ya. Yuk jaga kesehatan mulai dari sekarang, baik fisik atau mental. Jangan lupa juga lindungi diri dengan asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis. Oke, guys?

Baca Juga : Gejala, Penyebab, dan Pencegahan Tekanan Darah Tinggi

SHARE

Artikel Terkait Lainnya