bedah jantung

Operasi bedah jantung bisa terbilang salah satu operasi yang lumayan besar dan serius. Karena itu, kamu mungkin merasa was-was jika harus melaluinya. Namun, tidak usah takut, karena kamu bisa mempersiapkannya dari sekarang.

Temukan informasi yang kamu perlu tentang bedah jantung di artikel ini!

1. Apa itu Operasi Jantung?

Operasi jantung adalah sebuah prosedur pembedahan jantung dan/atau pembuluh darah utama. Biasanya proses ini dilakukan oleh ahli bedah jantung.

Salah satu jenis operasi jantung yang paling umum adalah operasi bypass. Biasanya operasi ini dilakukan karena adanya arteri jantung yang tersumbat. 

Dengan adanya bypass, darah pun tetap bisa mengalir ke jantung melalui jalur baru yang dibuat melalui operasi. Tujuannya adalah mengurangi risiko serangan jantung dan meminimalisir rasa sakit pada dada.

Namun, tentunya tidak hanya itu bedah jantung. Tergantung jenisnya, tujuannya pun bisa berbeda. Pada umumnya, operasi jantung mempunyai tujuan sebagai berikut:

  • Memperbaiki atau mengganti katup jantung;
  • Memperbaiki struktur jaringan yang rusak atau tidak normal dalam jantung;
  • Memasukkan alat medis yang membantu kontrol detak dan fungsi jantung;
  • Melakukan transplantasi jantung menggunakan jantung yang sehat.

Asuransi Penyakit Kritis

2. Jenis Bedah Jantung

Ada 3 jenis operasi jantung, yaitu bedah jantung terbuka, off-pump CABG, dan bedah jantung minimal invasif. Berikut penjelasannya:

Bedah Jantung Terbuka

Jenis bedah jantung yang satu ini termasuk pembedahan jantung yang tergolong tradisional. Biasanya pembedahan dimulai dengan membuat sayatan besar di dada. Target operasinya pun bisa pada otot, katup, atau pembuluh darah arteri jantung.

Sebelum tindakan jantung dilakukan, ahli bedah akan mengalihkan kerja jantung menggunakan mesin bypass. Dengan begitu, walaupun jantung berhenti berdetak saat tindakan operasi, mesin bypass bisa menggantikan fungsi kerja jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh secara sementara.

Off-pump CABG

Berbeda dengan bedah jantung terbuka, off-pump CABG (coronary artery bypass graft) adalah teknik bedah jantung baru. Bedanya adalah CABG tidak menggunakan mesin bypass jantung. Daerah di sekitar pembuluh darah distabilisasi selagi tindakan dilakukan pada jantung.

Teknik satu ini serupa dengan bedah jantung terbuka. Namun, tingkat risiko terkena penyakit  dan tingkat kematian setelah operasi pun lebih rendah. Maka dari itu, biasanya teknik ini dilakukan pada pasien berisiko tinggi.

Bedah jantung minimal invasif

Jika bedah jantung terbuka menggunakan sayatan besar di dada, bedah jantung minimal invasif hanya melakukan sayatan kecil di bagian kanan dada untuk mencapai jantung. Jenis bedah jantung yang satu ini pun lebih tidak sakit dan mempunyai proses pemulihan yang cepat.

Baca Juga :

3. Resiko Operasi Jantung

Walau ada berbagai macam jenis bedah jantung, semua prosedur ini termasuk operasi besar. Karena itu, operasinya pun tidak terlepas dari resiko. Menurut Institut Jantung, Paru, dan Darah Nasional di Amerika, berikut adalah resiko operasi jantung:

  • Stroke;
  • Pendarahan;
  • Serangan jantung;
  • Gagal ginjal;
  • Pneumonia;
  • Kesulitan atau sesak napas;
  • Penyakit jantung lainnya, seperti aritmia;
  • Infeksi penyakit menular;
  • Reaksi alergi akibat obat bius;
  • Kerusakan jaringan pada jantung, ginjal, hati, dan paru;
  • Kematian, terutama jika mempunyai penyakit atau kondisi lain sebelum operasi.

Biasanya golongan yang lebih rentan terhadap risiko adalah mereka yang memiliki diabetes, penyakit jantung, penyakit paru, atau penyakit ginjal.

4. Persiapan Sebelum Operasi

Sebelum melakukan operasi, kamu harus menyiapkan diri kamu secara fisik dan mental. Dengan begitu, proses operasi dan penyembuhan pasca operasi pun bisa lebih lancar.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan: 

  • Berhenti merokok dan minum alkohol. Setidaknya 2 minggu sebelum operasi. Hal ini bisa mengurangi resiko bedah jantung.
  • Lakukan latihan pernapasan dalam. Mulailah beberapa minggu sebelum operasi. Dokter juga mungkin menyarankan menggunakan alat spirometri insentif jika diperlukan. Hal ini bisa mengurangi risiko pneumonia dan penyakit paru lainnya.
  • Periksa gigi. Beberapa kondisi gigi yang kurang bersih dapat menyebabkan endokarditis, sebuah infeksi jantung. Maka dari itu, ada baiknya kamu memeriksa kondisi gigi kamu sebelum melakukan operasi.
  • Tangani penyakit lainnya. Terutama penyakit kritis, seperti gula darah tinggi dan hipertensi. Jika bisa, atur kembali dengan obat dan gaya hidup sehat.
  • Tetap jaga makanan dan olahraga. Semakin teratur pola makan dan olahraga kamu, maka semakin cepat proses pemulihan pasca operasi.
  • Konsultasi dengan dokter. Sebelum operasi, dokter spesialis jantung kamu akan menyediakan informasi tentang persiapan. Misalnya, harus puasa berapa lama, obat yang boleh diminum sebelum dan sesudah operasi, sabun yang digunakan, serta mempersiapkan risiko pasca operasi.
  • Tunjuk satu orang pendamping. Bisa seorang teman dekat, pasangan, atau keluarga. Dengan begitu, mereka pun tahu kondisi kamu saat konsultasi dokter hingga operasinya sendiri.

Pemulihan Pasca Operasi

Setelah operasi, penting bagi kamu untuk tetap menjaga gaya hidup sehat. Hindari rokok dan alkohol, tetap konsumsi makanan sehat dan obat, lakukan olahraga sesuai saran dokter, serta belajar kelola emosi dan stres. 

5. Apa yang Kamu Perlu Bawa Saat Operasi Jantung?

Pada hari H operasi, jangan lupa untuk membawa hal-hal berikut ke rumah sakit:

  • Barang pribadi, seperti HP, dompet, dan kacamata;
  • Obat yang kamu konsumsi;
  • Peralatan mandi jika melakukan rawat inap;
  • Pakaian bersih untuk dipakai saat pulang;
  • KTP, serta kartu asuransi kesehatan.

Jika kamu belum memiliki kartu asuransi, kamu juga bisa mendaftar asuransi perlindungan penyakit kritis Super Well. Mulai dari Rp50.000-an saja per bulan, kamu sudah bisa mendapatkan manfaat rawat inap dan rawat jalan untuk 10 penyakit kritis, termasuk bedah jantung, sesuai tagihan. 

Batas maksimal tahunannya pun mencapai Rp1M, serta kamu mendapatkan fasilitas kamar rawat inap 1 ranjang (atau setara VIP). Klaimnya pun dipermudah dengan cashless di 4000+ pilihan RS rekanan. Yuk, cek produknya dulu!

Artikel Terkait Lainnya