cara berhenti merokok

Berhenti merokok bukanlah suatu hal yang mudah. Tidak hanya rokok dapat menyebabkan kecanduan, merokok mungkin sudah menjadi suatu kebiasaan dalam hidup kita. Dan mengubah kebiasaan itu sangat susah untuk dilakukan.

Merokok berpotensi menyebabkan banyak penyakit serius seperti kanker, penyakit paru-paru, penyakit jantung dan banyak masalah kesehatan lainnya. Selain itu, merokok juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan karena biaya yang dikeluarkan untuk membeli rokok dan biaya perawatan kesehatan yang lebih tinggi bagi perokok.

Table of Contents

Ketergantungan pada nikotin adalah alasan utama banyak orang kesulitan berhenti merokok. Namun, berhenti merokok adalah langkah penting untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup seseorang. Banyak orang yang telah berhasil berhenti merokok melalui dukungan medis, program berhenti merokok, dan berbagai strategi lainnya.

Baca Juga : Gejala dan Pengobatan Kanker Paru-paru

Bahaya Merokok bagi Kesehatan

Bahaya Merokok bagi Kesehatan

Merokok sangat berbahaya bagi kesehatan. Beberapa bahaya merokok yang paling umum termasuk:

  • Kanker

Merokok adalah faktor risiko utama untuk berbagai jenis kanker, termasuk kanker paru-paru, mulut, tenggorokan, kerongkongan, lambung, pankreas, ginjal, kandung kemih, dan beberapa jenis kanker lainnya.

  • Penyakit Paru-paru

Merokok adalah penyebab utama penyakit paru-paru seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), bronkitis kronis, dan emfisema. Kondisi ini dapat menyebabkan sesak napas, batuk kronis, dan penurunan fungsi paru-paru.

  • Penyakit Jantung

Merokok meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan penyakit pembuluh darah. Nikotin dalam rokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

  • Masalah Kesehatan Mulut

Rokok dapat menyebabkan masalah kesehatan mulut seperti penyakit gusi, kerusakan gigi, dan kanker mulut.

  • Kerusakan Kulit

Merokok dapat menyebabkan penuaan dini dan kerusakan kulit, termasuk keriput dan bintik-bintik penuaan.

  • Penyakit Pernapasan Lainnya

Merokok dapat memicu asma, meningkatkan risiko infeksi pernapasan, dan dapat mengganggu fungsi normal sistem pernapasan.

  • Ketergantungan

Rokok mengandung nikotin, yang sangat adiktif. Ketergantungan pada nikotin membuat sulit bagi banyak orang untuk berhenti merokok, meskipun mereka menyadari bahayanya.

  • Bahaya pada Orang di Sekitar

Merokok tidak hanya berbahaya bagi perokok aktif, tetapi juga bagi orang di sekitar mereka yang terpapar asap rokok (perokok pasif). Ini dapat menyebabkan risiko yang sama bagi mereka terkena berbagai masalah kesehatan.

  • Biaya Kesehatan dan Keuangan

Merokok adalah kebiasaan yang mahal. Orang yang merokok harus mengeluarkan banyak uang untuk membeli rokok, dan juga menghadapi biaya perawatan kesehatan yang lebih tinggi karena risiko penyakit yang lebih besar.

  • Kualitas Hidup yang Menurun

Merokok dapat mengurangi kualitas hidup secara keseluruhan dengan menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan pembatasan dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga : Ternyata Ada 35 Efek Penyakit Akibat Mengkonsumsi Alkohol Terlalu Banyak Lho, Sudah Tahu?

Pengertian Perokok Aktif dan Pasif

Perokok aktif dan perokok pasif adalah dua istilah yang digunakan untuk menggambarkan peran individu dalam hubungan dengan perokok dan paparan asap rokok.

1. Perokok Aktif

Perokok aktif adalah seseorang yang secara rutin merokok tembakau atau produk tembakau lainnya. Mereka secara sadar dan terus-menerus menghisap dan menghirup asap rokok.

Contoh : Seseorang yang merokok secara teratur dan merokok langsung dari tembakaunya.

2. Perokok Pasif

Perokok pasif adalah seseorang yang tidak merokok tetapi terpapar asap rokok dari perokok aktif di sekitarnya. Mereka tidak sengaja menghirup asap rokok dan sama sama merugikan kesehatan. Ternyata, perokok pasif lebih berbahaya untuk kesehatan.

Contoh : Seorang non-perokok yang berada dalam ruangan yang penuh dengan perokok aktif adalah contoh perokok pasif. Mereka dapat menghirup asap yang dilepaskan oleh perokok aktif yang juga dikenal sebagai asap rokok kedua.

Paparan terhadap asap rokok pasif juga dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan, meskipun mereka bukan perokok aktif. Oleh karena itu, banyak negara dan daerah telah menerapkan undang-undang dan peraturan yang melarang merokok di area publik tertentu atau di dalam bangunan tertentu untuk melindungi perokok pasif dan mendorong perokok aktif untuk berhenti merokok.

Baca Juga : Kondisi Udara Jakarta Berbahaya untuk Kesehatan. Lindungi Diri dengan 8 Tips Ini!

Cara Berhenti Merokok Secara Alami

Cara Berhenti Merokok Secara Alami

Banyak cara alami yang dapat membantu Anda mengatasi kecanduan nikotin. Di bawah ini adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda berhenti merokok secara alami:

1. Pilih tujuan berhenti merokok

Semua orang mempunyai alasan untuk berhenti merokok. Hal pertama dari cara berhenti merokok yang ampuh adalah kamu harus mempunyai suatu tujuan yang jelas.

Berikut adalah beberapa tujuan berhenti merokok yang bisa kamu pilih:

  • Hidup yang lebih sehat dan lama
  • Menghemat pengeluaran untuk menabung
  • Disarankan untuk berhenti merokok oleh dokter
  • Berencana mempunyai anak
  • Ingin memberi contoh yang baik kepada anak
  • Demi menjaga kesehatan keluarga dan teman terdekat (dari merokok pasif)
  • Demi menjaga kesehatan hewan peliharaan (dari merokok pasif)
  • Mengambil alih kendali hidup
  • Agar bisa mengelola stres dengan baik dan benar
  • Untuk terlihat lebih baik
  • Untuk tercium lebih wangi¬†

Setelah menetapkan satu atau beberapa tujuan, kamu bisa menuliskannya dan menaruhnya di tempat yang sering kamu lihat. Misalnya pasang sebagai wallpaper HP atau ditempel di lemari kulkas. Jika bisa, pasang juga foto visual dari tujuan kamu. Misalnya foto USG janin istri kamu, atau foto Bali karena kamu ingin menabung untuk bisa pergi kesana.

2. Tetapkan tanggal berhenti

Salah satu cara berhenti merokok yang paling penting adalah menetapkan deadline. Pilih suatu tanggal pada jangka waktu 1-2 minggu ke depan. Kemudian, buat suatu komitmen untuk berhenti merokok mulai hari itu.

Berikut adalah beberapa hal cara berhenti merokok yang bisa kamu siapkan:

  • Buang semua pak rokok di tas, mobil, kantor, dan rumah
  • Buang benda-benda yang mengingatkan kamu dengan rokok (asbak / korek api)
  • Pilih tanggal yang tidak penuh dengan stres
  • Rencanakan aktivitas untuk hari itu
  • Jangan pergi ke tempat yang memperbolehkan merokok
  • Jangan pergi bercengkrama bersama perokok

3. Gantilah Kebiasaan

Gantilah kebiasaan merokok dengan kebiasaan yang lebih sehat. Cobalah mengunyah permen karet tanpa gula, mengunyah wortel, atau minum air ketika Anda merasa ingin merokok.

4. Bilang pada orang terdekat

Selain menetapkan tanggal, ada baiknya kamu bilang kepada teman atau anggota keluarga yang mendukung kamu untuk berhenti merokok. Beritahu mereka tanggal kamu berhenti merokok, dan minta bantuan. Setiap kali kamu merasa ingin merokok, ajak mereka untuk telpon atau pergi bersama kamu.

Baca Juga : Merokok Dapat Tingkatkan Infeksi Virus Corona dan Komplikasi

5. Kelola stress

Cara berhenti merokok selanjutnya adalah kelola strees kamu. Banyak orang yang merokok karena dipicu oleh stres. Namun, kamu bisa beralih ke cara mengatasi stress atau stress management yang lebih baik. Pasalnya, merokok tidak dapat mengurangi beban masalah kamu. Kamu bisa mencoba untuk belajar atau ambil kelas stress management secara online.

6. Identifikasi dan hindari pemicu

Setiap orang mempunyai pemicu yang berbeda-beda. Ada 3 jenis pemicu merokok, yaitu pemicu emosional, pemicu rutinitas, dan pemicu sosial.

Pemicu emosional adalah emosi-emosi yang kamu rasakan saat merokok. Beberapa orang merokok saat stres, bosan, merasa sendiri, atau saat cemas. Jadi perasaan apa yang dapat memicu kamu untuk merokok?

Pemicu rutinitas adalah kebiasaan / aktivitas sehari-hari yang disertai merokok. Contohnya beberapa orang akan selalu merokok setelah makan siang, atau merokok saat baru pulang kerja. Cari tahu pada waktu-waktu apa saja kamu biasa merokok.

Sementara, pemicu sosial adalah hal-hal sosial yang menyebabkan kamu ingin merokok. Contohnya mencium bau rokok orang lain, ditawarkan rokok, melihat orang lain merokok.

Hindari semua pemicu ini atau gunakan craving buster untuk membantu kamu melaluinya.

Baca Juga : Agar Lega, 9 Cara Mengatasi Sesak Nafas Ini Perlu Diketahui

7. Cari craving buster

Cara berhenti merokok yang bisa kamu lakukan adalah craving buster. Craving buster adalah teknik untuk menghentikan keinginan merokok. Biasanya saat sedang craving (mengidam), diperlukan waktu 5 menit bagi otak kita untuk berhenti. Berikut beberapa kebiasaan kecil yang bisa kamu terapkan saat sedang craving rokok:

  • Minum segelas air putih
  • Beli dan makan es krim
  • Gosok gigi
  • Kunyah permen karet
  • Lakukan 3 set untuk 10 jumping jack
  • Pilih lagu dan ikut bernyanyi
  • Buat 1 video tiktok
  • Bersiul
  • Lari di tempat
  • Lari mengelilingi kompleks

8. Sibukkan tangan dan pikiran

Cara berhenti merokok secara alami selanjutnya adalah Kamu bisa mencari kesibukan untuk tangan. Kamu tidak hanya butuh disibukkan secara mental atau pikiran, tapi juga secara fisik atau tangan.

Berikut beberapa hal yang bisa kamu praktekkan agar kamu bisa berhenti merokok:

  • Coba fotografi
  • Buat journal
  • Beli buku mewarnai untuk orang dewasa
  • Beli kanvas untuk mewarnai / melukis
  • Main puzzle
  • Buat terrarium atau aquascape
  • Buat scrapbook

super easy health

Yuk, Terus Berusaha untuk Hidup Sehat!

Itulah tips berhenti merokok yang bisa kamu lakukan. Selain dari 7 cara berhenti merokok di atas, kamu juga harus mengembangkan kebiasaan baik, seperti berolahraga dan memakan makanan yang sehat. Pasalnya, kesehatan tubuh kita wajib untuk kita jaga.

Setelah kamu mendapatkan kebahagiaan dari efek berhenti merokok ini, Kamu juga bisa mulai menjaga tubuh dengan mengantisipasi risiko penyakit lainnya. Siapkan perlindungan dari risiko penyakit kritis, seperti serangan jantung, stroke, dan kanker. Kamu bisa melakukannya dengan perlindungan asuransi penyakit kritis Super Strong!

Mulai dari Rp28.500 per bulan, kamu bisa mendapatkan manfaat berupa santunan tunai sebesar ratusan juta bila terdiagnosa penyakit kritis, serta santunan tunai setara ketika meninggal dunia. Yuk, cek produknya dulu aja!

Artikel Terkait