diet telur rebus

Menurunkan berat badan itu tidak mudah. Beberapa orang memilih jalur olahraga rutin, sementara lainnya melalui makanan sehat dan teratur. Ada baiknya jika keduanya dilakukan. Nah, dengan begitu banyaknya cara menurunkan berat badan, muncullah sebuah konsep diet bernama diet telur rebus. 

Diet telur rebus ini lumayan menjanjikan untuk kalian yang ingin menurunkan berat badan secara alami dan cepat. Menu dietnya pun berupa telur rebus sebagai sumber protein, serta sayuran dan buah. 

Jadi, apa kamu penasaran? Yuk, kita bahas aja langsung!

Apa itu Diet Telur Rebus?

Diet telur rebus, atau lebih dikenal sebagai the boiled egg diet dalam bahasa Inggris, adalah sebuah jenis diet yang dipopulerkan oleh penulis buku Arielle Chandler di tahun 2018 silam. Inti dari diet telur rebus adalah hanya mengkonsumsi telur, sebuah sumber protein tak berlemak, serta sayuran tanpa tepung, dan buah yang rendah karbo.

Menurut Arielle, dirinya berhasil menurunkan sekitar belasan kilogram dalam 14 hari saja. Pantangan makanan pun termasuk makanan yang mengandung banyak karbo atau gula, baik itu nasi, roti, bahkan buah tertentu yang terlalu manis. Namun, kamu tetap boleh minum air putih.

Diet Telur Rebus Kuningnya Dimakan atau Tidak?

Tentu saja! Diet telur rebus malah menyarankan untuk memakan keseluruhan telur rebus, baik kuning maupun putih telur. Selain itu, kamu tetap boleh memakan daging tanpa lemak. Misalnya, ikan atau ayam tanpa kulitnya.

Baca Juga :

Apa Manfaat Diet Telur Rebus?

Fungsi utama dari diet telur rebus tentu saja adalah untuk menurunkan berat badan. Namun, tidak hanya itu, metode diet satu ini dianggap lebih menyehatkan untuk tubuh. 

Manfaat diet telur rebus antara lain:

  • Mengontrol kadar gula normal;
  • Rasa kenyang yang lebih tahan lama;
  • Mempercepat laju metabolisme;
  • Menjaga kesehatan mata, rambut, tulang, dan kuku.

Tentunya hal ini masih berupa klaim dan belum ada penelitian pendukungnya. Namun, secara umum, diet telur jelas mempunyai efek yang menyehatkan tubuh.

asuransi kesehatan

Bagaimana dengan Efek Samping?

Walau sangat efektif dalam menurunkan berat badan, masih banyak ahli kesehatan dan gizi yang menilai metode diet satu ini kurang baik. Memang telur adalah sumber protein yang berkualitas. Tetapi jika tidak diperlengkapi nutrisi lainnya, seperti karbohidrat dan serat, maka bisa berakibat buruk. 

Nyatanya tinggi protein dan rendah karbo bisa membawa risiko penyakit kritis, seperti penyakit jantung atau paru. Selain itu, kamu juga rentan untuk mengalami sakit perut, diare, hingga dehidrasi. 

Karena itu, boleh menjalani diet telur rebus. Tapi ketahui juga bahwa diet ini bisa membawa efek samping bagi kesehatan kamu.

Cara Diet Telur Rebus

Untuk menerapkan cara diet telur rebus yang benar, pastikan kamu tidak berlebihan ya. Ingin menurunkan berat badan boleh, tapi menjaga kesehatan juga sama pentingnya. 

Sebagai pedoman, kamu bisa mengikuti porsian seperti ini: 

  • Sarapan: 2 telur rebus + sayur + buah rendah karbo
  • Makan siang & malam: Telur rebus atau protein tanpa lemak (ikan/ayam tanpa kulit) + sayur hijau

Selain dari makan, diet juga akan lebih efektif jika kamu berolahraga. Tidak usah yang terlalu susah, kamu bisa sekedar melakukan senam, jalan kaki, hingga bersepeda keliling komplek. Kalau bisa, hindari juga cemilan. 

Makanan yang Disarankan

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang cocok dengan diet telur rebus:

  • Telur, baik kuning dan putih.
  • Sayur berkarbohidrat rendah, seperti brokoli, kangkung, bayam, terong, hingga sawi.
  • Protein tanpa lemak, misalnya ayam tanpa kulit atau ikan.
  • Buah berkarbohidrat rendah, seperti jeruk bali, semangka, stroberi, hingga jeruk.
  • Minuman tanpa pemanis buatan, seperti air putih dan teh/kopi tanpa gula.

Kamu juga tetap diperbolehkan untuk menggunakan rempah dapur, serta meminum produk susu atau turunannya asalkan tanpa atau rendah lemak (low fat atau non-fat).

Baca juga, 24 Makanan Rendah Kalori untuk Diet

Makanan yang Perlu Kamu Hindari

Ketika menjalani diet telur rebus, ada beberapa jenis makanan yang kamu perlu hindari. Terutama makanan yang mengandung banyak karbohidrat, gula, dan tepung.

Berikut adalah beberapa contohnya: 

  • Sumber karbohidrat: Nasi, roti, quinoa, pasta, dan lainnya.
  • Sayur tinggi karbo, seperti kentang, kacang, ubi, dan jagung.
  • Buah tinggi karbo, seperti mangga, pisang, atau nanas.
  • Makanan yang sudah diolah, seperti makanan kalengan, fast food, atau camilan bungkusan.
  • Minuman yang manis, seperti minuman berenergi, teh/kopi yang mengandung gula, air tebu, dan soda.

Demikian ulasan tentang diet telur rebus untuk bantu kamu turunkan berat badan. Coba hitung berat badan ideal kamu agar kamu tahu asupan kalori yang sesuai untuk tubuh kamu. Selain diet telur rebus, mungkin kamu tertarik untuk diet DEBM.