mutasi baru virus corona

Sampai saat ini pandemi masih ada dan kita selalu dituntut untuk gak bosan menjalankan pola hidup sehat, tetap pakai masker, rajin mencuci tangan, dan jaga jarak. Kalau bisa tetap berada di rumah dan keluar pun jika memang sangat perlu. Karena saat ini kita pun dikagetkan dengan mutasi baru Virus Corona. Belum selesai COVID-19, datang lagi mutasi varian baru.

Baru-baru ini negara yang menjadi trending akan mutasi baru Virus Corona adalah Inggris. Pada bulan Desember 2020 lalu, jumlah Covid-19 di Inggris semakin meningkat. Ternyata terdapat sekelompok varian baru. Apa kamu yakin masih mau keluar rumah atau liburan keluar kota?

 

Ini dia beberapa fakta menarik yang perlu kamu tahu tentang mutasi Virus Corona

Menyebar Lebih Cepat

Pertama kali mutasi ini diketahui pada bulan September lalu namun pada bulan Desember menjadi trending baru karena kasus yang semakin meningkat dibandingkan sebelumnya. Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan Virus Corona jenis baru ini diduga meningkat hingga 70 persen antar manusia.

Angka 70 persen ini muncul dalam presentasi Dr Erik Volz dari Imperial College London. Katanya mutasi baru ini tumbuh lebih cepat dari varian sebelumnya yang pernah ada. Jadi memang kita harus lebih berhati-hati kalau keluar rumah dan berinteraksi dengan orang.

Update Corona Live: Jumlah Kasus di Indonesia dan Dunia

Sudah Ada di Asia Tenggara

Varian baru ini diketahui ditemukan di Inggris kecuali di Irlandia Utara. Namun mutasi Virus Corona dari Inggris sudah mencapai negara lain lho seperti Denmark, Belanda, Australia, Irlandia Utara, Israel, Italia, Gibraltar, bahkan sudah masuk ke Asia Tenggara seperti Singapura. Masih mau liburan keluar negeri? Mending kamu mengganti rencana deh dengan tetap berada di rumah. Kalau memang bosan, kamu bisa staycation untuk refreshing.

Baca Juga : Selain Herd Immunity, Ini 9 Cara Cegah Corona

Apa Saja Gejalanya?

Menurut WHO, gejala Covid-19 umumnya seperti demam, batuk kering, kelelahan, produksi dahak, sesak napas, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan hidung tersumbat. Selain beberapa gejala ini ada juga gejala lain seperti anosmia atau hilangnya kemampuan indra penciuman. Lantas, apa gejala lain mutasi baru Virus Corona?

Ini dia seperti

  • Kelelahan
  • Sakit Kepala
  • Hilangnya Nafsu Makan
  • Kebingungan
  • Nyeri Otot
  • Diare
  • Ruam Kulit

Jika kamu, anggota keluarga, atau orang terdekat ada yang merasakan gejala di atas. Segera lakukan tes. Jangan lupa juga jaga kesehatan kamu dan kantongi asuransi untuk perlindungan kesehatan di masa depan.

super strong corona

 

Virus Ini Lebih Berbahaya

Sampai saat ini belum ada bukti jelas yang menunjukan mutasi virus ini lebih mematikan daripada varian sebelumnya. Namun, para ahli masih terus memantau perkembangan virus ini dan meneliti lebih lanjut.

Hal yang perlu kamu waspadai adalah virus ini lebih menular. Lebih banyak orang terinfeksi dengan lebih cepat dan membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Apakah Kamu Masih Butuh Vaksin?

Vaksin yang digunakan di Inggris untungnya dapat melindungi tubuh dari mutasi Virus Corona. Namun ada anggapan lain bahwa vaksin tidak efektif. Prof David Robertson dari Universitas Glasgow menyimpulkan virus ini mungkin bisa saja menghasilkan muatan yang lolos dari vaksin jadi memang harus lebih berhati-hati.

Yuk Lindungi Diri dengan Asuransi Kesehatan My Hospital Protection Premi Terjangkau Mulai Rp 30 ribu per Bulan

Itulah penjelasan tentang mutasi baru Virus Corona. Selain menjaga kesehatan kamu memang membutuhkan asuransi untuk melindungi diri kamu dari resiko finansial di masa mendatang. Jangan sampai kamu mengeluarkan banyak uang dan menjual aset hanya karena membutuhkan perawatan di rumah sakit. Selagi bisa pakai asuransi, kenapa tidak?

super life corona

SHARE Super you Facebook Super you instagram

Artikel Terkait Lainnya