gejala stroke

Stroke merupakan salah satu penyakit paling berbahaya di dunia ini. Stroke lebih tinggi risikonya pada kelompok lanjut usia, tapi tidak menutup kemungkinan anak muda untuk menjadi penderita stroke juga. Karena itu, penting bagi semua orang mengenali gejala stroke yang mungkin terjadi.

Apa itu Stroke?

Stroke adalah kondisi dimana pembuluh darah ke otak tersumbat atau pecah, sehingga menyebabkan kematian sel otak. Mudahnya, ketika pembuluh darah tidak bisa mengantar oksigen dengan lancar ke otak, maka sel otak tidak mendapat energi dan tidak bisa berfungsi.

Jika dibiarkan saja, akan semakin banyak sel dan jaringan otak yang mati karena tidak mendapatkan oksigen. Tergantung dari sisi otak yang terganggu, stroke juga memicu gagalnya fungsi berbagai bagian tubuh. Selain itu, stroke juga menjadi penyebab utama dari demensia dan depresi. 

Gejala stroke pada umumnya

Gejala stroke, baik ringan maupun tidak, biasanya terjadi secara tiba-tiba. Jika kamu melihat atau merasakan lima gejala berikut, walau hanya sebentar, pastikan kamu langsung menelpon periksakan diri ke rumah sakit:

  • Mati rasa atau kesemutan mendadak pada muka, tangan, atau kaki (terutama bila hanya satu sisi). 

  • Mendadak susah bicara. Bisa juga ditandai dengan bicara yang kacau atau tidak jelas, dan susah mengikuti atau mengerti pembicaraan. 

  • Penglihatan kabur secara mendadak pada satu atau kedua mata. 
  • Kesusahan berjalan. Biasanya termasuk pusing mendadak, kehilangan koordinasi kaki dan tubuh, dan kehilangan keseimbangan secara tiba-tiba. 

  • Sakit kepala yang parah. 

Jika mengalami gejala-gejala ini, segera lakukan pertolongan pertama pada gejala stroke. Hubungi 112 atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan ambulans.

Walaupun gejala stroke ringan ini mungkin terjadi hanya dalam beberapa menit, penting agar kamu tetap membawa yang bersangkutan ke rumah sakit demi mencegah kasus stroke yang lebih serius.

Gejala stroke pada wanita

Wanita bisa mengalami beberapa gejala stroke yang berbeda dibanding pada umumnya. Berikut beberapa gejala lainnya yang mungkin dialami oleh wanita: 

  • Pingsan
  • Merasa lelah atau lemas
  • Napas pendek
  • Tidak responsif
  • Perubahan tingkah laku mendadak
  • Halusinasi
  • Mual atau muntah
  • Rasa sakit
  • Kejang
  • Cegukan

Jika kamu mencurigai bahwa seseorang sedang mengalami gejala stroke, segera panggil petugas medis atau hubungi rumah sakit terdekat untuk penanganan cepat.

Cara mencegah stroke

Setelah mengalami stroke sekali, risiko untuk kembali mengalami menjadi lebih tinggi. Karena itu, penting untuk melakukan langkah-langkah pencegahan stroke. Hal ini bisa dilakukan dengan mengurangi faktor risiko stroke, seperti:

  • Berhenti merokok. 
  • Batasi konsumsi minuman beralkohol. 
  • Perbaiki pola makan sehat dengan makan sayur, kacang-kacangan, dan makanan laut.
  • Kurangi konsumsi garam, lemak jenuh, gula, dan gandum olahan. 
  • Rutin berolahraga, coba komitmen untuk 30 menit per hari.
  • Minum obat yang dianjurkan dokter, seperti obat hipertensi, dan lainnya. 

Kamu juga bisa mencoba menanyakan pendapat ahli medis dan mempelajari faktor risiko atau penyebab stroke agar lebih mengerti cara menangani stroke. Selain pencegahan, kamu juga bisa mendapatkan perlindungan finansial dari risiko stroke dengan mengambil asuransi penyakit kritis. 

Asuransi penyakit kritis memberi manfaat berupa uang pertanggungan terhadap risiko penyakit kritis, seperti serangan jantung, stroke, dan kanker. Dengan Super You by Sequis Online, kamu bisa mendapatkan perlindungan yang dibutuhkan.

SHARE

Artikel Terkait Lainnya