hepatitis-misterius

Covid – 19 belum selesai muncul lagi penyakit baru? Selain gencarnya terjadi Flu Singapura, muncul juga ‘Hepatitis Misterius’. Meski penyakit Hepatitis sudah ada sejak lama, tetapi varian ini berbeda dengan varian hepatitis lainnya dan diduga ‘Hepatitis Misterius’ ini terjadi karena adanya mutasi dari adenovirus strain 41 yang kemudian memicu penyakit hepatitis.

Pada pemberitahuan yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 10 Mei 2022, penyakit ‘Hepatitis Misterius’ ini diketahui sudah mencapai 20 negara dan 13 tambahan lainnya yang sedang dalam investigasi. Berikut ini adalah kronologi ditemukannya Hepatitis Misterius hingga akhirnya tersebar luas ke seluruh dunia.

 

Kronologi Terjadinya Hepatitis Misterius

  • 5 April 2022

Pada tanggal 5 April 2022 ditemukan 10 kasus hepatitis akut yang menyerang anak – anak di Inggris Raya. Hasil pemeriksaan yang dilakukan laboratorium tidak menemukan adanya virus Hepatitis A hingga virus Hepatitis E.

 

  • 8 April 2022

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, ditemukan 74 kasus lainnya di Inggris Raya dimana 6 pasien telah mendapatkan transplantasi hati.

Baca Juga:

Virus Mewabah, Ini Langkah Pencegahan Corona untuk Anak!

Apa itu Pandemi dan Endemik Covid – 19?

  • 11 April 2022

Sejauh ini ditemukan, meski semakin banyak pasien, tetapi tidak ada laporan kematian akibat ‘Hepatitis Misterius’.


  • 21 April 2022

Diumumkan oleh WHO mengenai ‘Hepatitis Misterius’ yang sudah tersebar di berbagai negara dan total kasus yang tercatat:

  • Inggris Raya 114 Kasus
  • Spanyol 13 Kasus
  • Israel 12 Kasus
  • Amerika Serikat 9 Kasus
  • Denmark 6 Kasus 
  • Irlandia kurang dari 5 Kasus
  • Belanda 4 Kasus
  • Italia 4 Kasus 
  • Norwegia 2 Kasus
  • Prancis 2 Kasus
  • Rumania 1 Kasus
  • Belgia 1 Kasus


  • April 19 2022

‘Hepatitis Misterius’ pertama kali ditemukan di Singapura. Kasus terjadi pada anak laki – laki yang berusia 10 bulan.


  • April 2022

‘Hepatitis Misterius’ mulai muncul di Jepang dan di Kanada.


  • Mei 2022

Kasus sudah tercatat 2 kasus hepatitis akut di Singapura. 

 

Baca Juga: Penyakit Virus Zika: Penularan, Gejala, Dampak, Pengobatan

 

Kasus Hepatitis Misterius di Indonesia

Di Indonesia sendiri sudah dilaporkan adanya 14 kasus hepatitis akut misterius sejak Mei 2022 oleh Kementrian Kesehatan RI. Dari 14 kasus tersebut, 13 kasus masih pending dan 1 kasus masih probable

 

“Per Tanggal 17 Mei kemarin jadi kita ada 14 kasus. Ada pengurangan kasus di probable, ternyata setelah dilakukan pemeriksaan, sepsis bakteri sehingga dia dikeluarkan,” Kata Mohammad Syaril sebagai juru bicara Kementerian Kesehatan dalam keterangan pers, Rabu (18/5).

 

Saat ini masih belum ada kasus yang dikonfirmasi, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di negara – negara lainnya. Syaril berkata karena masih menunggu keputusan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).  

 

Baca Juga: 

Hari Malaria Sedunia 2022, Yuk Terus Lindungi Diri Kita!

Hari Lupus Sedunia 2022, Yuk Ketahui Cara Partisipasinya!

Gejala Hepatitis Misterius

Meski diawali dengan anak – anak yang terserang virus ‘Hepatitis Akut Misterius’ ini, tetapi orang dewasa pun harus tetap waspada dengan gejala hepatitis ini. Berikut adalah gejala dari ‘Hepatitis Misterius’ dikeluhkan oleh 14 pasien yang diduga menderita hepatitis akut:

  • Terjadinya perubahan warna urine yang menjadi gelap
  • Terjadinya perubahan warna feses yang menjadi pucat 
  • Terkena penyakit kuning 
  • Mengalami gatal – gatal 
  • Mengalami nyeri pada persendian atau pegal – pegal 
  • Mengalami demam tinggi 
  • Mengalami mual 
  • Terkena diare
  • Mengalami nyeri perut 
  • Kehilangan nafsu makan 
  • Menjadi lesu 
  • Mengalami muntah – muntah 
  • Mengalami kejang ditandai Serum Aspartate transaminase (AST)/SGHPT atau Alanine transaminase (ALT/SGPT lebih dari 500 U/L

 

Kasus ‘Hepatitis Misterius’ ini masih dalam investigasi, sambil menunggu keputusan dari WHO, mari terus menjaga kebersihan dan menjaga kesehatan badan kita agar terhindari dari penyakit apapun. Pastikan untuk mengonsumsi makanan sehat serta rutin olahraga. Jangan lupa miliki asuransi penyakit menular dari Super You untuk mencegah risiko dari penyakit menular.

Artikel Terkait