kanker usus besar

Kanker usus besar merupakan kanker yang mengenai usus besar dikarenakan adanya sebuah massa abnormal. Usus besar adalah usus bagian akhir dari sistem pencernaan. Kanker usus besar umumnya ditemukan pada orang dewasa. Gejala awalnya adalah muncul sebagai benjolan kecil jinak yang dapat berubah menjadi ganas.

Apa Penyebab Kanker Usus Besar

Apa Penyebab Kanker Usus Besar

Perubahan atau mutasi gen pada jaringan usus besar yang menyebabkan adanya kanker usus besar. Kanker usus disebabkan oleh pola makan yang kurang serat. Mutasi yang dapat menyebabkan kerusakan DNA bisa jadi disebabkan oleh zat-zat dari luar tubuh yang memicu kerusakan DNA dan kanker (zat karsiogenik).

Selain itu gaya hidup juga dapat mempengaruhi risiko seseorang terkena penyakit kanker usus besar.

  • Tidak mengkonsumsi makanan sehat
  • Banyak mengkonsumsi daging merah dan lemak
  • Sering merokok
  • Minuman beralkohol
  • Olahraga tidak teratur

Gejala Kanker Usus Besar

Pada awal kanker biasanya gejala kanker usus besar yang timbul tidak terasa dan tergantung pada jumlah dan letak benjolan serta ukurannya. Gejala lain yang mungkin saja dirasakan adalah

  • Perubahan siklus buang air besar misalnya seperti diare atau konstipasi
  • Adanya pendarahan pada anus atau darah dalam feses
  • Rasa kram pada perut, nyeri perut, atau penimbunan gas
  • Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya
  • Berat badan yang menurun

asuransi rawat jalan

Faktor Risiko Kanker Usus Besar

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan faktor risiko kanker usus besar diantaranya

  • Berusia lebih dari 50 tahun walaupun kanker usus besar dapat didiagnosa pada segala usia
  • Memiliki riwayat polip usus besar atau kanker usus besar
  • Adanya peradangan pada usus besar seperti penyakit kolitis ulseratif atau penyakit Crohn meningkatkan risiko kanker usus besar
  • Faktor keturunan dari keluarga
  • Diet tinggi lemak misal pada daging merah atau daging olahan
  • Adanya diabetes atau orang dengan resistensi insulin memiliki risiko lebih tinggi
  • Obesitas memiliki risiko tinggi dibandingkan orang dengan berat badan normal
  • Keseringan merokok dan minum banyak alkohol juga meningkatkan risiko kanker usus besar

Diagnosis Kanker Usus Besar

Untuk mengetahui apakah seseorang menderita kanker usus besar, dokter mungkin akan bertanya seputar gejala yang dirasakan serta menelusuri riwayat kesehatan keluarga pasien. Ada juga pemeriksaan fisik seperti

  • Endoskopi. Pemeriksaan ini dilakukan khusus oleh dokter gastroenterologi untuk melihat kondisi usus besar, menggunakan alat khusus berupa selang fleksibel dengan kamera yang dimasukan melalui anus atau pasien menelan kapsul berkamera yang dilakukan untuk melihat keseluruhan saluran pencernaan.
  • Biopsi usus. Pemeriksaan ini ditujukan untuk mengambil sampel jaringan usus dan diperiksa menggunakan mikroskop untuk mengetahui ada tidaknya sel ganas (kanker).
  • Rontgen. Foto rontgen dilakukan untuk melihat kondisi usus besar dimana pasien sebelumnya harus meminum larutan zat warna khusus.
  • CT scan. Hal ini dilakukan untuk melihat kondisi usus besar secara lebih rinci.
  • Tes darah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai fungsi berbagai organ sebelum dokter melakukan pengobatan.

Asuransi Penyakit Kritis

Skrining Kanker Usus Besar

skrining dilakukan pada seseorang yang usianya 45 tahun keatas seperti

  • Adanya pemeriksaan pada tinja (setiap 1 tahun)
  • Pemeriksaan kolonoskopi (setiap 10 tahun)
  • CT scan pada perut (setiap 5 tahun)

Stadium Kanker Usus Besar

  • Stadium 1, hanya tumbuh dalam usus besar
  • Stadium 2, kanker telah menembus dinding usus besar
  • Stadium 3, menyebar ke kelenjar getah bening yang berdekatan dengan usus besar
  • Stadium 4, menyebar ke organ-organ tubuh lain seperti paru-paru dan hati

Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Baca Juga :

 

Cara Mengobati Kanker Usus Besar

Cara Mengobati Kanker Usus Besar

  • Operasi, bertujuan mengangkat jaringan kanker pada usus besar.
  • Kemoterapi, pemberian obat-obatan oleh dokter onkologi untuk membunuh sel-sel kanker
  • Radioterapi, menggunakan sinar radiasi
  • Terapi beberapa obat untuk membunuh sel-sel kanker secara spesifik

Demikian pembahasan tentang kanker usus besar. Penting bagi kita untuk menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga, banyak mengkonsumsi air mineral dan makanan sehat. Selain itu, jangan lupa siapkan asuransi kesehatan untuk berobat. Mengapa? Karena biaya pengobatan saat ini sangat mahal. Kamu bisa mulai dengan asuransi penyakit kritis Super Well dari Super You yang memberikan perlindungan untuk kanker. Premi terjangkau mulai dari Rp 50 ribu saja per bulan, limit tanggungan Rp 1 m per tahun, dan manfaat lainnya.

Artikel Terkait