kesehatan-saat-cuaca-tidak-tentu

Sebagai negara beriklim tropis, Indonesia memiliki 2 musim, yakni musim kemarau dan musim hujan. Musim kemarau di Indonesia terjadi pada bulan Juni hingga Agustus dan musim hujan di Indonesia terjadi pada bulan Oktober hingga Februari. Namun, apa yang terjadi di sela – sela itu? Selain musim kemarau dan musim hujan, ada jangka peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau 

Dampak Perubahan Cuaca pada Kesehatan 

Pada saat peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau, bisa terjadi perubahan cuaca yang bisa meninggalkan dampak merugikan seperti kesehatan kita. Yuk, simak apa saja dampak kesehatannya di bawah ini!

1. Pembengkakan pada Tubuh

Cuaca yang tidak menentu bisa menyebabkan tubuh untuk membengkak, terutama saat hari sangat panas dan lembab. Hal ini berdampak pada pendinginan tubuh dimana dalam suhu panas keringat tidak menguap dan berkumpul pada anggota tubuh menyebabkan pembengkakan. 

2. Risiko Serangan Jantung Meningkat

Pastikan untuk menjaga diri tetap hangat. Tanpa disadari, cuaca bisa memengaruhi kondisi jantung kita, lho. Saat cuaca dingin dan suhu menurun, jantung harus bekerja lebih keras agar tubuh tetap hangat. Namun, hal ini menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah sehingga oksigen yang dikirim ke jantung menurun sehingga bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke. Risiko dari serangan jantung atau stroke bisa dikurangi dengan memiliki asuransi penyakit kritis, lho.

3. Nyeri Sendi

Cuaca dingin dapat menyebabkan rasa nyeri pada sendi karena saat suhu turun, aliran darah akan dialihkan ke organ pusat agar tetap hangat. Saat itu terjadi maka otot dan tendon akan mengencang sehingga tulang lebih kaku. Pastikan untuk berpakaian hangat agar suhu tubuh tidak turun!

4. Kurang Vitamin D

Karena cuaca tidak menentu, pada hari yang dingin maka hari akan lebih pendek dan banyak orang lebih memilih untuk tetap di dalam ruangan sehingga tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup. Dampak dari kekurangan vitamin D adalah otot yang melemah, kondisi tulang yang rapuh, tekanan darah tinggi dan lebih sensitif pada rasa nyeri.

5. Sakit Kepala 

Cuaca bisa memicu timbulnya sakit kepala. Aslinya saat cuaca panas, sakit kepala yang terjadi tidak hanya karena panasnya suhu, lho. Banyak juga faktor cuaca panas yang bisa menimbulkan sakit kepala seperti penurunan tekanan udara, kelembapan udara tinggi serta perubahan dari respon tubuh saat terpapar sinar matahari.

 

Baca Juga: Tidak Hanya untuk Liburan, Kenali Manfaat Kesehatan Air Kelapa

Tips Tetap Sehat Meski Cuaca Tidak Menentu

Pastikan untuk menjaga kesehatan dari risiko kesehatan yang bisa terjadi karena perubahan cuaca. Berikut adalah beberapa tips yang bisa diikuti untuk tetap sehat selama kondisi cuaca tidak menentu!

1. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Bergizi

Menjaga kesehatan dengan memantau yang dikonsumsi adalah salah satu hal yang paling gampang untuk dilakukan. Konsumsi makanan bergizi seperti sayuran dan buah – buahan untuk memperbanyak zat dan vitamin. Pastikan juga untuk mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan yang mengandung pengawet.

2. Tambah Probiotik

Perbanyak konsumsi makanan tinggi probiotik seperti yogurt, kimchi atau kombucha. Makanan tinggi probiotik sangat bagus untuk pencernaan dan menjaga bakteri baik di usus sehingga sel kekebalan tubuh menguat dan mengurangi risiko terkena penyakit.

3. Kurangi Gula

Meskipun gula menjadi hal yang dibutuhkan untuk tubuh, mengonsumsi gula berlebihan bisa menimbulkan penyakit. Pastikan untuk membatasi konsumsi gula hanya sebanyak 2 sendok makan atau 25 gram per hari.

4. Maksimalkan Kebutuhan Cairan

Manfaat air putih bukan hanya menurunkan suhu tubuh saat cuaca panas atau mencegah terjadinya dehidrasi, lho. Memaksimalkan kebutuhan air juga bisa membantu tubuh untuk membuang racun dalam tubuh sehingga tubuh akan terlindungi dari penyakit. Mengonsumsi air juga bisa membantu tubuh untuk menyerap nutrisi lebih baik, lho!

 

Baca Juga: Jaga Makanmu untuk Mencegah Kolesterol Tinggi: 10 Makanan yang Memicu dan Menurunkan Kolesterol

 

5. Konsumsi Lemak Sehat 

Ganti lemak jahat dengan memperbanyak lemak sehat seperti minyak zaitun, ikan laut, biji chia atau kacang – kacangan. Makanan yang mengandung lemak sehat bisa membantu mengurangi peradangan dan membantu tubuh untuk merespon saat sakit. Pastikan juga untuk memasaknya dengan dipanggang atau direbus dan kurangi gorengan.

6. Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri. Lingkungan yang kotor bisa menjadi tempat berkumpul dan berkembang biak virus atau penyakit, karena itu perlu dijaga agar tetap bersih. Tubuh kita juga harus bersih agar tidak ada virus atau penyakit yang nempel.

7. Bergerak dan Olahraga

Terdapat berbagai manfaat olahraga bagi kesehatan tubuh. Rutin berolahraga dan bergerak bisa membantu tubuh tetap bugar dan banyak olahraga rumah yang bisa dilakukan saat cuaca terlalu panas atau tidak bisa keluar rumah saat hujan deras. 

8. Gunakan Pakaian yang Sesuai

Saat cuaca tidak menentu, bawa pakaian berlapis yang gampang untuk dilepas atau pasang. Hal ini memudahkan saat cuaca tiba – tiba menjadi dingin atau menjadi lebih hangat di tengah hari. 

9. Jaga Kesehatan dari Stress

Cegah terjadi stress karena bisa berdampak pada kesehatan tubuh dan menurunkan daya tahan tubuh. Kelola stress dengan lakukan meditasi, olahraga, yoga atau aktivitas yang bisa membuat rileks

 

Meski terlihat sepele, cuaca bisa meninggalkan dampak besar pada kesehatan kita, karena itu kita harus menjaga kesehatan dengan mengaplikasikan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi, aktif dan mendapatkan istirahat yang cukup. Tingkatkan juga proteksi kesehatan dengan asuransi kesehatan menyeluruh dari Super You, 

Artikel Terkait