makanan mengandung vitamin D

Vitamin D menjadi salah satu vitamin penting untuk menjaga kesehatan. Terutama bila kita lihat dari perspektif pandemi, vitamin D dapat menjaga sistem imun kita agar lebih kuat menghadapi virus. Tapi, sebenarnya apa sih itu vitamin D? Apa Manfaat Vitamin D? Dan bagaimana kita bisa memenuhi kebutuhan vitamin D kita?

Manfaat Vitamin D itu apa sih?

Vitamin D adalah sebuah kelompok vitamin yang dapat larut dalam lemak. Vitamin ini salah satunya mempunyai tanggung jawab untuk meningkatkan penyerapan kalsium, magnesium, dan fosfat pada usus. Di manusia pun, manfaat vitamin D paling penting adalah vitamin D2 dan D3.

Selain penyerapan kalsium, magnesium, dan fosfat, manfaat vitamin D  mempunyai arti lain. Misalnya saja:

  • Menjaga kesehatan tulang dan gigi;
  • Mendukung kerja fungsi otak dan sistem saraf;
  • Mengatur kadar insulin dan mencegah diabetes;
  • Mendukung kerja fungsi paru dan jantung.

Apa yang Terjadi Jika Kekurangan Vitamin D atau Kelebihan?

Kelebihan vitamin D dapat menyebabkan berbagai efek samping, misalnya rasa mual atau ingin muntah, mudah lelah, hingga irama jantung yang tidak stabil. Tetapi kasus ini jarang terjadi. Kebanyakan orang lebih sering mengalami kekurangan vitamin D.

Pada akhirnya, kekurangan vitamin D mempunyai lebih banyak efek samping yang buruk, antara lain:

  • Masalah dengan tulang dan gigi;
  • Mudah merasa lelah;
  • Rentan untuk mengalami obesitas atau berat badan berlebih;
  • Melunaknya atau rapuhnya tulang pada ibu hamil;
  • Kelainan tulang pada janin.

Maka dari itu, kita perlu sinar matahari untuk mendapatkan vitamin D. Pada umumnya, kamu membutuhkan 600 IU (international units) dari vitamin D per harinya. Untuk lansia di atas 70 tahun, perlu 800 IU.

Selain dari matahari, kamu juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin D melalui makanan. Berikut adalah beberapa makanan yang mengandung vitamin D.

Baca Juga :

13 Jenis Makanan yang Mengandung Vitamin D

1. Ikan

Beberapa jenis ikan ternyata kaya akan vitamin D lho! Berikut adalah beberapa jenis ikan yang mengandung vitamin D cukup tinggi, guna memenuhi kebutuhan asupan harian kamu:

  • Salmon, dimana 100 gramnya mengandung sekitar 500 IU.
  • Sarden, bahkan 1 kaleng sarden mengandung sekitar 170 IU.
  • Halibut, dimana setengah filletnya mengandung sekitar 380 IU.
  • Makarel, dimana setengah filletnya mengandung sekitar 360 IU.
  • Tuna, bahkan 1 kaleng tuna berisi 100 gram mengandung sekitar 260 IU. Selain itu, tuna juga mengandung niasin dan vitamin K.
  • Ikan Todak (swordfish), dimana 100 gramnya saja mengandung sekitar 660 IU.

asuransi rawat inap jalan

2. Minyak Ikan

Tidak hanya daging ikan, minyak ikan pun juga mengandung vitamin D. Jadi jika kamu tidak terlalu menyukai rasa ikan, kamu pun bisa meminum suplemen yang terbuat dari minyak ikan.

Sekitar 1 sdt minyak ikan saja sudah mengandung sekitar 450 IU vitamin D. Kamu pun juga bisa mendapatkan vitamin A dan asam lemak omega-3 dari minyak ikan yang baik untuk kesehatan tubuh.

3. Kuning Telur 

Tidak diragukan lagi, telur sebagai sumber protein memang mengandung banyak vitamin dan mineral penting bagi tubuh. Tak terkecuali vitamin D, dimana kuning telur dalam satu butir dapat mengandung sekitar 40 IU.

Namun, sayangnya kadar ini bisa berubah. Biasanya faktor penyebabnya adalah jenis pakan ayam, serta berapa sinar matahari yang diterima oleh induk ayam. Kedua faktor ini dapat melipatkaligandakan kandungan vitamin D dalam kuning telur hingga lebih dari 5000 IU lho. Karena dari itu, ketahui dulu jenis telur yang kamu beli.

4. Jamur 

Bagaimana kalau tidak makan daging? Tenang, kamu masih bisa memenuhi kebutuhan vitamin D harian kamu dengan memakan jamur. Namun, berbeda dengan hewan, jamur hanya mengandung vitamin D2, bukan D3.

Walaupun demikian, jamur tetap bisa mempunyai kadar vitamin D yang tinggi. 100 gramnya saja mempunyai lebih dari 2000 IU. Biasanya jamur liar pun lebih tinggi vitamin D-nya daripada yang memang dibudidayakan.

Artikel Terkait