makanan untuk penderita tipes

Penyakit tipes (disebut juga demam tifoid) adalah salah satu penyakit umum yang disebabkan oleh bakteri. Infeksi ini terjadi karena adanya konsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi bakteri. Maka dari itu, menjaga makanan untuk penderita tipes merupakan hal yang sangat penting dalam fase penyembuhan.

Yuk, simak artikelnya untuk mencari tahu lebih tentang penyakit tipes, serta anjuran dan pantangan makanan untuk penderita tipes.

 

Penyebab dan Gejala Tipes

Penyakit tipes disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Kamu bisa terinfeksi bakteri ini melalui makanan atau minuman yang sudah dipegang oleh penderita tipes lainnya bila tidak melakukan protokol kesehatan.

Biasanya, gejala tipes akan muncul dalam beberapa minggu setelah terinfeksi bakteri. Gejala yang muncul termasuk:

  • Demam tinggi
  • Pembengkakan pada perut
  • Sakit kepala
  • Menggigil
  • Turunnya berat badan
  • Diare / sakit perut
  • Rasa lemas atau lelah

 

Baca Juga : Jenis-jenis Penyakit Infeksi yang Sering Terjadi

 

Jenis Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Tipes 

Karena sakit perut umum dirasakan sebagai salah satu gejala tipes, makanan yang dipilih untuk orang tipes sebaiknya ringan dan mudah dicerna. Biasanya makanan untuk sakit tipes juga mempunyai rasa yang hambar karena lebih mudah dicerna, serta memperkuat imunitas tubuh.

Berikut pilihan menu makanan bagi penderita tipes:

  • Makanan berkarbohidrat tinggi yang lunak. Jenis makanan ini bisa membantu mengembalikan stamina tubuh pasien. Contohnya adalah bubur, bubur sereal, kentang panggang atau bakar, serta telur rebus.
  • Makanan tinggi kalori. Jenis makanan ini bisa membantu memberikan energi serta mencegah turunnya berat badan akibat demam. Contohnya adalah kentang rebus, nasi tim, pisang, dan pasta.
  • Air dan buah yang kandungan airnya tinggi. Jenis makanan dan minuman ini bisa membantu mengembalikan kandungan air dalam tubuh yang terkuras saat demam. Contoh minuman yang dianjurkan adalah jus buah, air kelapa muda, kaldu sayur, dan minuman berelektrolit. Selain itu, kamu juga bisa mengkonsumsi buah yang cocok untuk tipes, yaitu buah yang kaya akan air, seperti anggur, semangka, dan aprikot.
  • Produk olahan susu. Jenis makanan ini membantu asupan protein yang cukup bagi tubuh. Contoh menu makanan yang bisa dianjurkan adalah yoghurt, telur, dan susu.

 

Pantangan Makanan untuk Penderita Tipes

Selain mengkonsumsi makanan yang dianjurkan untuk pasien tipes, pastikan kamu juga tidak makanan yang dapat memperparah kondisi pasien tipes. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang menjadi pantangan untuk penderita tipes.

  • Sayuran mentah. Beberapa jenis sayur dapat menyebabkan perut terasa kembung. Antara lain, kol, kubis, paprika, cabai, hingga lobak. 
  • Kandungan serat tinggi. Tingginya serat dapat mempersulit pencernaan. Contohnya pada roti gandum dan sereal whole grains.
  • Makanan berminyak. Makanan yang mengandung banyak minyak dapat memperparah radang yang ada di dalam saluran pencernaan. Terutama untuk gorengan dan mentega.
  • Makanan berempah. Semua makanan yang mengandung rempah, bumbu, dan makanan pedas dapat menyebabkan peradangan pada usus. Karena itu, ada baiknya kamu menghindari bubuk cabai, cabai rawit, paprika, sambal, cuka, dan berbagai saus yang digunakan dalam salad.

Tips lainnya yang bisa kamu terapkan adalah hindari untuk jajanan makan di jalan untuk sementara. Selain itu, ada baiknya kamu membagi porsi makanan menjadi lebih kecil dan lebih sering untuk memudahkan pencernaan. Disarankan kamu juga menghindari makan es krim yang mempunyai rasa.

super strong

Bagaimana cara lain mencegah tipes?

Selain menjaga makanan, kamu juga bisa menghindari sakit tipes melalui protokol berikut.

  • Suntik vaksin untuk tipes.
  • Jaga kebersihan pribadi, seperti sering mencuci tangan.
  • Minum minuman kemasan atau minuman yang sudah dimasak.
  • Kurangi atau hindari jajan sembarangan.

Kamu juga bisa mulai mengantisipasi risiko tipes dengan mendapatkan asuransi kesehatan keluarga. Di asuransi online Super You, kamu bisa mendapatkannya dengan harga terjangkau, yaitu mulai dari Rp39.500 per bulan saja. Manfaat yang kamu dapatkan berubah santunan harian rawat inap, sehingga kamu bisa memakainya bersamaan dengan asuransi dari kantor, BPJS Kesehatan, dan asuransi kesehatan lainnya.

SHARE Super you Facebook Super you instagram

Artikel Terkait Lainnya