Methylprednisolone

Teman SUPERjuangan, apa kamu pernah mendengar methylprednisolone? Kalau belum pernah, kemungkinan kamu akan bertanya, methylprednisolone obat apa? Obat methylprednisolone juga sering disebut sebagai obat dewa, yang dapat mengobati berbagai macam penyakit, seperti radang, alergi, hingga gangguan pada mata.

Methylprednisolone merupakan obat kategori kortikosteroid. Obat dengan kategori tersebut ternyata memiliki potensi untuk penanganan COVID-19 lho. Bahkan, Surviving Sepsis Campaign merekomendasikan penggunaannya pada pasien yang mengalami acute respiratory distress syndrome (ARDS).

Meski pandemi COVID-19 telah berubah menjadi fase endemik, kemanjuran obat dengan kategori kortikosteroid ini telah terbukti. Termasuk obat methylprednisolone, mampu menekan disfungsi imun penyebab terjadinya badai sitokin pada pasien COVID-19.

Obat methylprednisolone tersedia di banyak apotek, tapi bukan berarti penggunaan obat methylprednisolone itu bebas, guys. Pastikan kamu sudah memahami terlebih dahulu kegunaan obat methylprednisolone, dosis methylprednisolone, juga dengan efek samping methylprednisolone. Tentu SuperMin akan membantu kamu dalam artikel ini, so keep reading ya!

methylprednisolone

Obat Methylprednisolone

Obat Methylprednisolone

Obat methylprednisolone merupakan obat kortikosteroid atau glukokortikoid sintetis. Tapi, apa sih kortikosteroid itu?

Kortikosteroid adalah senyawa kimia yang memiliki struktur mirip hormon steroid di dalam tubuh kita. Hormon steroid akan mengatur proses metabolisme dalam tubuh, termasuk penyimpanan glukosa, penyimpanan glikogen, serta menjaga tekanan darah tetap normal. Hormon steroid juga secara alami membantu tubuh agar dapat bertahan menghadapi perubahan lingkungan dan infeksi.

Ketika tubuh kita terinfeksi, fungsi obat methylprednisolone sebagai anti-inflamasi yang bekerja dengan cara menghambat senyawa sitokin dan zat lain pemicu peradangan pada tubuh. Misalnya, radang sendi, radang usus, atau radang asma, termasuk gejala peradangannya, seperti nyeri dan bengkak akan berangsur mereda. 

Selain itu, fungsi obat methylprednisolone juga sebagai imunosupresan, yang mana mampu menekan reaksi sistem imun berlebihan yang dapat menyebabkan alergi. Jadi, kegunaan obat methylprednisolone adalah menambah kadar steroid di dalam tubuh yang mengalami kondisi-kondisi tersebut.

Baca juga: Inilah Cara Menggunakan Cetirizine yang Benar!

Manfaat Obat Methylprednisolone

Guys, kalian tau nggak kalau kesalahan umum masyarakat Indonesia yang justru menggunakan obat methylprednisolone untuk mengobati radang tenggorokan. Loh, fungsi obat methylprednisolone bukannya memang mengobati peradangan?

Perlu diingat bahwa obat methylprednisolone golongan steroid ini berfungsi sebagai imunosupresan. Fungsi obat methylprednisolone tersebut dapat menekan reaksi sistem imun. Nah, obat methylprednisolone hanya boleh digunakan jika penyebab radang tenggorokan adalah bakteri. Sedangkan, hampir 70 persen penyebab radang tenggorokan adalah virus, guys!

Peradangan pada tenggorokan yang disebabkan oleh virus, penyembuhannya akan dibantu oleh sistem imun tubuh kita. Karena itu, jika kita menggunakan obat methylprednisolone justru akan balik menyerang sistem imun tubuh kita sehingga terjadi penurunan fungsi kekebalannya, guys!

Jadi, apa aja sih manfaat obat methylprednisolone? Yuk, simak beberapa kondisi yang dapat ditangani oleh methylprednisolone di bawah ini!

Manfaat obat methylprednisolone untuk gangguan endokrin:

  • hiperkalsemia terkait kanker
  • insufisiensi adrenokortikal primer atau sekunder
  • hiperplasia adrenal kongenital
  • tiroiditis non supuratif

Manfaat obat methylprednisolone untuk gangguan hematologi:

  • leukemia
  • anemia hemolitik autoimun
  • anemia hipoplastik kongenital
  • erythroblastopenia
  • idiopathic thrombocytopenic purpura pada pasien dewasa

Manfaat obat methylprednisolone untuk gangguan saraf dan otak:

  • multiple sclerosis
  • trikinosis
  • tuberkulosis meningitis

Manfaat obat methylprednisolone untuk gangguan pernapasan: 

  • radang asma
  • tuberkulosis paru
  • rhinitis alergi
  • sarkoidosis simptomatik
  • beriliosis
  • sindrom loeffler

Manfaat obat methylprednisolone untuk gangguan kolagen:

Manfaat obat methylprednisolone untuk gangguan mata:

  • neuritis optik
  • uveitis
  • choroiditis posterior difus
  • oftalmia simpatis
  • iritis
  • keratitis
  • korioretinitis
  • iridosiklitis
  • konjungtivitis alergi

Manfaat obat methylprednisolone pada penyakit kulit:

  • eksim
  • psoriasis akut
  • pemfigus
  • dermatitis seboroik atau eksfoliatif
  • dermatitis bulosa herpetiformis

Manfaat obat methylprednisolone untuk penyakit rematik:

  • artritis reumatoid
  • psoriatik arthritis
  • osteoarthritis
  • sinovitis
  • bursitis
  • ankylosing spondylitis
  • epikondilitis
  • gout akut

Manfaat obat methylprednisolone lainnya:

  • reaksi alergi parah
  • mencegah reaksi penolakan transplantasi organ

Efek Samping Methylprednisolone

Efek Samping Methylprednisol

Setelah minum obatnya, kok perut rasanya kembung banget lho, apakah itu efek samping methylprednisolone?

Kita akan sangat jarang menemukan obat yang bereaksi cukup selektif pada satu target saja, itu artinya hampir semua obat memiliki efek samping. Hal ini disebabkan oleh obat yang bekerja pada suatu reseptor tertentu (target sasaran pengobatan) terdistribusi luas dalam berbagai jaringan atau saling berkaitan pada tubuh kita.

Efek samping ini merupakan reaksi yang tidak diharapkan ketika kita mengonsumsi suatu obat. Kemunculan efek samping pada obat biasanya dapat dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, berat badan, dan kondisi kesehatan kita secara menyeluruh, guys! Jadi, bisa saja beberapa orang hampir tidak merasakan efek sampingnya.

Begitu juga dengan efek samping methylprednisolone. Jadi, selain kita memahami methylprednisolone obat apa, kita juga perlu mengenali apa aja sih efek samping methylprednisolone. Apalagi obat methylprednisolone termasuk obat keras yang memerlukan resep dokter lho. 

Kalau pipi kamu membengkak karena minum methylprednisolone, itu artinya kamu mengalami namanya moon face. Moon face ternyata salah satu efek samping methylprednisolone yang paling dihindari lho. Tapi, efek samping methylprednisolone moon face ini hanya terjadi jika mengonsumsi methylprednisolone dalam jangka panjang ya.

Selain itu, kemungkinan lain dari efek samping methylprednisolone sebagai berikut!

  • Pusing atau sakit kepala
  • Mual atau muntah
  • Perut kembung atau maag
  • Mudah berkeringat
  • Luka yang tak kunjung sembuh
  • Kesulitan tidur
  • Peningkatan nafsu makan
  • Penimbunan lemak
  • Perubahan mood
  • Kulit kering, kusam, timbul jerawat
  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Rambut yang menipis atau rontok

Bahaya Methylprednisolone

Teman SUPERjuangan, efek samping methylprednisolone di atas mungkin nggak perlu perhatian medis yang segera. Tapi, methylprednisolone termasuk jenis obat keras, jika digunakan dalam jangka panjang dengan dosis yang tinggi, justru akan mengalami efek samping methylprednisolone yang lebih serius.

Nah, efek samping methylprednisolone tersebut dikhawatirkan menjadi berbahaya. Jadi, kalau kamu menemukan beberapa gejala berikut ini setelah mengonsumsi methylprednisolone, sebaiknya konsultasikan dengan dokter ya!

  • Detak jantung tak teratur
  • Napas pendek, berisik, atau sesak
  • Kesemutan, mati rasa
  • Kesulitan berpikir, berbicara, bahkan berjalan
  • Penurunan jumlah urine, feses hitam atau berdarah
  • Penglihatan kabur, bahkan mata katarak
  • Depresi berat
  • Miopati akut
  • Pankreatitis
  • Potasium rendah
  • Hipertensi

Kontra Interaksi Methylprednisolone

Pada kondisi tertentu, methylprednisolone tidak boleh dikonsumsi dengan beberapa obat lainnya karena akan menimbulkan masalah kesehatan yang baru. Hal inilah yang disebut kontra interaksi. Nah, kontra interaksi methylprednisolone yang perlu diperhatikan antara lain sebagai berikut.

  • Pemberian methylprednisolone dapat menurunkan fungsi dan efektivitasnya apabila digunakan bersama vaksin hidup.
  • Methylprednisolone dapat menurunkan proses pembersihan apabila bersama antibiotik macrolide.
  • Methylprednisolone dapat meningkatkan risiko kejang jika diberikan dalam waktu yang sama dengan siklosporin.
  • Methylprednisolone dapat meningkatkan risiko efek saluran pencernaan jika diberikan bersamaan dengan NSAID atau jenis aspirin lainnya.
  • Pemberian obat methylprednisolone dapat meningkatkan hipokalemia apabila digunakan bersama amphotericin B atau diuretik.
  • Dan lainnya!

Aturan Pakai Methylprednisolone

Aturan Pakai Methylprednisolone

Nah, setelah memahami methylprednisolone obat apa, fungsi dan kegunaan obat methylprednisolone, efek samping methylprednisolone, serta kontra interaksi obat methylprednisolone, penting banget nih untuk memperhatikan aturan pakai obat methylprednisolone. Seperti, dosis methylprednisolone dan cara tepat mengonsumsi methylprednisolone. Simak penjelasan di bawah ini!

1. Dosis Methylprednisolone

Pemberian dosis methylprednisolone tergantung pada penyakit yang akan diobati sehingga kegunaan obat methylprednisolone dapat bekerja maksimal. Dosis methylprednisolone juga dipengaruhi pada cara pemberian obat methylprednisolone. Dosis methylprednisolone secara umum sebagai anti-inflamasi dan imunosupresan seperti di bawah ini!

  • Bentuk tablet atau suspensi untuk dewasa

Pada pengobatan pertama, dosis methylprednisolone yang dibutuhkan adalah 4 mg – 60 mg per hari. Sedangkan, pada kondisi yang sudah parah dapat diberikan dosis methylprednisolone yang lebih tinggi hingga 100 mg per hari. Dosis methylprednisolone untuk dewasa bisa terbagi menjadi tiga kali sehari.

  • Bentuk tablet atau suspensi untuk anak-anak

Dosis methylprednisolone untuk anak-anak dapat dimulai 0.5 mg – 1.7 mg per hari per kilogram berat badan anak. Dosis methylprednisolone untuk anak ini bisa terbagi menjadi 6 sampai 12 jam sekali selama 3 hari.

  • Bentuk suntik untuk dewasa atau anak-anak

Dosis methylprednisolone dalam bentuk suntik, baik untuk dewasa atau anak-anak akan bergantung pada penyakit yang dideritanya. Dengan dosis methylprednisolone yang tidak jauh berbeda, pemberian methylprednisolone melalui suntikan ke otot, sendi, pembuluh darah, bahkan langsung pada bagian yang sakit.

Baca juga: Rekomendasi 16 Obat Gusi Bengkak

2. Peringatan Methylprednisolone

Teman SUPERjuangan, supaya fungsi obat methylprednisolone optimal, peringatan mengonsumsi methylprednisolone ini perlu kamu lakukan ya! Apa saja itu?

  • Ceritakan pada dokter mengenai kondisi kesehatan kamu

Kamu perlu memberitahu dokter mengenai keseluruhan riwayat penyakit dan kondisi kesehatan kamu saat ini. Misalnya, pernah terkena penyakit autoimun, sedang dalam kondisi hamil atau menyusui. Hal tersebut akan membantu kamu terhindar dari efek samping methylprednisolone, bahkan yang serius.

  • Minum methylprednisolone sesuai dosis dan petunjuk yang dianjurkan

Minum methylprednisolone dengan dosis dan petunjuk yang dianjurkan dokter saja. Ketika minum obat methylprednisolone dalam bentuk tablet, sertai dengan minum air putih yang cukup. Sementara itu, ketika minum obat methylprednisolone dalam bentuk suspensi, kocok botol terlebih dahulu.

  • Pastikan penggunaan methylprednisolone selalu tepat waktu

Selain sesuai dosis methylprednisolone yang dianjurkan, pastikan juga kamu minum obat methylprednisolone sesuai jadwal. Jika sedikit lewat dari waktu yang sudah ditetapkan, jangan tunda, apalagi menggandakan dosisnya.

  • Konsumsi methylprednisolone dengan makanan lain

Untuk menghindari munculnya masalah pencernaan, terutama kamu yang memiliki penyakit maag, pastikan juga untuk mengisi perut kamu. Jadi, tidak masalah kok mengonsumsi obat methylprednisolone bersamaan dengan makanan lain, guys.

  • Simpan methylprednisolone di tempat yang sejuk

Hindari methylprednisolone dari paparan sinar matahari langsung, sebaiknya kamu menyimpan obat methylprednisolone di tempat yang kering dan sejuk ya.

  • Stop kalau timbul efek samping methylprednisolone yang berbahaya

Guys, peringatan methylprednisolone terakhir ini nggak boleh diabaikan ya. Berhenti mengonsumsi methylprednisolone kalau mulai menimbulkan ciri-ciri efek samping yang berbahaya dan segera periksakan diri ke dokter!

Itulah seputar methylprednisolone yang perlu Teman SUPERjuangan tahu! Mengingat kegunaan methylprednisolone sangatlah besar, tapi biaya yang kamu perlukan untuk proses penyembuhannya juga nggak sedikit lho. Nah, Super You punya solusinya melalui asuransi kesehatan. Bayar premi mulai Rp4.500 per hari, Super Easy Health bisa melindungi dari risiko penyakit dan keuangan kamu!

Artikel Terkait