penyakit akibat alkohol

Mungkin kamu sudah mengetahui bahwa minum alkohol terlalu banyak itu berbahaya. Namun, mungkin artikel ini bisa jadi pengingat kamu untuk menjaga konsumsi alkohol berlebihan. Pasalnya, konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan hubungan dengan orang lain.

Jika kamu sudah kecanduan alkohol, maka ada baiknya kamu mengetahui efek samping agar kamu bisa mencoba untuk mengontrol diri. Yuk simak artikelnya!

 

Kapan alkohol menjadi berbahaya?

Alkohol sudah berbahaya bila kamu mengkonsumsinya dalam jumlah yang banyak, serta sering dilakukan. Dilansir oleh Vox, batas untuk konsumsi minuman alkohol demi menjaga kesehatan adalah 1 gelas untuk perempuan dan 1 gelas untuk laki-laki. Segelas didefinisi sebagai 14 gram alkohol murni. Karena itu, kamu juga perlu mempertimbangkan persentase alkoholnya.

Berikut contoh batas maksimal minuman beralkohol sesuai jenisnya:

  • Bir ringan (3%): 600 mL
  • Bir hitam (7.5%): 240 mL
  • Anggur putih (14%): 128 mL
  • Sake (15%): 120 mL
  • Anggur merah (19%): 95 mL
  • Soju (20%): 90 mL
  • Whiskey, vodka, tequila (40%): 45 mL

Periksa kembali merk minuman yang kamu konsumsi. Nyatanya bisa jadi ada sake yang memiliki konsentrasi alkohol yang lebih tinggi yaitu 20% atau soju dengan konsentrasi alkohol yang lebih rendah yaitu 17% misalnya.

Jika kamu mengonsumsi lebih dari batas yang sudah ditentukan dan dikonsumsi setiap hari, maka kamu dapat mempunyai risiko lebih lanjut dari efek minum alkohol.

Efek Minum Alkohol

Efek jangka pendek

Efek jangka pendek dari kebanyakan mengonsumsi alkohol adalah mabuk. Namun, mabuk sendiri mempunyai manifestasi atau implikasi yang berbeda-beda pada kesehatan, antara lain:

  1. Melantur
  2. Mengantuk
  3. Muntah
  4. Diare
  5. Sakit perut
  6. Sakit kepala / pusing
  7. Sesak napas
  8. Hilangnya / Berkurangnya penglihatan dan pendengaran
  9. Pengambilan keputusan yang salah
  10. Kehilangan koordinasi tubuh
  11. Pingsan / kehilangan kesadaran
  12. Anemia (Kurangnya sel darah merah)
  13. Hilang ingatan sementara (disebut juga blackout)
  14. Risiko yang tidak disengaja, seperti kecelakaan, jatuh, kebakaran, atau tenggelam
  15. Risiko yang disengaja, seperti kekerasan seksual atau kekerasan rumah tangga

Hal ini disebabkan karena alkohol mempunyai efek samping sebagai stimulan (membuat jantung berdebar, memberi efek bahagia) sekaligus depresan (memperlahan detak jantung, menenangkan, membuat ngantuk).

Jaga Kesehatan Kamu dengan Perlindungan Asuransi Super You.
Premi Mulai Rp 30 ribuan

Efek jangka panjang

Efek jangka panjang ini bisa berakibat dari konsumsi alkohol berlebihan yang dilakukan terus-menerus. Kebanyakan dari efek jangka panjang berupa masalah kesehatan, seperti:

  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit jantung
  • Stroke
  • Kerusakan saraf
  • Penyakit hati
  • Gastritis (pembengkakan pada dinding lambung)
  • Pankreatitis (pembengkakan pada pankreas)
  • Diabetes (kerusakan pankreas menyebabkan produksi insulin rendah)
  • Kanker mulut dan tenggorokan
  • Kerusakan saraf
  • Kerusakan permanen pada otak
  • Kekurangan vitamin B yang menyebabkan amnesia dan disorientasi
  • Gangguan seksual
  • Keracunan alkohol

Namun selain masalah kesehatan, ada juga beberapa efek samping alkohol yang tidak berhubungan dengan kesehatan, antara lain:

  • Penurunan / hilangnya produktivitas
  • Penurunan kreativitas
  • Hilangnya memori
  • Kesulitan belajar
  • Masalah keluarga / rumah tangga
  • Kecanduan / ketergantungan alkohol

Mengingat betapa berbahayanya efek jangka pendek maupun panjang dari minum alkohol secara berlebihan, ada baiknya kita mengontrol diri. Bila kamu merasa bahwa kamu terlalu banyak mengonsumsi alkohol, kamu bisa mencoba untuk mengatasinya dengan cara berikut.

Baca Juga : Daftar Penyakit yang Besar Biaya Pengobatannya

Cara mengatasi kecanduan alkohol

1. Cari tahu bagaimana kamu minum 

Tanyakan pada dirimu, “Berapa banyak aku minum?” Dengan begitu, kamu bisa menentukan apakah itu sudah di luar batas normal atau tidak.

Selain itu, tanyakan juga kepada dirimu, “Kenapa sih aku minum?” Pasalnya, banyak orang yang minum demi mengurangi kesedihan, rasa sakit secara emosional, dan stres. Mengetahui penyebab kamu minum alkohol, seperti masalah rumah tangga, masalah kantor, atau lainnya, bisa membantu kamu melihat bahwa ada alternatif lain untuk menyelesaikan masalah tersebut secara produktif.

2. Bicarakan masalahnya

Bicarakan masalah ketergantunganmu kepada keluarga dan teman. Dengan begitu, kamu bisa mendapat dukungan moral. Selain itu, kamu juga bisa mencoba untuk mencari support group atau komunitas yang membantu kamu berhenti. 

Selain itu, belajarlah untuk bilang tidak saat diajak minum. Kamu bisa mencoba berkata “aku tidak mau minum demi menjaga kesehatan” atau sekedar “aku tidak bisa”. Bila kamu cukup dekat dengan orang tersebut, kamu bisa berkata bahwa “aku ingin berhenti minum alkohol agar aku bisa fokus mencari cara lain untuk melalui masalah yang sedang kualami.”

3. Ubah suasana

Kamu bisa mengubah suasana dengan membuang / jual semua alkohol yang kamu punya di rumah, mencari minuman favorit baru atau permen untuk mengatasi bila kamu mempunyai perasaan ingin minum, atau pun mencoba kebiasaan baru yang lebih sehat, antara lain:

  • Menulis jurnal harian
  • Berolahraga
  • Membaca buku
  • Memasak
  • Menjadi sukarelawan
  • Dan lainnya!

Baca Juga : Jenis Penyakit Akibat Kerja yang Umum Terjadi

Antisipasi Risiko Alkohol

Selain mengatasi dengan berhenti meminum alkohol, kamu juga harus bisa mengurangi risiko terserang penyakit akibat alkohol. Caranya adalah dengan memulai gaya hidup dan pola makan yang sehat, minum dan makan yang cukup, dan tidur yang teratur.

Kamu juga bisa mengantisipasi risiko terserang penyakit akibat alkohol secara finansial. Caranya adalah dengan mendapatkan perlindungan asuransi online dari Super You by Sequis Online.

Dengan hanya Rp28.500 per bulan, kamu bisa mendapatkan perlindungan asuransi penyakit kritis Super Strong yang melindungi kamu dari risiko penyakit jantung, stroke, dan kanker. Selain itu, Super Strong juga memiliki perlindungan asuransi jiwa lho. Yuk, antisipasi risiko alkohol sekarang!

SHARE

Artikel Terkait Lainnya