makanan untuk penderita tipes

Tipes (Tifus)

Penyakit tipes (disebut juga demam tifoid) adalah salah satu penyakit umum yang disebabkan oleh bakteri. Infeksi ini terjadi karena adanya konsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi bakteri. Maka dari itu, menjaga makanan untuk penderita tipes merupakan hal yang sangat penting dalam fase penyembuhan.

Yuk, simak artikelnya untuk mencari tahu lebih tentang penyakit tipes, serta anjuran dan pantangan makanan untuk penderita tipes.

 

Apa Saja Gejala Tipes

Penyakit tipes disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Kamu bisa terinfeksi bakteri ini melalui makanan atau minuman yang sudah dipegang oleh penderita tipes lainnya bila tidak melakukan protokol kesehatan.

Biasanya, gejala tipes akan muncul dalam beberapa minggu setelah terinfeksi bakteri. Gejala yang muncul termasuk:

1. Demam Tinggi

Jika kamu terkena tipes maka akan merasakan gejala demam disertai suhu badan yang tinggi mencapai 40°C. Demam ini cenderung akan lebih parah di malam hari.

2. Berkurang Nafsu Makan

Gejala tipes yang kedua adalah kehilangan nafsu makan. Hal ini disebabkan antibodi yang melawan bakteri dan adanya infeksi. Tubuh pun akan mengeluarkan hormon leptin yang membuat kamu gak nafsu makan. Baca juga, 7 makanan bergizi saat nafsu makan berkurang.

3. Berkeringat Lebih

Tubuh yang mengalami demam karena tipes juga dapat membuat kamu akan berkeringat lebih dari biasanya. Hal ini merupakan cara tubuh menetralisir suhu dan mengeluarkan panas dari dalam tubuh kamu sehingga gak heran akan mengalami keringat berlebih.

4. Diare

Infeksi Salmonella Typhi umumnya akan mengakibatkan diare. Namun pada banyak kasus akan lebih sering mengakibatkan sembelit.

5. Dehidrasi Tubuh

Dikarenakan kamu mengalami diare atau sembelit maka secara langsung mengakibatkan tubuh mengeluarkan cairan secara berlebih. Akibatnya, tubuh akan mudah lelah. Hal ini tentu membuat tubuh kamu memerlukan cukup cairan tubuh. Ketahui juga 6 manfaat minum air putih untuk tubuh.

6. Batuk Bronkitis

Pada kasus tipes kamu mungkin akan mengalami batuk kering namun jika kondisi tubuh sudah akut, bisa saja kamu akan mengalami batuk bronkitis. Gejala ini seperti rasa sesak dan bengek saat bernafas. Yuk, baca 9 cara mengatasi sesak nafas.

7. Nyeri Otot

Ciri-ciri tipes yang lain adalah nyeri otot pada bagian-bagian tubuh. Nyeri otot ini cenderung muncul selama atau setelah kamu melakukan aktivitas tertentu.

8. Merasa Mual

Yang terakhir mungkin kamu rasakan adalah mual. Hal ini karena bakteri penyebab tipes menginfeksi lambung dan dinding usus sehingga perut kamu merasa gak nyaman menyebabkan kamu merasa mual.

 

Jenis-jenis Tipes

1. Tipes Epidemik

Tipes jenis ini terjadi di Amerika, Afrika, dan juga Tiongkok. Bila mengalami tipes epidemik maka dapat berisiko untuk terinfeksi kembali di kemudian hari.

2. Tipes Murin

Tipes murin atau tipes endemik juga terjadi di Amerika khususnya di wilayah California, Texas, dan Hawai. Bakteri penyebab tifus endemik ini dapat menular melalui kutu pada tikus. Jenis tipes ini jarang ditemui menyebabkan infeksi berulang.

3. Tipes Scrub

Jenis tipes ini ditemukan di negara-negara bagian Asia Pasifik seperti Indonesia, Korea, Thailand, dan Tiongkok. Tipes jenis scrub adalah tipes yang berbahaya dan dapat menyebabkan gagal organ bila tidak mendapat penanganan.

 

Jika Sudah Terkena Gejala, Ini Cara Mengatasi Tipes

Selain menjaga makanan, kamu juga bisa menghindari sakit tipes melalui protokol berikut.

  • Suntik vaksin untuk tipes.
  • Jaga kebersihan pribadi, seperti sering mencuci tangan.
  • Minum minuman kemasan atau minuman yang sudah dimasak.
  • Kurangi atau hindari jajan sembarangan.

Kamu juga bisa mulai mengantisipasi risiko tipes dengan mendapatkan asuransi kesehatan atau asuransi penyakit menular. Di Super You, kamu bisa mendapatkannya dengan harga terjangkau, yaitu mulai dari Rp39.500 per bulan saja.