penyebab panas dalam

Panas dalam termasuk salah satu kondisi awal yang biasa dirasakan oleh seseorang ketika ada suatu penyakit di dalam tubuhnya.

Pasti Anda sudah paham jika nyeri tenggorokan, sariawan, bibir pecah-pecah adalah gejala panas dalam. Padahal, panas dalam atau kondisi yang Anda rasakan ini adalah gejala dari suatu penyakit yang mempengaruhi tenggorokan. Jadi secara medis, penyebab panas dalam bukanlah penyakit melainkan kumpulan dari berbagai kondisi dari suatu penyakit.

1. Gejala Umum Pada Panas Dalam

Setiap orang pasti berada di kondisi ini ketika mengalami gejala panas dalam, yaitu:

  • Tenggorokan sakit saat menelan (baca juga apa itu penyakit difteri)
  • Sariawan
  • Bibir kering hingga pecah-pecah
  • Tenggorokan panas dan kering
  • Badan mulai demam
  • Diare
  • Dada terasa terbakar
  • Badan terasa nyeri

2. Apa Penyebab Panas Dalam?

Setiap kali kondisi tubuh mulai tidak enak (kurang fit), tentu ada penyebab yang mendasari hal tersebut terjadi. Dalam dunia medis, ciri ciri panas dalam muncul ketika adanya penyakit di dalam tubuh yang menyebabkan terjadinya peradangan. Berikut ini beberapa penyakit penyebab panas dalam.

Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan atau dalam sisi medis disebut faringitis adalah penyakit yang menyerang peradangan disebabkan oleh virus atau bakteri. Salah satu penyebab panas dalam dikarenakan pola makan yang tidak teratur. Misalnya, Anda sering mengkonsumsi snack yang mengandung MSG ataupun terlalu banyak mengonsumsi minuman yang mengandung pemanis buatan. Jika Anda mengidap penyakit ini, selain tenggorokan terasa sakit, panas, dan kering, Anda juga disertai dengan gejala flu, seperti batuk, demam, sakit kepala, dan kelelahan.

Asam Lambung Naik

Penyebab panas dalam lainnya adalah naiknya kadar asam lambung pada tubuh juga bisa memicu munculnya peradangan. Biasanya jika gangguan asam lambung ini sudah menyerang, Anda akan mengalami sakit dan perih pada perut, bagian dekat dada terasa terbakar, hingga rasa tidak nyaman dan mengganjal pada tenggorokan.

Gangguan Pencernaan

Penyebab panas dalam selanjutnya adalah memiliki masalah pada saluran pencernaan, seperti usus dan lambung, bisa memicu terjadinya peradangan sehingga akan menimbulkan sakit perut, mual, diare, dan rasa panas di dalam tubuh. Sama halnya dengan radang tenggorokan, penyebab munculnya gangguan pencernaan ini juga dikarenakan pola makan yang sembarangan, seperti terlalu sering mengkonsumsi makanan panas, pedas, dan tinggi lemak.

Iritasi Pada Saluran Napas dan Perut

Penyebab munculnya iritasi pada saluran napas dan perut, yaitu paparan polusi, asap rokok, mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas, terlalu dingin, kalori dan lemak tinggi. Iritasi ini bisa menimbulkan rasa yang tidak nyaman pada tenggorokan dan bisa juga memicu munculnya sariawan di mulut. Kondisi ini termasuk masalah dari penyebab panas dalam yang paling banyak dialami. Yuk, baca juga kenali penyebab umum sesak napas.

3. Bagaimana Cara Mencegah Panas Dalam?

Penyebab panas dalam termasuk gejala suatu penyakit yang tidak terlalu parah, sehingga dengan mengatur pola hidup yang sehat merupakan cara utama yang bisa Anda lakukan untuk mencegahnya. Lalu, bagaimana cara mengatur pola hidup yang sehat? Ikuti tips berikut ini.

Memilih Menu Makanan yang Sehat

Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah makanan sehat. Jika Anda ingin mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, cara pertama yang bisa dilakukan adalah membatasi makan makanan yang digoreng dan pedas. Sebab, jenis-jenis makanan tersebut bisa menyebabkan luka atau iritasi pada tenggorokan Anda. Bukan hanya itu, mengonsumsi makanan yang berminyak juga tidak baik untuk kesehatan Anda.

Jam Makan yang Tepat

Seperti yang sudah dijelaskan, pemicu munculnya gejala panas dalam dikarenakan terjadinya gangguan pada asam lambung. Oleh karena itu, agar terhindar dari kondisi ini, Anda harus melakukan pola makan tepat waktu. Terutama untuk Anda yang memiliki gangguan pada asam lambung. Jika telat makan sedikit saja, bisa menyebabkan rasa sakit dan perih pada perut, hingga terbakarnya tenggorokan dan dada.

Rajin Berolahraga

Selain kedua cara di atas, panas dalam akan teratasi jika Anda memiliki sistem tubuh yang stabil. Cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh tersebut adalah dengan berolahraga secara rutin. Anda dianjurkan untuk melakukan olahraga minimal 150 menit dalam satu minggu. Jika Anda bisa menjaga pola makan dan rajin berolahraga, tentu penyebab panas dalam bisa terhindari. Yuk, baca juga ini dia jenis olahraga ringan yang bisa dicoba di rumah.

Jaga Kesehatan dengan Asuransi Kesehatan Super You

Di Super You, kamu bisa mendapatkan beberapa jenis asuransi kesehatan mulai dengan asuransi santunan harian, asuransi penyakit menular, asuransi penyakit kritis, dan asuransi rawat jalan dan asuransi rawat inap. Premi terjangkau, mulai dari Rp 30 ribuan saja per bulan. Coba cek produk yang sesuai dengan kebutuhan kamu disini.

Artikel Terkait