pertolongan untuk stroke

Stroke ringan bisa terjadi selama beberapa menit dan akan pudar dalam beberapa jam. Namun bisa juga berakibat fatal jika dibiarkan saja. Jika kamu mengalami gejala stroke ringan atau menyadari gejala stroke ringan pada orang di sekitarmu, lakukan langkah pertolongan pertama pada mereka. Namun sebelumnya yuk kenali dulu gejala stroke.

Gejala stroke

Periksa secara teliti apakah kamu atau orang lain sedang mengalami gejala stroke dengan mengingat akronim FAST, yaitu:

  • Face (Wajah): Apakah wajahnya kebas atau mati rasa? Atau satu sisi mulut atau wajahnya terlihat turun?

  • Arms (Lengan): Apakah satu lengan lebih mati rasa atau lemah dibanding yang lain? Jika kedua tangan diangkat, apa satu tangan lebih di bawah?

  • Speech (Bicara): Apakah ada kesulitan berbicara? Entah meracau atau tidak jelas.
  • Time (Waktu): Jika jawabannya iya untuk satu atau semua pertanyaan di atas, segera bawa ke rumah sakit. 

Ada juga beberapa gejala stroke lainnya yang mungkin dialami, seperti: sakit kepala, kesusahan berjalan, kehilangan keseimbangan, atau penglihatan kabur.

Pada umumnya, gejala stroke ringan ini bisa bertahan mulai dari 1 menit sampai 24 jam.

Pertolongan Pertama pada Gejala Stroke Ringan

Berikut adalah 6 langkah pertolongan pertama jika kamu atau orang lain sedang mengalami gejala stroke ringan.

1. Perhatikan dan ingat gejala yang muncul

Pastikan bahwa gejala orang tersebut merupakan bagian dari FAST. Ingat kembali kapan kamu mulai melihat tanda gejala stroke ringan. Stroke ringan juga sering menyebabkan ketidakseimbangan sehingga orang tersebut jatuh, pastikan kamu memberitahu petugas medis apakah orang itu jatuh dan mengalami benturan di kepala atau tidak.

2. Menghubungi rumah sakit terdekat

Memanggil ambulans melalui 112 atau menghubungi rumah sakit terdekat adalah pilihan terbaik, dibanding membawanya langsung ke rumah sakit. Hal ini dikarenakan petugas medis tahu lebih banyak tentang langkah-langkah pertolongan medis yang bisa menyelamatkan orang tersebut.

Jika kamu mengalami gejala stroke ringan, minta orang di sekitarmu untuk memanggil ambulans. Tetap tenang dan lakukan langkah pertolongan lainnya sembari menunggu pertolongan medis datang.

Butuh asuransi penyakit kritis? klik banner dibawah ini.

Asuransi Penyakit Kritis

3. Periksa Napas

Periksa apakah mereka masih bernapas atau tidak. Jika tidak, terapkan pertolongan CPR. Jika mereka mengalami kesulitan bernapas, kendorkan pakaian yang ketat, seperti membuka kancing kemeja yang paling atas, dasi, atau syal. 

9 Cara Mengatasi Sesak Napas, Apa Saja?

4. Perbaiki posisi mereka

Jika ada orang yang sedang mengalami gejala stroke ringan, pastikan mereka berbaring dengan posisi yang nyaman dan aman.

Idealnya pasien dibaringkan pada satu sisi dengan kepala sedikit diangkat dan diganjal. Hal ini untuk memudahkan jika mereka tiba-tiba muntah agar mereka tidak tersedak.

Selain itu, berikan mereka juga selimut agar mereka tetap hangat

5. Jangan minum, makan, atau beri obat

Kamu tidak boleh sembarang memberi obat ketika stroke terjadi, karena hal tersebut dapat memperparah kondisi pasien jika obat yang diberi tidak sesuai anjuran dokter.

Hindari juga memberi pasien minum atau makan. Kita tidak tahu apakah stroke yang menyerang mempengaruhi kemampuan pasien untuk menelan, karena itu memberi mereka minum atau makan bisa membuat pasien tersedak dan dapat mempersulit pernapasan.

6. Jangan biarkan tertidur

Setelah mengalami gejala stroke ringan, pasien bisa menjadi lelah dan ngantuk. Jangan biarkan pasien tertidur dan segera bawa ke rumah sakit. Stroke, walaupun stroke ringan, bisa berakibat fatal, karena itu lebih cepat diperiksa lebih baik. Jangan menunda pemeriksaan hingga besok atau dua hari lagi.

Cara mencegah stroke ringan

Kebanyakan orang yang sudah mengalami stroke ringan berisiko untuk kembali mengalami stroke yang lebih parah. Karena itu, penting untuk melakukan langkah pencegahan stroke, antara lain:

  • Kenali faktor risiko atau penyebab stroke.

  • Ubah pola makan menjadi lebih sehat. Banyak mengonsumsi sayuran dan kacang-kacangan, kurangi mengonsumsi daging merah dan ayam, ganti dengan makanan laut yang lebih sehat. Hindari terlalu banyak konsumsi gula dan goreng-gorengan. 

  • Rutin berolahraga. Pastikan persendian dan otot kamu sering digunakan dan digerakkan dengan olahraga selama 30 menit per hari.

  • Hindari gaya hidup tidak sehat, seperti merokok dan meminum alkohol.

  • Rajin lakukan medical check-up. Jaga agar kolesterol, gula darah, dan tekanan darah normal. Pastikan juga berat badan sudah ideal, tidak obesitas atau berlebih.

  • Jaga kesehatan mental. Faktor stress juga bisa menyebabkan stroke lho.

Tak lupa juga, kamu bisa melindungi diri dari risiko stroke dengan asuransi penyakit kritis. Asuransi penyakit kritis adalah sebuah perlindungan finansial dari risiko 3 penyakit kritis, yaitu serangan jantung, stroke, dan kanker. Pilih produk dan plan disini.

Selain asuransi penyakit kritis, kamu juga bisa mendapatkan asuransi kesehatan di Super You. Premi per bulannya juga terjangkau. Klik banner dibawah yuk!

Artikel Terkait Lainnya