sayuran untuk diet

Mengkonsumsi sayuran untuk diet memang menjadi pilihan sehat dan tepat. Pasalnya, sayuran mengandung banyak serat, nutrisi, vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh. Selain itu, mengkonsumsi sayuran secara rutin juga bisa menurunkan resiko penyakit kronis.

Salah satu langkah untuk menjaga kesehatan dan berat badan proporsional adalah dengan diet sehat. Program diet bisa kamu lakukan seperti diet DEBM atau dengan cara menjaga pola makan atau mengkonsumsi banyak sayuran. Serat tinggi dalam sayuran akan memberikan kita rasa kenyang lebih lama.

Selain itu, proses kompleks saat mencerna sayuran akan memberikan kamu energi secara bertahap. Inilah alasan mengapa kamu akan merasa kenyang lebih lama dan terus berenergi ketika banyak mengkonsumsi sayuran.

Jenis sayuran apa saja yang baik untuk diet? Berikut daftar sayuran yang bisa kamu pilih sebagai menu utama makanan tinggi serat!

1. Sayuran Hijau, Seperti Bayam dan Selada

sayuran hijau

sumber: unsplash

Sayuran hijau merupakan sumber penyedia zat gizi mikro terbaik yang bisa kamu dapatkan. Selain itu, jenis sayuran ini memiliki kalori dan karbohidrat yang rendah, jadi akan sangat membantu kamu menurunkan berat badan. 

Bahkan beberapa sayuran hijau, seperti bayam mengandung nutrisi lain seperti asam amino dan protein. Sedangkan selada memiliki kandungan kalium dan kalsium yang tinggi. 

Selain itu, berbagai jenis sayuran hijau bisa menjadi variasi masakan yang berbeda setiap harinya, jadi kamu tidak akan pernah bosan mengkonsumsi jenis sayuran hijau lagi.

2. Sayuran Bunga, Seperti Brokoli dan Kol

sayuran bunga

sumber: unsplash

Jenis sayuran bunga seperti brokoli mungkin memiliki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi, tetapi dengan kadar yang masih memenuhi standar diet. Selain itu, brokoli bisa memberikan asupan vitamin C yang sama baiknya seperti buah-buahan. 

Tingginya vitamin C dalam brokoli, dapat membantu kamu untuk proses pembakaran lemak dalam tubuh. 

Walaupun tidak memiliki kandungan vitamin C yang tinggi seperti brokoli, kandungan flavonoid dan vitamin B3 dalam kembang kol baik untuk mengendalikan Kolesterol (LDL).

3. Sayuran Buah, Seperti Tomat, Cabai dan Paprika

sayuran buah

sumber: unsplash

Apakah kamu tahu bahwa rasa pedas dalam makanan berasal dari senyawa bernama capsaicin yang terdapat pada cabai dan paprika? 

Senyawa ini dipercaya dapat memicu rasa kenyang sekaligus mengurangi keinginan untuk ngemil. Selain itu, capsaicin juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga dapat membantu pembakaran kalori saat istirahat.

Selain cabai dan paprika, sayuran buah seperti tomat dan mentimun memiliki kalori rendah, sehingga bermanfaat untuk diet. Tidak hanya itu, kedua sayur ini mengandung antioksidan tinggi sehingga baik bagi daya tahan tubuh terhadap radikal bebas.

4. Sayuran Umbi, Seperti Kentang, Wortel dan Umbi-umbian

sayuran umbi

sumber: unsplash

Apabila kamu mencari pengganti nasi sebagai sumber karbohidrat utama, umbi-umbian dapat menjadi alternatif tepat. 

Terutama bagi kamu yang ingin diet sehat, umbi-umbian merupakan jenis makanan dengan karbohidrat kompleks. Jenis karbohidrat ini akan membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

Selain itu, sayuran umbi bermanfaat memperlancar sistem pencernaan. Kandungan pati resisten dalam umbi merupakan asupan yang sangat baik bagi bakteri pencernaan. 

5. Sayuran Polong, Seperti Buncis, Kedelai dan Kacang-kacangan

sayuran polong

Seperti halnya jenis sayuran yang lain, sayuran kacang-kacangan juga memiliki kadar protein dan serat tinggi. Oleh karena itu, kacang-kacangan dapat menjaga rasa kenyang bertahan lebih lama. 

Kacang kedelai bisa menekan kadar ghrelin, atau  hormon pemicu perasaan lapar. Kamu bisa mengolah kedelai menjadi jus rendah gula untuk minuman pada sela-sela jam makan, jadi kamu tidak akan tersiksa oleh rasa lapar lagi. Baca juga, 7 minuman terbukti turunkan berat badan.

6. Sayuran Umbi Lapis, Seperti Bawang Merah dan Putih

sayuran lapis

sumber: unsplash

Penggunaan sayuran umbi lapis biasanya bermanfaat sebagai pelengkap bumbu masakan. Walaupun hanya sebagai pelengkap, berbagai jenis bawang memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan tubuh dan membantu menurunkan berat badan. 

Selain itu, bawang juga mampu menjaga kadar gula dalam darah dan meningkatkan metabolisme sehingga membantu membakar lemak lebih cepat.

7. Jamur

sayuran jamur

sumber: unsplash

Sebagai salah satu alternatif pengganti daging, beberapa jenis jamur bisa memberikan sensasi dan rasa yang mirip. Kendati demikian, jamur tidak memiliki kandungan protein setinggi daging. 

Oleh karena itu, memenuhi kebutuhan protein tidak cukup hanya dengan konsumsi jamur, kamu tetap harus menggunakan sumber protein lain.

Mungkin kamu sudah pernah mendengar diet jamur, yaitu program diet yang mengganti menu pada salah satu waktu makan dengan jamur. 

Karena kadar kalori dan garam yang sedikit, jamur bisa menjadi alternatif masakan diet harian.

Sudah Siap Hidup Sehat?

Mengkonsumsi makanan rendah kalori seperti sayur dan buah untuk diet merupakan hal yang bisa kamu lakukan dengan saat ini juga. Akan tetapi, hanya memanfaatkan sayuran untuk diet tidak akan maksimal tanpa gaya hidup sehat, seperti pola istirahat dan olahraga teratur.

Baca Juga: 18 Olahraga Kardio Ini Bantu Jaga Kesehatan Kamu di Rumah!

Kamu juga bisa mengantisipasi risiko kesehatan dengan menggunakan perlindungan asuransi online Super You. Di Super You, ada berbagai perlindungan menyeluruh yang bisa melindungi kamu mulai dari Rp30.000-an saja. Gak percaya? Coba cek produknya dulu yuk! Klik banner di bawah ini.

asuransi covid