berapa tekanan darah normal berdasarkan usia

Pasti pernah cek tensi kan? Udah tahu belum maksudnya gimana?

Nah, tekanan darah atau  yang basa disebut tensi adalah pengukur seberapa kuat jantung memompa darah ke dan dari seluruh tubuh. Salah satu faktor penentu kuat atau lemahnya tekanan darah yaitu usia.

Karena itu, wajar bila tekanan darah bayi dan tekanan darah orang dewasa berbeda standar kenormalannya. Tapi sebelum melihat tekanan darah normal berdasarkan usia, kita harus tahu dulu nih cara baca tekanan darah.

Bagaimana cara baca hasil pemeriksaan tekanan darah?

Hasil pemeriksaan tekanan darah dibagi menjadi dua yaitu tekanan darah atas (sistolik) dan tekanan darah bawah (diastolik). Selain itu, kedua besaran tekanan darah tersebut mempunyai satuan mmHg (milimeter air raksa).

Sistolik-diastolik itu apa sih, Teman Superjuangan?

Secara sederhana, sistolik adalah ukuran tekanan darah ketika jantung sedang memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara, diastolik adalah ukuran tekanan darah ketika jantung sedang beristirahat dan darah sedang mengalir masuk ke dalam jantung. Angka normal untuk sistolik akan selalu lebih besar dibandingkan angka diastolik.

Menurut contoh hasil pemeriksaan tekanan darah di atas, orang tersebut mempunyai tekanan darah sebesar 119 mmHg (angka sistoliknya) per 87 mmHg (angka diastoliknya). Bisa juga ditulis dengan garis miring, yaitu 119/87 mmHg. Masih normal ya untuk orang dewasa.

Lantas, bagaimana untuk umur-umur lainnya?

Berapa tekanan darah normal berdasarkan usia?

Berikut adalah tekanan darah normal berdasarkan kelompok usia:

tabel tekanan darah normal berdasarkan usia

Asuransi Kesehatan Super You

Mulai Rp.39.500 per Bulan. Yakin Gak Mau?

Tekanan darah pada bayi

Kalau bayi yang baru lahir, tekanan darahnya pasti rendah. Rata-rata sekitar 64/41 mmHg. Biasanya, tekanan darah normal bayi di bawah 1 bulan adalah 45/30 mmHg hingga 80/55 mmHg.

Tekanan darah ini akan naik seiring pertumbuhan bayi. Karena itu, batas tekanan darah normal untuk bayi di bawah 1 tahun akan lebih tinggi, yaitu mulai dari 65/35 mmHg hingga 100/65 mmHg.

Tekanan darah pada anak-anak

Kelompok anak-anak pun bisa dibagi menjadi tiga, yaitu kelompok balita (usia 1–5 tahun), anak sekolah (usia 6–13 tahun), dan anak remaja (usia 14–18 tahun).

  • Balita: 80/55 mmHg hingga 115/80 mmHg.
  • Anak usia sekolah: 80/45 mmHg hingga 120/80 mmHg
  • Anak remaja: 90/50 mmHg hingga 120/80 mmHg.

Tekanan darah pada orang dewasa

Secara umum, tekanan darah normal orang dewasa mulai dari 95/60 mmHg hingga 135/80 mmHg. Hati-hati, jika mencapai 135/80, maka kamu berada di ambang hipertensi. Ada baiknya kamu mencari tahu faktor penyebab dan cara mencegah hipertensi itu sebelum terlambat.

Perlu diingat juga kalau tekanan darah wanita dewasa selama masa kehamilan bisa turun dari biasanya. Rajin dipantau juga agar tidak terlalu rendah ya.

Tekanan darah pada lanjut usia

Orang lanjut usia (usia di atas 60 tahun) memiliki rata-rata tekanan darah yang lebih tinggi, yaitu 95/70 mmHg hingga 145/90 mmHg. Hal ini terjadi sebab mereka memiliki pembuluh darah yang lebih kaku.

Ingat ya, walaupun tekanan darah ini “normal” untuk orang yang lanjut usia, tapi tekanan darah tetap perlu dijaga di atas 95/70 mmHg dan di bawah 130/80 mmHg. Kamu tetap bisa mengubah gaya hidup kamu menjadi lebih sehat untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

Berapa Tekanan Darah Normal untuk Orang Dewasa?

Bagaimana cara menjaga tekanan darah?

Yuk, tetap menjaga kesehatan tubuh dan mengontrol tekanan darah supaya normal pakai tips berikut!
  • Berhenti merokok dan batasi minuman beralkohol.
  • Jaga berat badan ideal supaya seimbang. Baca cara menghitung berat badan ideal di sini!
  • Kurangi konsumsi garam dan kafein berlebih. Batasi juga makanan yang kurang baik untuk jantung dan peredaran darah, seperti daging merah dan lemak jenuh.
  • Minum air putih yes.
  • Olahraga rutin itu menyehatkan, so do it guys! Kalau bisa 20-30 menit per hari.

Selain itu, gak ada salahnya untuk mengantisipasi risiko-risiko penyakit yang mungkin terjadi dari tekanan darah tinggi, maupun rendah. Risiko penyakit yang paling umum bagi tekanan darah adalah penyakit jantung. Pastikan kamu punya perlindungan asuransi kesehatan atau asuransi penyakit kritis yang tepat jika kamu mempunyai tekanan darah yang keluar dari batas normal.

Bagaimana pun juga, jagalah gaya hidup kamu agar tetap sehat ya, Teman Superjuangan!

SHARE

Artikel Terkait Lainnya