anxiety disorder

Apa itu Social Anxiety Disorder?

Social Anxiety Disorder (SAD) atau yang dalam bahasa psikologi dikenal dengan istilah Social Phobia

merupakan gangguan kecemasan yang ditandai dengan kecemasan yang luar biasa dan kesadaran diri yang berlebihan dalam situasi sosial sehari-hari. Social Anxiety Disorder merupakan kondisi di mana seseorang menjadi sangat cemas ketika menjadi sasaran pengawasan oleh orang lain saat berada dilingkungan sosial. Misalnya merasa cemas saat makan atau menulis di depan umum, memulai atau mempertahankan percakapan, pergi ke pesta, berkencan, bertemu orang asing, atau berinteraksi dengan orang.

Penderita Social Anxiety Disorder percaya bahwa semua perhatian yang fokus pada mereka disertai dengan kritik terhadap kesalahan apa pun yang mereka buat. Sehingga membuat mereka seringkali menghindari situasi sosial. Jika tidak dapat menghindari, mereka akan kewalahan dan mengalami kecemasan hebat yang dapat memunculkan reaksi fisiologis seperti jantung berdebar kencang, hiperventilasi, berkeringat, mual, pusing, sakit kepala, sakit perut, dan mengakibatkan serangan panik.

Gejala Social Anxiety Disorder

Gangguan kecemasan atau anxiety disorder memiliki gejala yang berbeda-beda sesuai dengan jenisnya. Namun secara umum, beberapa gejala umum yang perlu diketahui antara lain:

  • Merasa gelisah, tegang atau gugup
  • Merasa bahaya atau malapetaka akan datang
  • Jantung berdebar kencang
  • Bernapas dengan cepat
  • Berkeringat
  • Gemetar
  • Lemas atau lelah
  • Sulit konsentrasi
  • Sulit tidur
  • Mengalami masalah gastrointestinal
  • Sulit mengendalikan kekhawatiran
  • Berusaha menghindari hal yang dapat memicu rasa cemas

Baca Juga : Apa itu Mental Illness dan Jenis Gangguannya

 

Asuransi Kesehatan My Hospital Protection mulai dari Rp 30 ribuan per bulan

Yuk, klik banner dibawah ini untuk memilih plan kamu!

Apa yang menyebabkan anxiety disorder?

Dilansir Mayo Clinic, penyebab gangguan kecemasan tidak sepenuhnya dipahami. Namun peristiwa traumatis berpengaruh pada timbulnya gangguan kecemasan.

Sifat bawaan seseorang juga bisa menjadi faktor. Sementara untuk sebagian orang, masalah kecemasan bisa terjadi karena terkait dengan kondisi kesehatan yang pernah dialaminya.

Jika dokter mencurigai seseorang mengalami gangguan kecemasan karena masalah medis, mungkin akan dilakukan tes tertentu untuk mencari masalahnya.

Beberapa masalah medis yang dapat terkait dengan gangguan kecemasan antara lain:

  • Penyakit jantung
  • Diabetes
  • Gangguan tiroid seperti hipertiroidisme
  • Gangguan pernapasan seperti penyakit paru kronik atau asma
  • Penyalahgunaan narkoba
  • Nyeri kronis atau sindrom iritasi usus
  • Tumor langka yang menghasilkan hormon tertentu

Selain timbul karena terkait masalah medis tertentu, faktor lain yang dapat menimbulkan social anxiety disorder antara lain:

  • Trauma. Anak-anak yang menyaksikan kejadian traumatis dapat mengalami gangguan kecemasan di titik tertentu dalam hidupnya. Orang dewasa juga mungkin mengalaminya
  • Stres karena satu penyakit. Mengetahui mengidap penyakit serius dapat menyebabkan seseorang mengkhawatirkan kondisinya dan dapat berakibat gangguan kecemasan
  • Penumpukan stres. Kejadian berat yang berlangsung terus menerus seperti stres dalam pekerjaan ditambah meninggalnya anggota keluarga. Disusul masalah lainnya bisa menjadi faktor risiko
  • Kepribadian. Orang dengan tipe kepribadian tertentu lebih rentan terhadap gangguan kecemasan daripada yang lain
  • Gangguan kesehatan mental lainnya. Orang dengan gangguan kesehatan mental lainnya, seperti depresi, sering juga memiliki gangguan kecemasan
  • Keluarga dengan riwayat gangguan kecemasan. Jika ada anggota keluarga yang mengalaminya, maka dapat menjadi faktor risiko untuk keluarga yang lainnya.
  • Narkoba dan alkohol. Penggunaan keduanya dapat menjadi faktor risiko atau juga dapat memperparah kondisi orang yang mengalami gangguan kecemasan

Bagaimana cara mengatasi anxiety disorder?

1. Evaluasi pola pikirmu

We are what we think we are, nampaknya sangat related engan kehidupan sehari hari. dPikiran pesimis dapat berakar dalam pikiran kamu dan mengubah keparahan situasi. Salah satu caranya adalah dengan menantang ketakutan kamu, dan bertanya apakah pikiranmu itu benar, dan kamu bisa mengendalikan pola pikirmu.

2. Tenangkan diri dengan bernafas yang dalam

Butuh menenangkan diri? Cobalah bernapas dalam 4 hitungan selama 5 menit. Menjelang malam, gunakan cara ini dan kamu bisa memperlambat detak jantung yang bisa membantu menenangkan diri kamu.

3. Menggunakan aromaterapi untuk lebih rileks

Aromaterapi baik itu dalam bentuk minyak, dupa, atau lilin memang sudah terbukti mampu menenangkan diri. Hal ini dikarenakan Aromaterapi dianggap membantu mengaktifkan reseptor tertentu di otak, yang dapat berpotensi untuk mengurangi kecemasan. Jangan lupa pilih aroma yang kamu sukai supaya makin rileks

4. Olahraga ringan 15 menit

Cara terbaik untuk menghentikan pikiran cemas adalah dengan berjalan menjauh dari situasi. Kamu bisa jalan santai ataupun yoga selama 15 menit untuk membantu lebih focus dan meredakan kecemasan.

Itu tadi beberapa informasi mengenai social anxiety disorder. Ingat jangan pernah menganggap remeh sesuatu ya. Jika ada yang kurang baik dari diri kamu persiapkanlah perlindungan se-optimal dan sedini mungkin.

Butuh Asuransi untuk Perlindungan Kesehatan Kamu?

Selain kesehatan fisik, kamu juga memerlukan perlindungan terhadap kesehatan mental. Tentu saja di Sequis, kamu bisa memanfaatkan produk asuransi MiProtection karena memiliki fitur perlindungan untuk gangguan mental.

Untuk perlindungan kesehatan secara umum kamu bisa mencoba produk asuransi My Hospital Protection dan Super Strong Protection khusus penyakit kritis.

Asuransi untuk Perlindungan terhadap Penyakit Kritis. Pilih plan kamu dengan klik banner dibawah.

SHARE

Artikel Terkait Lainnya