investasi-rumah-apartemen

Investasi properti merupakan salah satu investasi jangka panjang terbaik yang bisa dilakukan. Investasi properti adalah aksi membeli properti real estate dengan tujuan mendapatkan return of investment (ROI) ketika menyewakan properti tersebut, menjual properti tersebut atau keduanya. 

Properti tersebut bisa dimiliki lebih dari satu investor, jadi tidak hanya investor perorangan tetapi juga bisa dalam bentuk kelompok dan dalam bentuk korporasi. Berikut ini adalah beberapa jenis investasi properti yang bisa membawa banyak keuntungan!

 

5 Jenis Investasi Properti yang Menguntungkan!

1. Rumah Kos

Rumah kos adalah salah satu investasi properti yang bisa jadi sangat menguntungkan bila dikelola dengan baik. Hal ini karena kebutuhan untuk rumah kos sangat tinggi terutama di daerah perkotaan, baik untuk mahasiswa atau untuk para pekerja yang mencari tempat tinggal agar lebih dekat ke kantor atau ke kampus mereka.

2. Rumah Kontrakan

Selain rumah kos, rumah kontrakan juga bisa membawa keuntungan saat dikelola dengan baik. Meski rumah kos dan rumah kontrakan memiliki tujuan yang sama, yaitu sebagai tempat tinggal sementara, rumah kontrakan lebih banyak dicari oleh keluarga yang belum mampu membeli rumah permanen atau hanya akan tinggal di daerah tersebut sementara waktu.

3. Ruko

Ruko atau rumah toko adalah bangunan bertingkat dimana lantai atas bisa digunakan sebagai tempat tinggal dan lantai dibawah digunakan sebagai tempat usaha atau kantor. Selain menguntungkan karena dapat disewakan, berdasarkan tempat dan harganya bisa cenderung naik setiap tahun. 

Meski saat pandemi permintaan sewa ruko turun, ada beberapa trik yang dapat dilakukan untuk mengolah investasi ruko yang dimiliki. Contohnya adalah mengubah syarat sewa dimana biasanya harus menyewa 4 lantai bisa menjadi 1 lantai. Bisa juga dengan menjadikan ruko sebagai pujasera, tempat beberapa restoran atau kantin berjualan, atau bisa juga dengan mengubah ruko menjadi kos – kosan.

 

Baca Juga: Jenis dan Manfaat Asuransi Pinjaman di Bank

 

4. Tanah 

Tanah merupakan salah satu investasi properti yang banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini karena nilai inflasi yang menyebabkan kenaikan harga yang jauh terutama apabila di kota – kota besar. Investasi tanah bisa dilakukan dengan mencari lokasi yang berpotensi menjadi tempat padat dan bisa juga untuk disewakan ke mereka yang membutuhkan lahan.

5. Apartemen 

Investasi properti juga semakin populer karena rumah tapak yang semakin mahal dan lahan yang semakin berkurang. Apartemen populer terutama dikalangan keluarga dan generasi muda karena harganya yang lebih murah dibanding rumah dan datang dengan berbagai macam fasilitas yang bisa digunakan.

Mari kita fokus ke investasi properti untuk apartemen dan rumah. Kedua investasi properti tersebut cocok untuk ditinggali, tetapi mana yang lebih cocok untuk kamu? Yuk, ketahui kelebihan dan kekurangan dari melakukan investasi apartemen dan rumah.

 

Investasi Apartemen

Kelebihan Investasi Apartemen

  1. Memiliki harga yang lebih rendah dibandingkan rumah.
  2. Mendapatkan fasilitas yang komplit seperti adanya kolam renang, private gym, etc.
  3. Harga sewa unit yang biasanya lebih tinggi apabila disewakan ke kalangan ekspatriat.
  4. Biasanya terletak di lokasi yang strategis dengan akses yang mudah dan fasilitas yang modern.
  5. Semakin lama semakin high – demand.

Kekurangan Investasi Apartemen

  1. Dijual dengan layout yang sudah ada, jadi tidak bisa diubah kecuali atas izin dari pengelola.
  2. Nilainya dibawah rumah apabila digunakan untuk jaminan kredit.
  3. Luas apartemen lebih kecil dibandingkan rumah.
  4. Bisa mendapatkan masalah yang disebabkan oleh unit lain, seperti kebocoran pipa.
  5. Biaya rutin yang bisa lebih tinggi dari biaya rutin rumah.

 

Baca Juga: 

5 Jenis Investasi yang Wajb Dicoba Pemula!

Ingin Melakukan Investasi? Yuk, Ketahui Aplikasi Investasi yang Cocok untuk Pemula!

 

Investasi Rumah

Kelebihan Investasi Rumah 

  1. Melakukan investasi rumah akan lebih mudah saat ingin menjualnya lagi.
  2. Apabila rumah tersebut memiliki bangunan yang bagus, jika ingin disewakan bisa mendapatkan harga yang lebih tinggi.
  3. Dibandingkan apartemen, kenaikan harga rumah lebih umum.
  4. Lebih mudah untuk dijadikan jaminan kredit oleh bank.
  5. Karena ini rumah sendiri, jadi bebas untuk mengkreasikan rumahnya, dari layout rumah, berapa kamar dan lainnya.

Kekurangan Investasi Rumah 

  1. Harga yang lebih mahal dibandingkan apartemen.
  2. Bangunan harus sering dijaga dan direnovasi karena bangunan mengalami penyusutan nilai yang bisa mencapai 10 persen per tahun. Dengan menjaga dan merenovasi bangunan rumah, kualitas rumah terjaga dan nilai jual pun tidak turun.
  3. Membutuhkan asuransi rumah untuk berjaga – jaga.
  4. Perlu membayar biaya lingkungan untuk kebersihan dan keamanan.
  5. Apabila rumah disewakan, pastikan untuk mengecek latar belakang penyewa dan apakah mereka bertanggung jawab. Hal ini untuk menjaga kondisi rumah agar tidak rusak atau tidak terurus saat disewakan.

 

Sekian informasi mengenai investasi properti yang bisa membawa keuntungan serta perbedaan dari melakukan investasi rumah dan investasi apartemen. Pastikan untuk terus melindungi diri dengan asuransi dari Super You yang menyediakan asuransi online dengan harga yang terjangkau dan dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing – masing.

Artikel Terkait