manfaat menabung

It is not your salary that makes you rich, it is your spending habits.
— Charles A. Jaffe.

Memang betul bahwa kesuksesan atau kekayaan seseorang bukan hanya didasari oleh faktor seperti besarnya gaji atau tingginya jabatan seseorang. Terkadang sesederhana kebiasaan menabung pun menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam usaha untuk mencapai hidup yang lebih makmur dan nyaman.

Karena itu, penting banget lho agar kita sebagai orangtua mengajarkan anak kita cara menabung demi memupuk kebiasaan menabung yang baik. Tentunya setiap orangtua ingin melihat anaknya sukses secara finansial, bukan?

Apa saja manfaat menabung?

Selain membantu mereka untuk menjadi sukses di masa depan, kebiasaan menabung juga menopang beberapa sifat dan kebiasaan baik lainnya untuk kepribadian anak. Tanpa basa basi lagi, yuk kita bahas 5 manfaat menabung sejak usia dini.

1. Disiplin secara finansial

Di zaman serba digital ini, sangat gampang untuk kita bisa menghabiskan uang untuk hal-hal yang kita inginkan. Penting bagi si Kecil untuk belajar caranya membedakan keinginan dan kebutuhan dari sekarang agar tidak boros.

Nah, dengan mengajarkan anak cara menabung sejak dini, mereka menjadi terbiasa untuk menjadi disiplin dengan dirinya sendiri secara finansial.

2. Lebih menghargai uang

Tentunya anak kecil belum memiliki pekerjaan, sehingga mereka seringkali belum paham atau mengerti betapa susahnya mendapatkan uang. Jika terlalu dimanja dengan diperbolehkan membeli segala hal, anak pun bisa menjadi boros dengan uang yang mereka punya. Jika anak mengerti bahwa konsep dibalik menabung adalah karena uang didapat susah payah, maka anak pun akan lebih menghargai uang dengan tidak sembarangan menghamburkannya.

3. Lebih mandiri

Manfaat menabung selanjutnya adalah anak akan lebih bisa mengelola keuangannya sendiri ketika makin dewasa. Dengan mengerti bahwa uang didapat melalui kerja keras, mereka pun akan lebih mempunyai rasa tanggung jawab secara finansial kepada diri sendiri. Selain itu, mereka juga akan punya rasa tanggung jawab untuk tidak membebani orangtua mereka terus-menerus secara finansial.

4. Anak punya dana cadangan sendiri

Bayangkan jika si Kecil sudah menabung Rp10.000 saja per bulan sejak umur 6 tahun. Maka ketika mereka mulai masuk kerja, mereka punya tabungan untuk memulai hidup mandiri karena sudah mempunyai dana cadangan sebesar Rp3 juta-an. Walau kesannya tidak seberapa, tetapi tabungan ini nantinya bisa menjadi bekal untuk kebutuhan lain si anak yang sudah beranjak dewasa, seperti jika mereka ingin melanjutkan studi atau memulai bisnis kecil-kecilan.

Baca juga5 Jenis Investasi Yang Wajib Dicoba Pemula

 

5. Terbiasa mencatat pengeluaran

Salah satu aspek paling penting dalam mengatur keuangan adalah kebiasaan mencatat. Walaupun terkesan sepele, kita jadi tahu kemana saja dan untuk apa saja uang kita dikeluarkan dengan rajin mencatat pengeluaran.

Baca Juga : 4 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

 

Sudah siap dapatkan manfaat menabung?

Walaupun tidak mudah untuk menumbuhkan kebiasaan menabung pada Si Kecil, tetapi kebiasaan menabung jelas mempunyai manfaat yang sangat berdampak untuk masa depannya. Biar gak bingung, yuk baca tips menabung.

Selain mengajarkan anak cara menabung yang benar, tanggung jawab orang tua kepada anak besar secara finansial. Karena itu, ada baiknya orangtua juga memiliki perlindungan finansial berupa asuransi online. Dengan begitu, masa depan anak pun terlindungi bila (amit-amit) suatu risiko terjadi pada orangtua. Para orangtua bisa memulai dengan mempunyai asuransi paling dasar, misalnya asuransi jiwa, yang harganya mulai dari Rp30ribu-an aja kok! Yuk, klik banner dibawah ini.

SHARE

Artikel Terkait Lainnya