mengajarkan-anak-menabung

Menabung adalah kebiasaan baik untuk dilakukan dan penting untuk ditanamkan pada semua orang. Pengertian dan kebiasaan menabung adalah hal yang penting untuk diajarkan kepada setiap anak sejak kecil agar tidak memiliki kebiasaan yang boros dan bisa mengelola keuangan mereka ketika dewasa nanti. 

 

Banyak orang yang tidak memiliki kebiasaan untuk menabung dan merasa kesusahan tidak hanya untuk mengelola keuangan mereka, tapi tidak bisa menabung. Berikut ini adalah alasan mengapa banyak orang gagal untuk menabung.

 

Alasan Gagal untuk Menabung:

1. Lifestyle

Pastikan untuk menakar pengeluaran untuk kebutuhan lifestyle. Selain dengan kebutuhan sehari – hari kebutuhan lifestyle seperti belanja hal yang diinginkan atau nongkrong dengan teman adalah hal yang penting. Namun, aktivitas tersebut bisa menjadi pengeluaran yang cukup besar apabila tidak takar. 


2. Menganggap Menabung Sebagai Hal yang ‘Kuno’

Mungkin ada yang memiliki prinsip seakan tiada hari esok dan ‘melakukan apapun yang diinginkan sekarang’ yang menyebabkan keborosan dengan mengurangi kesenangan anda apabila tidak bisa melakukan apapun yang diinginkan dengan 100% gaji yang diterima. Namun, nyatanya apabila melakukan hal ini maka tidak bisa mempersiapkan untuk hari esok dan yang akan datang. 


3. Khawatir akan Kekurangan  

Banyak yang berpikir bahwa dengan menabung maka tidak akan bisa memenuhi kebutuhan hidup yang tidak murah. Namun, dengan mengubah gaya hidup dan memangkas pengeluaran yang tidak esensial maka bisa menggunakan pengeluaran tersebut untuk menabung.

 

Baca Juga: 8 Cara Menabung Jitu untuk Kamu yang Baru Mulai Bekerja


4. Fobia Uang

Meski sulit dipercaya ada yang bisa takut dengan uang, orang yang memiliki Chrometophobia percaya bahwa mereka tidak bisa mengelola uang dan takut untuk kehilangan uang jika melakukan investasi. Hal ini menyebabkan untuk uang tersebut dihabiskan saat itu juga. Fobia ini bisa dibantu dengan pergi ke psikiater dan melakukan konsultasi.


5. Tidak Memiliki Target Finansial

Dengan tidak memiliki target finansial maka akan kesulitan untuk menahan keinginan untuk melakukan pengeluaran yang aslinya tidak begitu penting. Memiliki target finansial akan membantu membangun motivasi untuk menabung dan menanamkan dalam benak anda bahwa hal ini adalah sebuah kebutuhan.

 

Demi mencegah hal seperti itu terjadi akan bermanfaat untuk anak diajarkan kebiasaan menabung sejak kecil. Bagi orang tua yang ingin mengajarkan si kecil kebiasaan menabung sejak dini, berikut ini adalah tips menabung dan beberapa hal yang bisa dilakukan. 

 

8 Cara Mengajarkan Anak Menabung Sejak Dini: 

1. Memperkenalkan Konsep Tentang Uang 

Sebelum mengajarkan anak untuk menabung, anak harus mengerti dahulu konsep tentang uang. Perkenalkan anak informasi seputar uang dari jenis, jumlah dan manfaat uang serta cara menggunakan uang secara tepat dan bijak.


2. Perkenalkan Konsep Menabung dan Manfaatnya 

Setelah anak mengerti konsep keuangan, mulai perkenalkan anak pada pada konsep menabung, dan tujuan dari berhemat dan menabung. Beri tahu sang anak bahwa untuk membeli sesuatu memerlukan uang yang cukup dan dengan menabung mereka bisa membeli apa yang mereka inginkan. 


3. Berikan Celengan Lucu 

Memberikan anak celengan lucu akan menarik perhatian mereka dan menyediakan tempat untuk mereka mempraktekan menabung secara langsung. Memberikan celengan lucu juga bisa meningkatkan motivasi sang anak untuk menabung. 


4. Berikan Uang Jajan 

Memberikan anak uang jajan akan membiarkan mereka untuk mengatur keuangan mereka dan membiarkan mereka berlatih untuk menabung. Hanya berikan uang yang cukup dan tidak berlebihan agar mereka bisa mengajarkan mereka cara menghemat. 

 

Baca Juga: Hai Kaum Milenial, Hentikan 6 Cara Menabung yang Salah Ini Yuk!


5. Tunjukan Contoh yang Baik pada Anak

Saat kecil, anak akan mencontoh kebiasaan dari orang – orang disekitar mereka, karena itu sebagai orang tua harus menunjukan contoh yang baik bagi sang anak. Salah satunya ada menunjukan cara yang baik dalam hal pengelolaan uang, tidak hanya dengan membiarkan mereka mempraktekan cara menabung tapi juga bisa dengan membawa anak ke bank untuk menunjukan kebiasaan menabung orang tua. 


6. Buka Tabungan di Bank 

Mengajarkan anak menabung tidak hanya dengan celengan tetapi juga bisa dengan membukakan mereka tabungan di bank saat sudah cukup umur. Lakukan ini setelah kedisiplinan sang anak untuk menabung sudah mulai terbentuk. Hal ini juga bisa memotivasi anak untuk menabung lebih giat. 


7. Tidak Memberikan Segala yang Anak Inginkan 

Jangan selalu memberikan hal yang anak inginkan. Gunakan kesempatan ini untuk membuat mereka berlatih untuk menabung dengan mengumpulkan uang dari uang sakunya atau dengan memberikan mereka tugas yang mereka bisa lakukan untuk uang saku yang bisa ditabung. 


8. Berikan Hadiah Apabila Berhasil

Untuk meningkatkan motivasi sang anak saat menabung, berikan hadiah setelah tabungan sang anak sudah mencapai beberapa persen dari total yang mereka inginkan. Contohnya apabila sang anak berniat menabung Rp.500.000, saat tabungan sudah mencapai 50% berikan mereka hadiah kecil agar mereka tetap termotivasi menabung hingga mencapai tujuan mereka.

 

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menabung dari dengan menabung di bank, melakukan investasi, dan lainnya. Tetapi untuk mengajarkan anak cara menabung akan bagus untuk memulai dari memberikan celengan. 

Artikel Terkait