tips memilih asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan merupakan salah satu produk asuransi dasar yang wajib dimiliki semua orang. Namun, sayangnya masih banyak orang yang belum sepenuhnya mengerti atau mengetahui pentingnya asuransi kesehatan.

Dalam artikel ini, kita akan belajar tentang asuransi kesehatan. Mulai dari pengertian asuransi kesehatan, kenapa setiap orang butuh asuransi kesehatan, dan tips memilih asuransi kesehatan yang tepat buat kamu.

Apa itu asuransi kesehatan?

Asuransi kesehatan adalah sebuah jenis asuransi yang menutupi sebagian atau keseluruhan biaya tagihan rumah sakit, seperti biaya pemeriksaan kesehatan, operasi, atau bahkan kamar rawat inap dan ICU. Semua ini tergantung pada produk asuransi kesehatannya. Jumlah manfaat perlindungan yang diberikan pun bisa berbeda-beda.

Sama seperti asuransi pada umumnya, cara kerja asuransi kesehatan adalah pihak Tertanggung (orang yang kesehatannya diasuransikan) akan membayar premi kepada Penanggung (pihak perusahaan asuransi atau pemerintah). Pembayaran premi bisa dilakukan secara bulanan, kuartalan, semesteran, atau tahunan. Sebagai gantinya, Penanggung akan memberi kompensasi sebagian atau sepenuhnya saat risiko sakit terjadi.

Mengapa perlu asuransi kesehatan?

Asuransi kesehatan telah menjadi salah satu asuransi dasar dan bahkan diwajibkan oleh pemerintah. Kalau di Indonesia, asuransi kesehatan wajib berbentuk BPJS Kesehatan.

Permasalahannya adalah biaya pengobatan itu tidak murah. Untuk sembuh, seseorang perlu melalui berbagai macam tahap. Selain itu, biaya kesehatan ini selalu mengalami kenaikan yang tinggi setiap tahunnya. Tidak semua orang sanggup membayar harga yang besar ini.

Jadi semua orang punya hak untuk tetap hidup dengan mendapatkan pengobatan saat sakit, tapi tidak semua orang bisa membayar biaya pengobatan. Lalu jalan keluarnya apa?

Asuransi kesehatan menjadi salah satu solusi untuk masalah ini. Memang tidak semua asuransi menutupi keseluruhan biaya, tapi setidaknya bisa membantu meringankan beban biaya rumah sakit. 

Minimal banget, kamu harus mempunyai setidaknya BPJS Kesehatan, atau proteksi kesehatan dari asuransi online yang harga preminya lebih terjangkau dibanding BPJS.

Baca Juga : 10 Manfaat Umum Asuransi untuk Kamu

 

Sudah punya BPJS, perlu asuransi kesehatan lagi?

BPJS memiliki berbagai kelebihan, seperti premi asuransi yang tidak naik beriring usia dan cakupan yang cukup lengkap. Namun, BPJS mempunyai kelemahan dimana membutuhkan banyak tahapan sebelum bisa masuk rumah sakit, seperti harus memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan I dan antrian yang cukup panjang. Kamu juga tidak bisa leluasa memilih rumah sakit atau dokter spesialis yang kamu mau, melainkan harus berdasarkan rujukan.

Selain itu, terkadang ada biaya tambahan yang sering ditanggungkan kepada pasien. Dalam hal ini, kamu perlu memiliki asuransi kesehatan swasta sebagai pelengkap dari BPJS. Selain untuk pelengkap, bisa juga digunakan sebagai keadaan darurat kritis, seperti mengalami kecelakaan, yang membutuhkan penanganan medis yang cepat dan tidak bisa menunggu BPJS Kesehatan.

Lindungi Diri Kamu dengan Asuransi Kesehatan dari

Super You Mulai dari Rp.39.500

Bagaimana cara memilih asuransi kesehatan yang tepat?

Ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam asuransi kesehatan, agar kamu pun tidak menyesal nantinya ketika klaim kamu tertolak. Berikut rincian yang sangat penting kamu perhatikan. 

1. Jenis asuransi kesehatannya

Ada berbagai macam jenis asuransi kesehatan. Karena itu, kamu harus bisa mencari tahu jenis asuransi kesehatan apa yang kamu punya. Seperti apa bentuk pertanggungannya? Apakah ada unsur investasinya? Berikut penjelasan beberapa macam jenis asuransi kesehatan:

Hospital benefit itu sama seperti BPJS dimana pertanggungan menyesuaikan biaya yang dikeluarkan. Biasanya hospital benefit digunakan sebagai asuransi kesehatan utama. Cash plan sebaliknya, memberi santunan tunai harian berdasarkan berapa lama kamu berada di rumah sakit. Semisal pertanggungan santunan tunainya sebesar Rp500rb / hari dan kamu dirawat selama 4 hari, maka kamu akan mendapatkan sebesar Rp2 juta. Tujuannya lebih untuk asuransi pelengkap asuransi kesehatan utama atau BPJS. 

Asuransi murni berarti fokus perlindungan hanya untuk sebagai perlindungan, sementara unit link mempunyai nilai investasi di dalamnya. Untuk asuransi kesehatan, ada baiknya kamu mempunyai asuransi murni karena selain preminya lebih terjangkau, kamu juga mendapatkan perlindungan yang berfokus kepada kesehatan. Jika menginginkan investasi, kamu bisa mencari jenis investasi lain yang tepat untuk kamu.

Utamakan untuk mendapatkan asuransi kesehatan yang berfokus pada rawat inap, karena rawat inap lah yang paling menguras banyak biaya. Premi asuransi rawat inap pun biasanya lebih murah. Jika kamu mempunyai uang berlebih, maka baru kamu memilih asuransi yang mempunyai rawat jalan.

Baca Juga : 7 Fungsi Asuransi yang Perlu Kamu Tahu

2. Klaim ganda

Asuransi yang mempunyai fitur klaim ganda berarti kamu mengajukan klaim untuk dua asuransi berbeda, baik dalam perusahaan yang sama atau berbeda. Fitur ini penting terutama jika kamu mempunyai lebih dari satu asuransi kesehatan. Dengan adanya klaim ganda, kamu lebih bisa menutupi biaya perawatan rumah sakit sepenuhnya. 

3. Masa tunggu

Setiap polis asuransi kesehatan mempunyai masa tunggu. Hal ini untuk mencegah penipuan asuransi yang berupa pre-existing conditions atau kasus orang yang sudah sakit / mempunyai gejala sewaktu membeli asuransi. Biasanya masa tunggu ini bisa selama 30 hari, 90 hari, hingga bahkan 1 tahun. 

Karena itu, kamu harus bisa memperhatikan dengan teliti berapa lama masa tunggu yang dipunya. Jika masa tunggu tersebut sudah habis, maka kamu baru bisa mengajukan klaim jika risiko terjadi. 

4. Polis asuransi

Selain memperhatikan semua hal tersebut, kamu juga bisa mengecek secara lengkap informasi yang ada di dalam polis asuransi kamu. Pastikan kamu sudah memilih premi asuransi yang sesuai keuangan kamu, manfaat yang sesuai kebutuhan, dan juga cek risiko-risiko apa saja yang terlindungi. 

Terutama cek bagian pengecualian. Disitu ada beberapa risiko yang tidak dilindungi oleh asuransi, contohnya bila risiko yang terjadi merupakan bagian dari tindakan kriminal atau usaha bunuh diri. Jika risiko yang terjadi merupakan bagian dari pengecualian, kamu tidak akan bisa klaim manfaat asuransi yang ada. 

Jadi mana asuransi kesehatan terbaik untuk kamu?

Kalau itu, kamu bisa menentukan sendiri berdasarkan poin-poin yang sudah ditentukan dalam artikel ini. Kalau masih belum tahu juga mau mengambil asuransi kesehatan apa, kamu bisa mencoba meneliti produk asuransi kesehatan Super You yang bernama My Hospital.

My Hospital memberikan santunan tunai harian untuk rawat inap dan ICU, serta Uang Pertanggungan dari risiko tutup usia. Hanya mulai dari Rp39.500 / bulan saja, kamu bisa mendapatkan produk ini dengan cepat. Yang perlu kamu siapkan ialah KTP orang yang kesehatannya diasuransikan, serta KTP Ahli Waris. 

Kapan lagi beli asuransi semudah belanja online? Yuk langsung cek produknya!

SHARE

Artikel Terkait Lainnya