tips jitu investasi saham

Investasi pada umumnya dibagi menjadi investasi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Sebelum kita membahas tentang tips investasi saham, sebaiknya kamu cari tahu dulu tentang apa itu investasi saham.

Berbeda dengan reksa dana pasar uang dan obligasi, saham adalah instrumen investasi dengan return yang tinggi. Investasi saham juga cocok sebagai salah satu bentuk investasi jangka panjang. Tidak menutup kemungkinan, di saat pandemi ini banyak orang yang tertarik dengan investasi saham. Namun perlu kamu ketahui bahwa berinvestasi di saham dikenal dengan high return, high risk. Kamu harus siap dengan resiko yang tinggi karena seperti yang kita tahu IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan juga begejolak selama pandemi. Turunnya nilai pasar saham tidak hanya di Indonesia melainkan juga terjadi di berbagai belahan dunia.

Hal menarik lain adalah pandemi merupakan saat yang tepat untuk membeli saham. Tentu saja jika pandemi selesai, harga saham pun dapat kembali normal. Namun kamu harus tetap berhati-hati apalagi buat kamu yang masih pemula di dunia investasi.

Berikut 5 tips investasi saham yang dapat kamu lakukan

Mindset Investasi Untuk Jangka Panjang

Kamu harus ingat tujuan kamu berinvestasi di saham adalah untuk tabungan jangka panjang. Dengan investasi saham maka kamu harus konsisten. Kamu bisa menyisihkan minimal 10% dari penghasilan kamu untuk berinvestasi secara rutin.

Perhatikan Fundamental Saham yang Kamu Pilih

Khususnya untuk kamu para investor pemula sebaiknya memilih saham dengan fundamental yang kuat. Jangan hanya tergiur dengan harga saham dan return-nya. Kamu harus mengerti mengapa kamu memilih saham tersebut. Apakah dapat digunakan untuk jangka panjang.

Perlu kamu tahu bahwa tidak semua saham dengan harga yang murah memiliki kualitas yang baik. Coba cari tahu perkembangan saham, momen yang tepat untuk membeli, dan untuk menjual.

Ini Dia 5 Jenis Investasi untuk Pemula

Kamu Harus Sabar

Investasi di dunia saham memang membutuhkan kesabaran. Selain itu tetap dengan meningkatkan ilmu investasi agar kamu semakin memahami pasar saham. Jika kamu memilih untuk investasi saham dalam jangka pendek maka selain fundamental yang kuat kamu harus bisa menganalisa secara teknikal.

Ketika pasar sedang anjlok, kamu harus sabar dan jangan terburu-buru menjual saham kamu. Kamu bisa melakukan yang namanya average down. Kamu membeli lagi saham tersebut sehingga ketika saat harga saham naik kamu bisa menjual dengan nilai yang tinggi.

Siapkan Dana untuk Berinvestasi

Kamu sudah yakin mau investasi? kamu harus bisa manajemen keuangan kamu. Sebaiknya dana yang sudah kamu siapkan jangan kamu pakai untuk kebutuhan sehari-hari. Setidaknya kamu memiliki dana investasi dan dana darurat. Hal ini tentu penting agar kamu tidak panik jika seandainya harga saham turun.

3 Jenis Investasi Jangka Pendek yang Menguntungkan

Diversifikasi Investasi

Kondisi pasar modal pada umumnya sangat volatile. Ada yang naik ada juga yang turun dalam jangka waktu yang relatif cepat. Oleh karena itu kamu disarankan untuk melakukan diversifikasi investasi. Tidak semua dana kamu dialokasikan untuk saham.

Itu dia beberapa tips yang bisa kamu lirik sebelum memulai investasi saham. Selain berinvestasi di saham, kamu juga bisa investasi di asuransi. Asuransi tentu penting untuk melindungi kamu dari segala resiko di masa depan. Misalnya kamu bisa memanfaatkan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Di Super You, kamu bisa mendapatkan produk asuransi dengan premi terjangkau setiap bulannya. Mulai dari Rp 30 ribu-an saja per bulan.

Tertarik dengan Asuransi Super You?

SHARE

Artikel Terkait Lainnya