pencegahan corona anak

Dengan mewabahnya virus corona, wajar bila kamu mulai khawatir tentang keselamatan keluargamu, terutama keselamatan anak-anak. Pencegahan Corona penting untuk dilakukan dan penting bagimu untuk mengajarkan anak agar selalu waspada. Namun di satu sisi, perlu diingat juga bahwa anak-anak mudah ketakutan dengan apa yang mereka lihat dan dengar di media tentang wabah ini. Karena itu penting bagimu untuk juga memperhatikan keadaan anakmu secara fisik dan mental.

Baca jugaJangan Panik, Yuk Lakukan Pencegah Corona di Kantor!

Bagaimana dampak Virus Corona pada anak?

Berita bagusnya adalah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention atau CDC) mengatakan bahwa anak-anak tidak lebih rentan daripada orang dewasa terhadap virus corona. Bahkan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok mengatakan bahwa hanya ada 1 kematian untuk orang di bawah usia 20 tahun dan tidak ada kematian sama sekali pada kasus anak di bawah usia 10 tahun. Data ini didapat pada tanggal 11 Februari dari 45,000 kasus positif korona di Tiongkok. Sementara itu, menurut Dr. Arthur Reingold dari University of California at Berkeley, banyak anak-anak yang terinfeksi hanya mengalami gejala ringan atau tidak mengalami gejala sama sekali.

Mengapa anak tidak sakit karena Corona?

Menurut asumsi Dr. Arthur Reingold, “Jika mereka terinfeksi dan tidak sakit, maka kemungkinan terbesar adalah mereka mempunyai imunitas (terhadap Corona).” Namun, perlu diingat bahwa anak-anak juga bisa menjadi penyebar (Carrier) dari Virus Corona, sehingga langkah pencegahan pun tetap harus dilakukan.

Baca jugaSiap Punya Anak, Ini 4 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga!

Ingatkan anak kamu untuk selalu mencuci tangan sebagai langkah pencegahan Corona

Langkah-langkah pencegahan Corona untuk anak

Penting bagi kita untuk tetap melakukan langkah-langkah pencegahan Corona untuk anak dengan menjelaskan cara pencegahan agar anak pun tidak terbawa panik. Karena itu, yuk simak penjelasan berikut dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

1. Tetap tenang

Pastikan bahwa kamu sendiri tetap tenang dalam menghadapi wabah korona. Perhatikan apa yang kamu katakan dan bagaimana kamu mengatakannya kepada si kecil, karena mereka bisa merasa cemas dari cara kamu menyampaikan pesan tentang Corona terhadapnya maupun orang lain.

2. Luangkan waktu untuk membicarakannya

Beri tahu anakmu bahwa kamu siap mendengar dan menjelaskan dia jika dia punya pertanyaan apa pun. Pastikan dirimu up-to-date dengan informasi akurat dan terpercaya tentang virus ini dan katakan pada anakmu bahwa beberapa cerita yang beredar di internet dan sosial media mungkin saja berdasarkan rumor atau hanya hoax belaka.

 

3. Pantau apa yang mereka lihat dan dengar di TV, radio, atau online

Mengingat bahwa banyak informasi di media, terutama di internet, yang mungkin tidak benar, ada baiknya jika waktu menonton dibatasi. Terlalu banyak informasi tentang virus ini juga bisa membuat mereka takut atau cemas berlebih.

4. Hindari bahasa yang mengandung stigma

Ingat bahwa virus bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal ras atau kewarganegaraan. Hindari membuat asumsi tentang siapa yang mungkin mempunyai COVID-19.

5. Ajari anak cara mengurangi penyebaran kuman

Ajarkan anak-anak bahwa ada hal-hal yang bisa dilakukan untuk tetap sehat dan tidak menularkan penyakit atau kuman, seperti hal-hal berikut:

  • Jaga jarak dengan orang-orang yang batuk atau bersin.
  • Jika ingin batuk atau bersin, tutup mulut dengan tangan atau tisu, lalu buang tisu yang sudah dipakai ke tong sampah.
  • Biasakan untuk mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik, sama dengan menyanyi lagu Happy Birthday dua kali. Lakukan setelah batuk, bersin, pergi ke kamar mandi, dan sebelum makan.
  • Jika tidak ada air dan sabun, berikan mereka hand sanitizer. Setidaknya harus mengandung 60% alkohol. Pantau anak balita ketika menggunakan agar mereka tidak tertelan alkohol.
 

Jadi apa yang kita katakan pada anak?

Singkatnya, ingatkan pada anak bahwa orang-orang dewasa di rumah dan di sekolah mengusahakan yang terbaik untuk keselamatannya, sehingga ia tidak perlu khawatir. Jika ada kekhawatiran, maka pastikan bahwa si kecil tahu bahwa dia bisa mengekspresikannya kepadamu.

Selain itu, tidak ada salahnya kamu mengambil asuransi tertentu yang mungkin bisa memberikan perlindungan dari risiko terdiagnosa Corona, seperti asuransi jiwa dan asuransi penyakit kritis dari Super You. Bagaimanapun juga, stay safe and stay healthy ya, Teman SUPERjuangan!

 
SHARE

Artikel Terkait Lainnya