vitamin c

Vitamin C adalah salah satu nutrisi penting bagi tubuh kita, karena berguna untuk menjaga kesehatan kulit, tulang, gigi, serta pembuluh darah. Disebut juga asam askorbat, antioksidan satu ini tidak tersimpan dalam tubuh, karena itu ada konsumsi wajib setiap harinya demi menjaga kesehatan.

Tentunya vitamin C terdapat dalam berbagai makanan, terutama dalam sayur dan buah. Namun, kamu juga bisa mendapatkannya melalui suplemen. Konsumsi vitamin C dianjurkan sebanyak 75 mg untuk wanita dan 90 mg untuk pria.

Lantas seberapa penting sih manfaat vitamin C bagi tubuh? Yuk simak artikel berikut!

1. Meningkatkan imunitas tubuh

Vitamin C sendiri mempunyai beberapa pengaruh terhadap imunitas tubuh, antara lain: 

    • Meredakan peradangan sehingga membantu fungsi imun tubuh.
    • Mendorong produksi kolagen untuk kulit sehingga membantu fungsi kulit dalam menghadang zat berbahaya untuk masuk ke dalam tubuh.
    • Meningkatkan aktivitas fagosit, yaitu jenis sel darah putih yang melawan bakteri atau partikel berbahaya.
    • Membantu pertumbuhan limfosit, yaitu jenis sel darah putih yang memproduksi antibodi saat adanya bakteri, virus, atau racun dalam darah. 

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa dosis vitamin C yang tinggi dapat mengurangi risiko peradangan paru dalam penyakit pernapasan akut, seperti virus H1N1 atau virus lainnya. Namun, dosis vitamin C harus berdasarkan anjuran dokter karena bisa menyebabkan efek samping lain.

2. Menjaga tekanan darah tetap normal

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa suplemen vitamin C merilekskan pembuluh darah, sehingga mengurangi tekanan darah. 

Bagaimana pun juga, belum ada yang tahu pasti efek jangka panjang dari vitamin C pada tekanan darah. Untuk menjaga tekanan darah normal, kamu tidak bisa bergantung hanya pada vitamin C saja tapi berbagai usaha lainnya. 

3. Kurangi risiko penyakit kritis

Tahukah kamu bahwa vitamin C mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskuler, seperti penyakit jantung dan stroke? Hal ini disebabkan karena vitamin C dapat mengurangi faktor risiko dari kedua penyakit tersebut. 

Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi minimal 500 mg vitamin C setiap harinya bisa mengurangi faktor risiko penyakit, seperti kolesterol jahat dan trigliserida.

Bagaimana pun juga kamu tetap perlu menerapkan pola hidup sehat dan menyadari gejala penyakit jantung maupun gejala stroke, demi mencegah risiko penyakit kritis.

Proteksi Diri dengan Asuransi Penyakit Kritis,
Premi Mulai Rp.28.500 per Bulan

4. Mencegah kekurangan zat besi

Zat besi penting untuk berbagai fungsi tubuh, antara lain pembuatan sel darah merah dan pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh. Namun, terkadang zat besi susah diserap oleh tubuh ketika bersumber dari tumbuhan. 

Vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi dari sayur-sayuran yang kita makan. Hal ini menjadi penting terutama bagi mereka yang memilih untuk tidak memakan daging, secara daging adalah sumber zat besi.  Selain itu, vitamin C juga mengurangi risiko anemia bagi orang-orang yang rentan untuk kekurangan zat besi.

Baca Juga : 7 Cara Efektif Jaga Kesehatan Tubuh

 

5. Bagus untuk ingatan

Sebagai antioksidan, vitamin C dapat mencegah peradangan pada sistem saraf utama yang menyebabkan dementia. Karena itu, vitamin C sangat berpengaruh untuk mencegah risiko gangguan memori atau berpikir seperti dementia. 

Sementara itu, kurangnya vitamin C dapat menyebabkan penurunan dalam kemampuan berpikir dan mengingat. Terutama pada kelompok lanjut usia.

6. Bagus untuk kulit

Selain membantu pembentukan kolagen pada kulit, vitamin C juga mempunyai beberapa fungsi lainnya bagi kesehatan tubuh. Terutama berguna sebagai anti penuaan

Sebuah penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition mengatakan bahwa tingginya vitamin C dalam tubuh mempengaruhi berkurangnya tanda garis penuaan (keriput), keringnya kulit, dan kulit yang sehat.

Apa Vitamin C Bisa Mencegah Corona?

Sebuah artikel dari Chinese Journal of Infection Diseases mengatakan adanya penggunaan vitamin C dosis tinggi untuk membantu penyembuhan orang yang terinfeksi COVID-19 demi meningkatkan fungsi paru. 

Beberapa penelitian lain juga sedang dalam tahap uji klinis untuk melihat efektivitas vitamin C kepada pasien COVID-19. Namun, perlu diingat bahwa belum ada standarisasi tentang penyembuhan COVID-19 dengan vitamin C karena bukti datanya masih kurang lengkap.

Jikalau pun vitamin C memang terbukti membantu penyembuhan, tidak ada data yang mendukung bahwa mengonsumsi vitamin C saja dapat mencegah terjangkitnya penyakit COVID-19. Konsumsi vitamin C dalam dosis tinggi malah bisa memiliki efek samping seperti diare.  

Baca Juga : 5 Langkah Pencegahan Corona untuk Anak

 

Cegah dengan Vitamin C, Antisipasi dengan Super You!

Walau mengonsumsi vitamin C dapat membantu kamu menjaga kesehatan tubuh, tapi kamu juga tetap harus menerapkan pola hidup sehat. Pastikan pola makan yang sehat dan olahraga tetap teratur. 

Namun, kamu juga bisa mengantisipasi risiko kesehatan dengan menggunakan perlindungan asuransi kesehatan. Dengan asuransi online Super You, kamu bisa mendapatkan perlindungan asuransi kesehatan, mulai dari Rp39.500 saja per bulan.

Namanya juga sakit, siapa sih yang bisa prediksi? Sebaiknya kamu bermain aman dengan perlindungan finansial dari Super You. Yuk cek produknya! Klik banner dibawah ini dan pilih plan sesuai kebutuhan kamu.

SHARE

Artikel Terkait Lainnya