menu mpasi

Mendekati waktu anak bisa mpasi jadi bingung mau memberi menu mpasi apa atau yang terbaik untuk sang anak? Nggak usah bingung lagi! Yuk, ketahui menu mpasi bervariasi yang sehat dan bergizi untuk buah hati tercinta!

Table of Contents

Sebelum mulai mengonsumsi MPASI, bayi akan mengonsumsi ASI dan susu formula. Anak bayi perlu mengonsumsi ASI sebelum bisa makan MPASI, kenapa begitu? Air Susu Ibu atau disingkat sebagai ASI memiliki banyak manfaat untuk sang buah hati, terutama bagi pertumbuhan dan kesehatannya. 

  1. Penting untuk bayi mengonsumsi ASI karena terdapat banyak kandungan nutrisi yang diperlukan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan awalnya. Di dalam ASI sudah terkandung protein, lemak, vitamin, karbohidrat, mineral dan antibodi yang diperlukan untuk menjaga bayi dari infeksi.
  2. ASI yang mengandung antibodi bisa memberikan sang bayi perlindungan dari berbagai penyakit, seperti infeksi dan alergi.
  3. ASI sudah mengandung semua nutrisi yang diperlukan oleh bayi sebelum mereka siap mengonsumsi MPASI. ASI juga mudah bagi bayi untuk dicerna. 
  4. Dari beberapa hasil penelitian, dikatakan bahwa bayi yang mengonsumsi ASI biasanya memiliki perkembangan otak yang lebih baik dan memiliki kemungkinan lebih besar untuk memiliki IQ yang tinggi. 
  5. Dengan mengonsumsi ASI, bayi risiko terkena penyakit kronis, seperti diabetes tipe 1 dan 2 atau jantung bisa berkurang. 

Lalu jika ASI sangat baik bagi sang buah hati untuk menjaga kesehatan dan membantu pertumbuhan mereka, kenapa harus mengonsumsi MPASI? Apa itu MPASI?

Apa itu MPASI?

MPASI yang memiliki kepanjangan Makanan Pendamping Asi merupakan makanan yang membantu perkembangan bayi, karena semakin besar, ASI saja tidak cukup untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bayi. 

Namun, pemberian MPASI tidak dapat dilakukan secara asal ya. Pastikan untuk mengikuti panduan yang ada, mulai dari kapan bayi bisa menerima MPASI pertama, panduan MPASI 6 bulan, jadwal MPASI dan menu MPASI yang bisa diberikan kepada sang buah hati. 

Kapan Bisa Memberikan MPASI Pertama?

Lalu kapan anak bayi bisa mulai mengonsumsi mpasi? MPASI pertama sudah bisa mulai diperkenalkan kepada anak bayi saat mereka berusia 6 bulan, ini berdasarkan rekomendasi yang diberikan oleh organisasi kesehatan dunia, seperti World Health Organization dan American Academy of Pediatrics (AAP). 

Mengapa pada anak bayi yang berusia 6 bulan? Apa tidak boleh diberikan kepada bayi berusia di bawah 6 bulan?

Organisasi kesehatan dunia menyarankan ketika akan sudah di usia sekitar bulan adalah karena perkembangan fisik dan perkembangan sistem pencernaannya sudah siap menerima asupan selain ASI atau susu formula, yakni makanan padat.

Baca Juga: 4 Penyebab Utama Bayi Menangis, Gimana Cara Mendiamkannya?

Tanda-Tanda Sudah Siap Diberikan MPASI Pertama

Meski begitu, ini hanya yang direkomendasikan sebagai patokan. Aslinya semua bayi berbeda, kapan mereka siap untuk diberikan MPASI pertama ada tanda-tanda dari perkembangannya sendiri. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda yang bisa ditunjukan oleh bayi yang memberikan kode kalau sudah siap untuk mulai diberikan MPASI:

  1. Sudah bisa menopang kepala dan leher secara stabil ketika mengambil makanan
  2. Sudah bisa duduk dengan aman di kursi bayi
  3. Mulai menunjukkan minat untuk mengonsumsi makanan orang dewasa
  4. Jika refleks menghisap yang sudah ada sejak mereka lahir sudah hilang ini menjadi salah satu tanda kesiapan bayi untuk mengonsumsi MPASI
  5. Menunjukkan kemampuan untuk mengunyah meski belum memiliki gigi, seperti mengunyah dengan gusi

Panduan MPASI 6 Bulan 

Bagi new moms yang bingung dengan MPASI pertama, bisa belajar melalui panduan MPASI 6 bulan di bawah ini!

  • Perhatikan Kesiapan Bayi 

Pastikan untuk pantau kondisi bayi dan lihat jika sang buah hati sudah mulai menunukkan tanda-tanda kesiapan bayi untuk memulai MPASI pertamanya.

  • Lakukan Konsultasi Dengan Dokter dan Ahli Gisi Terlebih Dahulu 

Sebelum memulai, pastikan untuk lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter dan ahli gizi agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan untuk bayi.

  • Memilih Makanan yang Tepat 

Sesuaikan makanan dengan bayi. Meski mereka sudah bisa mengonsumsi, pastikan untuk dihaluskan terlebih dahulu agar menjadi mudah untuk dicerna. 

  • Hindari Penggunaan Gula, Garam dan Bumbu 

Karena bayi masih dalam tahap perkenalan ke rasa dan tekstur murni makanan, tidak perlu tambahan gula, garam dan bumbu.

  • Tetap Lanjutkan ASI 

Guna dari MPASI bukanlah menggantikan ASI, tetapi untuk membantu nutrisi dan mendampingi ASI. Jadi pastikan agar ASI tetap menjadi sumber utama nutrisi sang bayi.

  • Perhatikan Porsi MPASI 

Jangan langsung memberikan bayi MPASI dalam porsi besar. Saat masih tahap MPASI pertama, pastikan untuk membangun tingkatannya terlebih dahulu dan biarkan si buah hati menunjukkan ketika sudah kenyang. Jangan dipaksa ya.

  • Perkenalkan Makanan Satu Persatu 

Saat baru memulai MPASI perkenalkan bayi kepada makanannya satu persatu agar bisa membantu mengidentifikasi jika bayi menunjukkan tanda-tanda alergi terhadap suatu makanan. 

  • Perhatikan Reaksi Alergi dan Negatif

Sambil memperkenalkan makanan satu per satu kepada sang bayi, pastikan untuk memperhatikan jika menunjukkan reaksi alergi. Jika ada, segera hentikan konsumsi dan lakukan konsultasi dengan dokter. 

  • Catat Apa yang Menjadi Preferensi Si Buah Hati 

Pastikan untuk terus memperkenalkan sang anak kepada berbagai macam jenis makanan agar bisa mengembangkan preferensi makanan mereka. Pastikan juga untuk mengetahui juga apa yang sepertinya mereka sukai. 

  • Keselamatan Makanan

Pastikan untuk memerhatikan keselamatan sang bayi ketika mengonsumsi MPASI, seperti dengan menghaluskan makanan atau memotong makanan menjadi kecil agar bisa menghindari risiko tersedak. 

Baca Juga: Ketahui Manfaat Air Kelapa, Bahkan Untuk Ibu Hamil dan Penderita Asam Lambung!

Jadwal MPASI 6 Bulan 

Sudah ada menu MPASI tapi bingung kapan perlu memberikannya ke buah hati? Jadwal MPASI bisa bervariasi berdasarkan preferensi dan kebutuhan bayi. Sebagai patokan, bisa mengikuti jadwal MPASI 6 bulan yang umum seperti di bawah ini!

  • Pagi (Jam 7-8 Pagi)

Pastikan untuk tetap memberikan ASI kepada sang bayi. Hari mereka bisa dimulai dengan memberikan ASI atau susu formula untuk makanan pertama.

  • Sarapan (Jam 9-10 Pagi)

MPASI pertama di hari itu bisa diberikan dalam bentuk yang sudah dihaluskan menyerupai bubur oatmeal dan dengan porsi yang kecil.

  • Cemilan (Jam 11-12 Siang)

Untuk cemilan sehat sang bayi, bisa dengan memberikan potongan buah, contohnya pisang apel dan semangka yang sudah dipotong dengan ukuran aman untuk si buah hati. 

  • Makan Siang (Jam 1-2 Siang)

Karena cemilan sudah diberikan buah, jangan lupa lengkapi gizi si buah hati dengan memberikan mereka sayuran, seperti wortel, kentang atau bayam dalam bentuk yang sudah dihaluskan, seperti puree.

Selain itu pastikan si buah hati juga mendapatkan protein yang diperlukan dengan memberikan protein hewani, seperti ayam, daging sapi atau ikan.

  • Cemilan (Jam 3-4 Sore)

Jika sudah sore, sambil menunggu makan malam juga bisa memberikan si buah hati cemilan sehat, seperti yogurt yang aman untuk bayi dan pastikan tidak ada kandungan gula tambahan.

  • Malam (Jam 6-7 Malam)

Untuk makan malam bisa memberikan ASI untuk sang bayi atau bisa juga diberikan bubur dari sereal gantum yang sudah dihaluskan atau berikan lagi puree sayuran dengan resep MPASI yang berbeda.

  • Sebelum Tidur (Jam 8-9 Malam)

Sebelum tidur, lengkapi kebutuhan ASI sang bayi dengan memberikan ASI atau susu formula sebelum tidur. 

Baca Juga: Hari Gizi Nasional 2022: Ketahui Kandungan Makanan yang Bergizi

Resep MPASI

Resep MPASI perlu bervariatif dan menyehatkan. Berikut ini adalah beberapa resep MPASI untuk dijadikan menu berdasarkan pertumbuhan bayi. 

  • Menu MPASI 6 Bulan

  • Puree Kentang dan Daging Sapi

Bahan: 

  1. 25 gram kentang yang sudah dipotong dadu 
  2. 15 gram daging sapi, pilih yang giling 
  3. 15 gram tomat 
  4. 10 gram wortel
  5. 1 siung bawang putih
  6. 1 siung bawang merah

Cara Membuat Menu MPASI:

  1. Campurkan tomat, wortel dan kentang lalu di kukus hingga menjadi empuk 
  2. Geprek dahulu bawang putih dan kemudian dicincang. Untuk bawang merah, iris hingga halus.
  3. Daging sapi giling di tumis hingga matang dan berbau harum. 
  4. Setelah itu haluskan daging sapi yang sudah ditumis bersamaan dengan kentang, wortel dan tomat. Bisa menggunakan saringan kawat atau dengan blender agar lebih mudah. 
  5. Sebagai topping bisa menambahkan parutan keju.
  • Bubur Hati Ayam dan Edamame

Bahan:

  1. 3 SDM nasi putih 
  2. Siapkan 1 potong hati ayam 
  3. 15 gram brokoli
  4. 10 gram edamame 
  5. 1 siung bawang putih

Cara Membuat Menu MPASI:

  1. Masak nasi hingga teksturnya menjadi bubur
  2. Kukus brokoli dan edamame bersamaan dan hingga empuk
  3. Tumis hati ayam dan bawang putih 
  4. Secara bersamaan, haluskan hati ayam, edamame dan brokoli bisa menggunakan blender dan campurkan ke bubur nasi. 
  5. Dengan saringan kawat, haluskan semuanya hingga teksturnya lumat.
  • Bubur Beras dan Ikan Kembung

Bahan:

  1. 40 gram tepung beras
  2. 50 gram fillet ikan kembung 
  3. 180 air putih 
  4. 40 gram bayam
  5. 1 siung bawang merah dan bawang putih 
  6. Jahe
  7. Siapkan kaldu daging atau kaldu ayam
  8. Minyak zaitun secukupunya

Cara Membuat Menu MPASI:

  1. Remas ikan dan pisahkan duri yang ada
  2. Geprek bawang merah, jahe dan bawang putih 
  3. Campurkan ikan, air, tepung beras, jahe, bawang dan kaldu di dalam slow cooker dan masak 3 jam 
  4. Jika sudah 2 jam, bisa memasukkan bayam 
  5. Jika sudah, haluskan dengan di blender dan tambahkan minyak zaitun.
  • Menu MPASI 7 Bulan

  • Tim Bayam Ubi Putih

Bahan:

  1. Bayam segar
  2. Ubi putih 
  3. 1 ½ gelas air atau bisa juga kaldu
  4. Fillet dada ayam rebus 

Cara Membuat Menu MPASI:

  1. Cuci bersih bayam 
  2. Kupas dan potong dadu ubi putih
  3. Cincang dada ayam 
  4. Panaskan kaldu hingga mendidih
  5. Kecilkan api dan masak ubi selama 10 menit 
  6. Masukkan bayam dan daging 
  7. Masak hingga bayam, ubi dan daging menjadi empuk
  8. Diamkan hingga dingin dan haluskan dengan blender
  • Bubur Pir dan Apel Rebus

Bahan:

  1. Buah Apel
  2. Buah Pir

Cara Membuat Menu MPASI:

  1. Kupas buah dan buang bijinya.
  2. Potong buah menjadi kecil 
  3. Rebus buah selama 7 hingga 8 menit 
  4. Dinginkan 
  5. Bisa dijadkan puree atau finger food dengan dicelupkan ke yogurt 
  • Bubur Sayur dan Daging

Bahan:

  1. Air secukupnya
  2. Daun bawang 
  3. Kentang
  4. Wortel
  5. Kacang polong
  6. 1 Brokoli kecil 
  7. Buncis secukupnya 
  8. 1 SDT minyak sayur
  9. Krim keju yang telah dipasteurisasi
  10.  Protein, seperti fillet dada ayam rebus atau daging sapi 

Cara Membuat Menu MPASI:

  1. Kupas dan potong wortel dan kentang hingga kecil
  2. Potong brokoli hingga seukuran dengan genggaman anak 
  3. Pilih protein hewani, bisa ayam atau daging sapi yang kemudian dicincang hingga halus
  4. Selama 20 menit, rebus buncis, kentang, wortel dan daging pilihan hingga matang dan empuk
  5. Dinginkan dan kemudian campurkan ke krim keju secukupnya.
  6. Rebus brokoli hingga 3-4 menit dan letakkan di atas puree
  • Menu MPASI 8 Bulan

  • Tahu Tim

Bahan:

  1. 30 gram beras 
  2. 40 gram tahu putih 
  3. 40 gram daging ikan tuna
  4. 20 gram wortel parut
  5. 200 ml air 
  6. ½ SDT minyak wijen
  7. ¼ tomat tanpa biji
  8. 2 batang bayam 
  9. 1 SDT keju Parut
  10. ¼ SDT bawang putih bubuk

Cara Membuat Menu MPASI:

  1. Kukus beras setengah matang 
  2. Potong tahu putih menjadi kecil-kecil
  3. Iris tomat kecil-kecil
  4. Petik daun bayam dan iris kecil-kecil
  5. Kukus beras, tahu, daging ikan tuna dan wortel 
  6. Tambahkan sedikit air lagi jika air kukusan habis dan masukkan tomat, kejut parut dan bawang putih bubuk
  7. Kukus hingga menjasi bubur tim 
  • Omelet Keju

Bahan:

  1. 1 butir telur 
  2. 2 lembar keju cheddar
  3. 1 genggam daun bayang segar
  4. 50 mililiter air
  5. Margarin secukupnya

Cara Membuat Menu MPASI:

  1. Letakkan semua bahan kecuali margarin ke wadah 
  2. Kocok hingga merata
  3. Ambil pinggan yang panas dan lelehkan margarin 
  4. Masak adonan seperti ketika memasak telur dadar
  5. Angkat setelah matang dan potong 
  • Bubur Manado

Bahan:

  1. 1 piring nasi
  2. 1 batang serei 
  3. Garam sedikit 
  4. 1 Genggam bayam 
  5. 100 gram labu kuning
  6. 3 tangkai kemangi
  7. 700 mililiter air hangat 

Cara Membuat Menu MPASI:

  1. Potong bayam hingga berukuran kecil agar tidak tersedak 
  2. Potong kemangi hingga berukuran kecil agar tidak tersedak
  3. Ke dalam panci masukkan nasi, serai dan labu kuning, kemudian tambahkan 700 mililiter air 
  4. Masak hingga menjadi bubur selama 40 menit 
  5. Tambahkan bayam, kemangi dan sedikit garam 
  6. Sajikan selagi hangat 

Itu lah 9 variasi menu MPASI berdasarkan pertumbuhan mereka! Ingat ya, MPASI bukan berarti memberhentikan ASI, hanya makanan pendamping yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi saja! Untuk moms juga jangan sampai sakit ya! Lindungi kesehatan fisik dan finansial selama menjaga si buah hati dengan asuransi kesehatan dari Super You yang bisa memberikan proteksi kesehatan menyeluruh mulai dari Rp4.500 per hari! 

Artikel Terkait