sakit maag

Salah satu penyakit pencernaan adalah sakit maag yang menimbulkan rasa nyeri, mual dan kembung pada bagian perut. Namun, apa penyebab sakit maag terjadi? Mari pelajari lebih lanjut mengenai penyakit maag di sini!

Sakit Maag

Apa itu Sakit Maag?

Apa itu Sakit Maag

Sakit maag atau dispepsia adalah sakit yang dirasakan di sekitar perut. Sakit maag merupakan gejala yang terjadi pada sistem pencernaan seperti nyeri ulu hati, perut kembung dan mual. Gejala sakit maag ini terjadi pada saat sedang makan atau beberapa saat setelah makan.

Gejala Sakit Maag

Saat sakit maag terjadi, gejala sakit maag tidak sulit untuk diidentifikasi. Berikut ini adalah 6 ciri ciri sakit maag yang umum terjadi.

  1. Cepat merasa kenyang.
  2. Timbul rasa mual.
  3. Merasa kembung pada area perut bagian atas.
  4. Sering bersendawa.
  5. Timbul rasa nyeri pada ulu hati atau di tengah dada saat atau setelah makan.
  6. Area perut bagian atas terasa panas.

Penyebab Sakit Maag

Penyebab Sakit Maag

Pada dasarnya penyakit maag penyakit pencernaan yang bisa dibilang ringan, tetapi penyebab sakit maag bisa dipicu oleh berbagai faktor lainnya. Yuk, ketahui apa saja penyebab sakit maag di bawah ini.

1. Gerd

GERD atau refluks asam lambung. GERD (gastroesophageal reflux disease) adalah kondisi ketika produksi asam lambung meningkat hingga naik ke kerongkongan. Hal ini disebabkan katup pemisah lambung dan kerongkongan melemah. Katup ini seharusnya terbuka ketika ada makanan masuk dan menutup untuk mencegah asam lambung. Asam lambung yang naik akhirnya menyebabkan rasa nyeri di ulu hati, mulut pahit, bahkan bisa saja batuk jika tidak diobati. Pertolongan pertama saat asam lambung kambuh adalah dengan minum air hangat, konsumsi jahe, mengunyah permen karet dan beristirahat.

Baca Juga : Waspada Asam Lambung, Ketahui Penyebab dan Pengobatannya!

2. Gastritis

Kondisi dimana dinding lambung mengalami peradangan (inflamasi). Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori (H.pylori). Radang lambung ini ditandai dengan ulu hati yang nyeri, perut mual, dan kembung. Gastritis tidak begitu berbahaya. Kamu bisa sembuh dengan mengkonsumsi obat seperti antasida dan antibiotik.

3. Tukak Lambung

Gastritis bisa menyebabkan luka pada dinding lambung. Kondisi ini disebut sebagai tukak lambung. Kamu akan merasakan nyeri di ulu hati disertai rasa mual. Hanya kondisi ini tidak dapat langsung membaik. Kamu mungkin membutuhkan obat sakit maag seperti antasida atau golongan proton pump inhibitor seperti omeprazole.

4. Sindrom Iritasi Usus Besar

Biasa disebut irritable bowel syndrome atau IBS. Sindrom iritasi usus besar ini ditandai dengan sulit buang air besar, diare, dan kram perut. Belum diketahui secara pasti penyebab dari iritasi usus besar ini, terlepas dari beberapa faktor risikonya seperti infeksi, kelainan pada sistem saraf, dan kontraksi abnormal pada usus.

5. Pankreatitis

Pankreatitis atau radang pankreas juga jadi salah satu penyebab munculnya gejala sakit maag. Pankreatitis dapat dilihat dari beberapa gejala yang muncul seperti perut mual dan muntah. Penderita juga mungkin saja dapat mengalami demam, detak jantung yang meningkat, dan sakit perut.

6. Merokok dan Alkohol

Merokok dan minum alkohol bisa jadi penyebab sakit maag. Rokok dan alkohol mengandung zat-zat yang dapat mengganggu kesehatan lambung dan sistem pencernaan. Alkohol sendiri dapat mengikis lapisan lambung. Jika kamu adalah perokok dan sering konsumsi alkohol. Kalau bisa dikurangi ya. Sakit maag dapat berbahaya lho jika dibiarkan.

7. Pola Makan

Pola makan juga dapat menyebabkan maag. Pola makan yang dimaksud seperti

  • Makan dalam porsi yang besar
  • Setelah makan, langsung berbaring
  • Sering makan makanan pedas
  • Makan makanan yang mengandung lemak dan santan
  • Sering minum minuman bersoda atau yang mengandung kafein

8. Stres

Penyebab sakit maag berikut adalah stres. Mengapa? Stres dapat memicu produksi gas berlebih di dalam lambung apalagi jika disertai dengan pola makan yang salah. Akhirnya memicu gejala seperti mual dan kembung. Kondisi semakin memburuk jika kamu menderita gangguan pencernaan lain seperti GERD dan IBS.

Baca Juga : Ucapkan Bye-Bye Perut Buncit dengan 8 Gerakan Olahraga mengecilkan perut ini!

9. Pengaruh Obat-obatan

Mengkonsumsi obat-obatan tertentu juga ternyata berbahaya lho. Contohnya obat antiinflamasi nonsteroid (ibuprofen atau asam mefenamat) dalam dosis tertentu juga ternyata dapat menjadi penyebab maag.

10. Kanker Lambung

Gejala sakit maag yang mungkin kamu rasakan bisa jadi disebabkan oleh kanker lambung. Hal ini terjadi saat terdapat pertumbuhan sel tumor ganas pada lambung.

Cara Mengobati Sakit Maag

Cara Mengobati Sakit Maag

Sakit maag bisa diatasi, tetapi pengobatan bergantung pada tingkat keparahan dari gejala sakit maag. Apabila gejala yang terjadi termasuk ringan maka cara mengobati sakit maag bisa dilakukan dengan memperbaiki pola hidup. Berikut ini adalah beberapa pola hidup sehat yang bisa dilakukan untuk mengobati sakit maag dengan gejala ringan.

  • Mengurangi konsumsi makanan yang pedas dan berlemak.
  • Mengurangi konsumsi minuman yang mengandung alkohol atau kafein.
  • Pastikan untuk mendapatkan waktu istirahat yang cukup seperti pastikan mendapatkan waktu tidur minimal 7 jam setiap malam.
  • Berolahraga secara teratur bisa membantu pola hidup sehat dan membantu pengobatan sakit maag.
  • Berhenti merokok merupakan salah satu hal yang bisa membantu mengobati sakit maag.

Jika gejala sakit maag sudah termasuk parah, maka hanya memperbaiki pola hidup dengan beralih ke gaya hidup yang lebih sehat bisa jadi tidak cukup. Saat hal ini terjadi maka dokter akan meresepkan obat sebagai cara mengobati sakit maag. Yuk, ketahui obat sakit maag apa saja yang biasanya diresepkan oleh dokter saat sakit maag sudah termasuk parah.

  • Obat yang tergolong sebagai antasida
  • Obat yang tergolong sebagai reseptor H – 2
  • Obat yang tergolong sebagai inhibitor pompa proton atau PPI

Pencegahan Sakit Maag

Terjadinya sakit maag bisa dicegah dengan melakukan beberapa hal ini untuk menghindari faktor – faktor pemicu sakit maag. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya sakit maag.

  1. Makan dalam porsi kecil dan secara perlahan.
  2. Tidak mengonsumsi makanan yang mengandung banyak asam.
  3. Apabila penyebab sakit maag dipicu oleh stres maka harus mencari metode yang bisa membantu mengelola atau melupakan stres tersebut.
  4. Cegah berolahraga dengan perut penuh.
  5. Hindari konsumsi alkohol.
  6. Jangan berbaring setelah makan.

Kapan Harus Mengecek ke Dokter?

Meski tergolong sebagai penyakit yang ringan, sakit maag tidak boleh dibiarkan. Jika mengalami gejala sakit maag berikut ini segera melakukan cek ke dokter.

  • Jika mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba
  • Nafsu makan hilang
  • Tinja berwarna hitam
  • Kamu sulit menelan makanan
  • Tubuh terasa lemah
  • Sesak napas dan nyeri dada

super easy health

Itulah penyebab dan cara mengatasi sakit maag yang bisa kamu lakukan. Dengan menyadari kondisi tubuh yang lemah, sebaiknya kamu memiliki proteksi diri seperti Asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis. Jangan khawatir dengan premi yang mahal. Di Super You, asuransi kesehatan Super Easy Health mulai dari Rp 135 ribu per bulan semua biaya Rumah Sakit kamu akan kami bayarkan sesuai dengan tagihan dan asuransi penyakit kritis mulai dari Rp 50 ribu dengan batas tanggungan Rp 1 miliar per tahun.

Artikel Terkait